M O M S M O N E Y I D
Hemat

Promo Burger King NovemBerhemat 2025, Nikmati 12 Menu Favorit Mulai Rp 17.000-an

Promo Burger King NovemBerhemat 2025, Nikmati 12 Menu Favorit Mulai Rp 17.000-an
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Anda suka jajan, tapi cari yang irit di kantong? Tenang. Ada promo Burger King NovemBerhemat yang berlaku sampai akhir November 2025. Tersedia 12 pilihan menu favorit mulai Rp 17.000-an saja lo.

Buat Anda yang hobi jajan, apalagi pecinta Burger sejati, maka Burger King adalah solusinya. Di sinilah Anda bisa menikmati camilan-camilan spesial yang bikin puas sekaligus ngenyangin, tanpa bikin dompet menjerit.

Tak hanya Burger, Anda juga bisa jajan menu lainnya, seperti paket Ayam Goreng dan Mushroom Fries yang sudah lengkap dengan Coke segar. Semuanya serba hemat dan siap memanjakan lidah Anda.

Dikutip dari Instagram Burger King Indonesia, berikut daftar 12 menu mulai Rp 17.000-an di promo NovemBerhemat yang bisa Anda nikmati:

Baca Juga: Promo HokBen Hematnya Kebangetan November 2025, Makan Enak Mulai Rp 10.000 Saja

  • 1 pc Crispy Chicken + Nasi
  • 1 pc Spicy Chicken + Nasi
  • 1 pc Sweet Chili Chicken + Nasi
  • 1 pc Crispy Chicken + Nasi + Mushroom Sauce
  • 1/4 Ekor Ayam Nusantara + Sambal + Nasi
  • Cheese Whopper Jr.
  • Mushroom Chicken Burger
  • Cheeseburger
  • Chicken Cheese Burger
  • Mushroom Beef Burger
  • Mushroom Fries + Coke Reg
  • Milo Float + Fries

Promo ini bisa Anda nikmati dengan beberapa layanan, seperti dine-in, drive thru, take away, dan BK App. Jangan lupa, tunjukkan postingan promo ini yang ada di Instagram @burgerking.id kepada kasir agar dapat harga promonya.

Promo Burger King NoverBerhemat 2025

Baca Juga: Kumpulan Promo A&W Sharing Meal November 2025, Makan Rame-Rame Mulai Rp 100K

Ingat ya, promo berlaku sampai 30 November 2025 saja. Jadi, pastikan Anda tidak melewatkan kesempatan ini. Ajak juga teman atau keluarga Anda untuk jajan bareng di Burger King.

Yuk, serbu promonya sekarang juga di Burger King terdekat dan nikmati menu NovemBerhemat favorit Anda sebelum kelewatan!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.