M O M S M O N E Y I D
Santai

Polytron Hadirkan Varian Warna Baru untuk Polytron Fox-R

Reporter: Lidya Yuniartha  |  Editor: Lidya Yuniartha


MOMSMONEY.ID - Polytron menghadirkan varian warna terbaru untuk motor listriknya, Polytron Fox-R. Tiga pilihan warna baru tersebut yakni Vulcan Silver, Velvet Navy Blue, dan Hunter Green.

Pilihan warna baru ini untuk memperluas preferensi konsumen dalam memilih tipe warna yang sesuai selera

"Ini juga menjadi jawaban atas tingginya minat pasar terhadap Polytron Fox-R, yang saat ini mencatatkan penjualan tertinggi di segmen motor listrik Polytron," ujar Head of Group Product Electric Vehicle 2W Polytron, Ilman Fachrian Fadly dalam keterangan tertulis, Selasa (3/6).

Adapun, Warna baru ini terinspirasi dari tren warna otomotif 2025 yang sedang berkembang. Pemilihan warna mengacu pada BASF Automotive Color Trends 2024-2025, laporan tren warna otomotif yang menjadi rujukan bagi industri otomotif.

Baca Juga: Gaya Hidup Sehat jadi Sorotan di Lazada 6.6 Super Wow Sale

Vulcan Silver tampil modern dengan kilau metalik yang memberikan kesan mewah dan futuristik. Velvet Navy Blue hadir dengan nuansa biru gelap yang elegan, mengikuti tren shifting blue-purple yang kini semakin diminati di industri kendaraan. Sementara itu, Hunter Green menambah pilihan warna hijau yang segar dan unik, merepresentasikan simbol keberlanjutan masa depan otomotif.

Polytron Fox-R menjadi motor listrik Polytron dengan penjualan tertinggi. Tak hanya tampil dengan warna baru yang stylish, motor listrik ini dibekali dengan Lithium Iron Phosphate Battery (LiFePO4) berkapasitas besar 3,75 KWH, motor ini bisa menempuh jarak hingga 130 km dalam sekali pengisian penuh.

Motor listrik berdaya 3.000 Watt ini juga mampu melaju hingga kecepatan maksimum 95 km/jam. Baterai dan BLDC electric motor Polytron Fox-R telah bersertifikasi IP67, menjamin keandalan terhadap air maupun debu.

Motor listrik Polytron ini tersedia di official store di berbagai layanan e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, Blibli, Akulaku, TikTok Shop atau dapat mengunjungi situs resmi di polytron.co.id. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jadwal KRL Jogja-Solo Akhir Pekan 3-4 Oktober 2026, Cek Jamnya di sini

Yuk, cek jadwal KRL Jogja-Solo akhir pekan 3-4 Oktober 2026, menuju stasiun Palur. Jangan lupa catat jam pentingnya, ya.

Jadwal KRL Solo-Jogja Akhir Pekan 3-4 Oktober 2026, Catat Waktunya

Ini jadwal KRL Solo-Jogja akhir pekan 3-4 Oktober 2026. Jadwal akhir pekan perlu diperhatikan agar tidak keliru menggunakan jadwal hari biasa.

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.