MOMSMONEY.ID - Pahami cara menghentikan Google melacak lokasi pengguna dengan berbagai langkah. Hal-hal seperti alamat IP, perangkat, dan iklan yang diakses bisa dilacak meski pengguna tidak login ke akun Google.
Untuk menghentikan pelacakan, pilih opsi berhenti menggunakan layanan Google atau mengontrol informasi yang dapat dikumpulkan Google tentang pengguna.
Kurt Knutsson, pengamat media sosial dari Foxnews.com, menyebutkan, Google secara aktif melacak riwayat pencarian, pola pencarian, iklan yang diminati, tautan yang diakses, gambar yang dilihat dan video yang ditonton.
Yuk, langsung saja simak cara menghentikan Google melacak lokasi pengguna berikut ini.
Baca Juga: WhatsApp Terlihat Offline Padahal Paket Data Aktif, Begini Caranya
Mengapa Google menyimpan data pengguna?
Google mencatat seluruh riwayat pencarian. Google memberikan detail tentang semua pengawasan ini dalam persyaratan layanannya serta dalam kebijakan privasinya.
Setiap kali menggunakan internet, jejak identitas akan disimpan Google. Selain itu, sebagian besar peramban web, situs web, dan aplikasi mengharuskan untuk menyetujui penggunaan cookie agar dapat mempersonalisasi pengalaman penjelajahan dengan lebih baik.
Tujuan utama Google dalam melacak dan menyimpan begitu banyak informasi adalah untuk memberikan hasil yang lebih relevan kepada pengguna. Aplikasi-aplikasi Google, seperti Chrome, Maps, Search, dan YouTube, terus-menerus melacak aktivitas Anda dan mengirimkannya ke Google.
Namun, jangan khawatir karena Google tidak menggunakan data tersebut untuk tujuan jahat. Data tersebut digunakan untuk meningkatkan serta mempersonalisasi pengalaman Anda.
Sehingga pencarian menjadi lebih cepat dan rekomendasi yang diberikan pun lebih relevan.
Cara menghentikan Google melacak lokasi pengguna
Segala aktivitas yang Anda lakukan di dalam aplikasi Google akan tercatat di akun Google. Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk menghentikannya:
- Buka peramban (browser) di komputer, lalu kunjungi Google.com.
- Klik "Masuk" ke akun Google, klik ikon foto profil dan pilih "Kelola Akun Google".
- Selanjutnya, buka bagian "Data & Privasi”, klik "Aktivitas Web & Aplikasi" dan buka halaman pengaturan "Aktivitas Web & Aplikasi" pada akun Google. Klik "Nonaktifkan" dan pilih "Nonaktifkan dan hapus aktivitas".
- Setelah itu, ikuti petunjuk yang muncul untuk menghapus semua data yang tersimpan.
Baca Juga: AI Google Flow Bikin Konten TikTok & YouTube Konsisten, Andalkan Model Veo 3.1
Cara menonaktifkan pelacakan lokasi Google
Linimasa (Timeline) adalah fitur Google Maps yang menampilkan semua tempat yang pernah Anda kunjungi beserta rute yang ditempuh untuk mencapainya. Kabar baiknya, Google secara otomatis menghapus data ini setiap tiga bulan.
Fitur Linimasa tidak diaktifkan secara default, untuk menonaktifkannya lakukan hal berikut:
- Buka browser di komputer dan kunjungi Google.com dan klik "Masuk” ke akun.
- Lalu, klik ikon profil, pilih "Kelola Akun Google" dan klik "Data & privasi”.
- Jika sudah, scrolling ke bawah dan cari bagian "Linimasa”. Kemudian, klik "Nonaktifkan", pilih "Nonaktifkan dan hapus aktivitas" untuk mematikan Linimasa sekaligus menghapus semua data yang ada.
Cara menonaktifkan iklan yang dipersonalisasi di akun Google
Untuk menampilkan iklan yang dipersonalisasi, Google mengamati kebiasaan penggunaan di berbagai aplikasi dan layanannya guna menyusun profil pemasaran. Pengguna bisa menonaktifkan personalisasi iklan untuk menghentikan pelacakan tersebut:
- Buka browser di komputer, kunjungi Google.com dan klik "Masuk" ke akun.
- Selanjutnya, klik ikon profil, pilih "Kelola Akun Google" dan klik "Data & privasi".
- Selanjutnya, buka dan klik "Pusat Iklan Saya" di akun Google. Ubah pengaturan tombol "Iklan yang dipersonalisasi" di sudut kanan atas menjadi "Nonaktif".
- Langkah ini juga akan menonaktifkan iklan yang dipersonalisasi di situs-situs mitra Google.
Baca Juga: Google Gemini Muncul di Android Auto, Personal Intelligence Makin Sangar!
Cara mengendalikan data Google
Berikut cara untuk mengendalikan data Google dengan benar:
1. Sesuaikan pengaturan privasi
Kunjungi “Google Aktivitas Saya” untuk melihat dan mengelola data yang disimpan Google tentang tindakan pengguna. Hentikan pencatatan riwayat penjelajahan, penggunaan aplikasi, dan pencarian Anda.
Cegah pelacakan real-time di ponsel atau tablet dan nonaktifkan Riwayat YouTube untuk menghentikan Google menyimpan riwayat tontonan dan pencarian Anda. Kunjungi Pengaturan Iklan Google untuk mencegah data digunakan untuk iklan bertarget.
2. Batasi atau nonaktifkan Pelacakan Lokasi
Google melacak pergerakan pengguna melalui GPS, Wi-Fi, Bluetooth, dan jaringan seluler. Untuk mencegah hal ini, buka pengaturan perangkat dan nonaktifkan akses lokasi untuk layanan Google.
Di Akun Google, nonaktifkan Riwayat Lokasi dan hapus entri yang sudah ada dari Timeline Google Maps.
Baca Juga: Dua Nomor WhatsApp Bisa Aktif di Satu HP Tanpa Aplikasi Tambahan, Cek Caranya!
3. Gunakan pengaturan Hapus Otomatis
Alih-alih menyimpan data selamanya, Google memungkinkan penghapusan dengan membuka akun Google, klik Data & Privasi serta pilih opsi Kontrol Aktivitas. Di setiap kategori, pilih untuk menghapus aktivitas secara otomatis setiap 3, 18, atau 36 bulan.
4. Jelajahi dengan privasi lebih baik
Meski Mode Penyamaran bukanlah solusi total, mode ini membantu dengan cara mencegah Chrome menyimpan riwayat penelusuran atau cookie. Ia juga mampu menghindari pelacakan lokal.
Untuk hasil yang lebih baik, pasangkan dengan peramban pribadi seperti Brave atau Firefox dengan perlindungan pelacakan yang lebih baik.
5. Hapus Riwayat Pencarian & Tontonan
Anda dapat menghapus riwayat Google Penelusuran, YouTube, dan Peta secara manual atau mengatur penghapusan otomatis dengan mengunjungi Aktivitas Saya, klik Filter berdasarkan produk dan pilih produk yang ingin dihapus.
Lalu, gunakan "Hapus aktivitas berdasarkan" untuk menghapus semuanya secara massal. Itulah cara menghentikan Google melacak lokasi pengguna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News