M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Rekomendasi 6 Tanaman Air untuk Akuarium di Rumah

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Tanaman air ini tak hanya berfungsi sebagai dekorasi saja. Akan tetapi, secara alami juga bermanfaat untuk kehidupan akuarium.

Misalnya, menyaring air, menyediakan tempat berlindung ikan, dan bahkan sebagai tempat berkembangbiakan ikan.

Ada berbagai macam tanaman air yang dapat digunakan. Jika Anda seorang pemula, ada beberapa tanaman yang tak bikin repot saat mengurusnya.

Aspek kemudahan ini dinilai dari menanam, kebutuhan cahaya dan CO2, serta pengembangbiakannya.

Akan tetapi, Anda juga dapat membeli tanaman air yang siap pakai di toko akuarium. Berikut beberapa rekomendasinya untuk Anda.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Merek Makanan Kering untuk Ikan Hias

Amazon Sword

Amazon sword adalah tanaman air yang cocok untuk pemula. Daun tanaman ini berbentuk seperti pedang. Panjang daun ini dapat mencapai 50 cm dan cukup kuat untuk berkembang dalam kondisi yang bervariasi.

Tanaman amazon sword biasanya diletakkan di bagian belakang akuarium. Toleransi suhu air aquascape untuk tanaman ini adalah 22-27 derajat celcius. Tapi, Anda membutuhkan CO2 tambahan karena tanaman ini tak bisa hidup tanpa CO2.

Lumut Tanduk (Ceratophyllum Demercun)

Dilansir dari Modern Aquarium, tanaman cepat tumbuh ini tika memiliki akar dan dapat digunakan sebagai tanaman terapung atau tanaman batang tegak.

Tanaman ini juga memenuhi banyak fungsi, termasuk menyerap nutrisi tambahan, mencegah pertumbuhan alga, dan memberikan tempat persembunyian bagi ikan muda.

Perawatan lumut tanduk sangat mudah. Pasalnya, dia tak membutuhkan jenis air tertentu atau pencahayaan yang cukup. Namun, tanaman ini dapat berkembang dalam suhu 15-30 derajat celcius.

Pakis Jawa atau Pakis Lidah

Pakis jawa atau pakis lidah adalah sejenis paku-pakuan yang biasa ditaruh di akuarium. Pakis jawa dapat menyerap nutrisi dari air melalui daun dan akar.

Pakis Jawa dapat tumbuh dengan baik bahkan dalam pencahayaan sedang dan cukup kuat untuk berada di akuarium dengan berbagai ikan yang riuh. Tanaman ini juga tidak membutuhkan karbon dioksida yang ekstra atau pupuk tanaman.

Namun, Anda harus menempatkannya di dalam air dengan suhu 22-25 derajat celcius. Anda dapat menempatkannya di setiap area akuarium dengan menempelkannya pada permukaan keras seperti batu atau kayu apung. 

Anubias Nana

Di habitat aslinya, anubias nana dapat ditemukan di sungai. Tanaman ini sangat cocok untuk pemula karena tak membutuhkan perawatan yang rumit.

Anubis nana tumbuh dengan perlahan, tetapi kuat dan akan tumbuh dengan baik meski lingkungan rendah cahaya.

Anubis nana dapat tumbuh hingga 15 cm dengan daun berwarna hijau gelap. Tanaman ini dapat bertahan di suhu air 22-28 derajat celcius. Anda dapat menempatkannya di berbagai sudut di dalam akuarium untuk menambah keindahan.

Baca Juga: Ini 5 Jenis Tanaman Hias yang Dapat Memperbaiki Gejala Alergi Hingga Asma

Java Moss

Tanaman ini paling populer untuk aquascape. Tanaman ini sangat mudah tumbuh subur di wilayah beriklim tropis karena memang berasal dari Asia Tenggara. Biasanya ditemukan di daerah lembap, seperti di bebatuan atau batang pohon di tepi sungai.

Java moss tidak membutuhkan perawatan yang ekstra. Tanaman ini dapat tumbuh di air bersuhu 21-32 derajat celcius. Tanaman air java moss bermanfaat sebagai tempat berlindung anak-anak ikan yang baru lahir. Anda dapat meletakkan tanaman ini di bagian depan akuarium.

Dwarf Baby Tears

Dwarf baby tears merupakan salah satu tanaman karpet yang banyak dijadikan sebagai alas untuk beberapa gaya tertentu aquascape. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik dengan tambahan CO2. Dengan begitu, tanaman ini akan menghasilkan gelembung-gelembung kecil oksigen.

Tanaman dwarf baby tears akan tumbuh lebat dengan mengikuti arah cahaya. Suhu yang cocok untuk tanaman karpet ini berkisar 22-23 derajat celcius.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Serangan Stroke Mengintai Penderita Gula Darah Tinggi dan Hipertensi

Kadar gula darah tinggi memicu stres oksidatif yang mengeraskan arteri. Cek mekanisme bahayanya yang melipatgandakan risiko stroke.

Harga Emas Dunia Turun Tiga Hari, Minyak Mahal Bayangi Suku Bunga The Fed

Harga minyak yang bertahan di dekat level tertinggi lima bulan, mengaburkan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.

Promo Alfamidi Ngartis 16-31 Oktober 2026, Beli 1 Gratis 1 Susu Pisang-Obat Batuk

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-31 Oktober 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Cuaca Udara Kabur Selimuti Sulawesi Selatan Rabu Besok (21/10)

BMKG) memprakirakan cuaca besok di wilayah Sulawesi Selatan akan mengalami kondisi udara kabur pada Rabu (21/10).

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 20-22 Oktober 2026, Cheetos Beli 2 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 16-22 Oktober 2026. Jangan sampai ketinggalan, Moms!

Harga Pangan di Minggu Keempat Bulan Oktober, Cek Rinciannya

Berikut perincian harga-harga komoditas pangan di minggu keempat Oktober yang bersumber dari PIHPS Bank Indonesia. 

Promo Indomaret Harga Spesial 20 Oktober-2 November 2026, Skincare Diskon hingga 50%

Promo Indomaret Harga Spesial Periode 20 Oktober-2 November 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja hemat.

Tak Hanya Kerutan, Otot Wajah juga Perlu Diperhatikan Seiring Bertambahnya Usia

​​Regenesis Indonesia memperkenalkan WonderFace, perangkat perawatan wajah dengan teknologi stimulasi otot neuromuskular dan radiofrequency.

Promo Hypermart Weekday 20-22 Oktober 2026, Daging Giling-Alpukat Raja Harga Spesial

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Weekday periode 20-22 Oktober 2026 untuk belanja daging dan buah-buahan.

Punya Utang Harian? Ini yang Perlu Diperhatikan agar Tak Membebani Keuangan

MSIG Life dan ISCO Foundation mengajak orang tua lebih bijak mengelola utang melalui edukasi literasi keuangan.