M O M S M O N E Y I D
Hemat

Promo HokBen Mei dengan Yup: Makan Enak Cuma Rp 4.100 & Diskon 50%, Jangan Lewat

Promo HokBen Mei dengan Yup: Makan Enak Cuma Rp 4.100 & Diskon 50%, Jangan Lewat
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Promo HokBen kembali hadir menyambut bulan Mei 2026 dengan gebrakan manis bersama Yup! Kini, setiap pelanggan, baik pengguna baru maupun pengguna setia Yup bisa menikmati keuntungan double dari promo HokBen, lo.

Ada diskon hingga 50% serta harga spesial sebesar Rp 4.100 saja untuk menikmati sajian lezat di HokBen. 

Dengan promo HokBen yang satu ini, Anda bisa menikmati makan siang atau makan malam lezat khas Jepang tanpa khawatir kantong jebol.

Baca Juga: Jangan Lewatkan! Promo Gokana Mei 2026, Bikin Makan Enak Tiap Hari Tanpa Boros

Dikutip dari Instagram @hokben_id, untuk pengguna setia Yup, Anda bisa mendapatkan diskon hingga 50% dengan maksimal diskon Rp 10.000.

Sedangkan untuk pengguna baru Yup, Anda bisa menikmati 2 Simple Set Teriyaki + 2 Simpl Set Yakiniku dengan harga Rp 4.100 saja. Pastikan Anda memasukkan kode promo YUPHOKBEN saat registrasi Yup ya.

Promo berlaku untuk 1 user dalam 1 kali transaksi/bulan atau 2 kali transaksi/1 user selama periode promo, yakni selama bulan Mei 2026.

Baca Juga: Promo Wingstop Mei: Hemat Mulai Rp 17 Ribuan dengan Qpon, TikTok & GrabFood

Anda bisa menikmati promo ini dengan layanan dine-in dan takeaway. 

Tak kalah spesial, HokBen juga ada menu baru Kobachi Bento yang siap menemani momen makan Anda biar makin nikmat dan puas. 

Hanya dengan harga Rp 19.000-an saja, Anda sudah bisa menikmati menu yang satu ini. Praktis, nikmat, ngenyangin, dan pastinya ramah di kantong.

Baca Juga: Promo HokBen x Bank Saqu Mei: Cashback 50% Menanti, Hemat Makan Sepanjang Mei

Menu baru ini hadir dengan 2 pilihan serba Rp 19.091 saja:

  • Kobachi Bento 3: Roasted Chicken Umakara + Menchi Katsu + Onigiri Furikake
  • Kobachi Bento 4: Chicken Curryaki + Mini Shrimp Roll + Umashio Rice

Yuk, serbu promonya sekarang juga di HokBen terdekat dan nikmati menu spesial dengan penawaran hematnya sekarang juga!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.