M O M S M O N E Y I D
Bugar

Periksa 9 Penyebab Ruam Kulit beserta Cara Mengatasinya Sesuai Gejala

Penulis: Bimo Adi Kresnomurti  |  Editor: Bimo Kresnomurti


MOMSMONEY.ID. Inilah penyebab ruam kulit dan cara mengatasinya saat gejala awal.

Perubahan kondisi kulit tentu sangat mudah dideteksi oleh seseorang termasuk kemunculan bercak merah.

Ruam kulit yang timbul merupakan kondisi di mana kulit menjadi meradang, berubah warna, atau mengalami perubahan tekstur yang abnormal. 

Ruam sederhana disebut dermatitis, artinya peradangan pada kulit. Dermatitis kontak disebabkan oleh hal-hal yang disentuh kulit Anda.

Kemunculan ruam kulit bisa berupa bercak merah, benjolan, gatal, bersisik, atau berubah warna lainnya yang tidak biasa.

Baca Juga: 6 Manfaat Daun Binahong untuk Kesehatan dan Cara Merebusnya

Kulit sensitif
Kulit sensitif

Kondisi ruam dapat muncul di bagian tubuh mana pun dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor. 

Termasuk, infeksi, alergi, atau masalah kesehatan yang lebih serius.

Selain itu ada juga hal yang diakibatkan oleh bahan kimia dalam produk elastis, lateks, dan karet.

Penggunaan bahan kosmetik, sabun, dan deterjen juga bisa menjadi pemicu munculnya ruam.

Tentu, ada beberapa penyebab yang membuat kulit menjadi kemerahan yang perlu Anda ketahui.

Simak klasifikasi penyebab ruam kulit yang umum terjadi baik diakibatkan jamur hingga faktor genetik dilansir dari Penn Medicine.

Baca Juga: Hati-Hati Bisa Iritasi Sampai Jerawatan, Ini Sederet Efek Samping Waxing untuk Kulit

Penyebab ruam kulit

Berikut beberapa jenis ruam kulit yang umum:

1. Ruam alergi

Ruam alergi seringkali disebabkan oleh reaksi alergi terhadap makanan, obat-obatan, produk perawatan kulit, atau alergen lainnya.

Ruam ini bisa gatal dan bisa muncul sebagai bercak merah atau urtikaria (ruam gatal yang menonjol).

2. Ruam panas

Ruam panas biasanya terjadi pada cuaca panas dan lembab.

Ini muncul sebagai bercak merah kecil dan gatal di area yang berkeringat, seperti leher, lipatan kulit, atau punggung.

3. Dermatitis kontak

Ruam ini disebabkan oleh kontak kulit dengan zat yang menyebabkan iritasi atau alergi.

Ini bisa berupa produk kimia, deterjen, kosmetik, atau tanaman seperti poison ivy.

4. Psoriasis

Psoriasis adalah penyakit kulit kronis yang menyebabkan pertumbuhan sel kulit yang cepat, menyebabkan kulit menjadi bersisik, kering, dan merah.

Ini sering terjadi di siku, lutut, atau kulit kepala.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Ini 4 Manfaat Dry Brushing untuk Kecantikan dan Kesehatan

5. Eksim (dermatitis atopik)

Eksim adalah kondisi kulit kronis yang dapat menyebabkan kulit menjadi meradang, gatal, dan kering. Ruam eksim sering terjadi di lipatan kulit seperti siku dan lutut.

6. Infeksi kulit

Beberapa infeksi kulit seperti kudis (scabies), kutil, atau herpes dapat menyebabkan ruam kulit yang berbeda-beda.

7. Ruam anak-anak

Ruam yang umum terjadi pada anak-anak termasuk ruam popok (diaper rash) dan ruam panas pada bayi.

8. Ruam virus

Beberapa infeksi virus seperti campak, rubela, atau cacar air dapat menyebabkan ruam yang khas sebagai salah satu gejala.

Baca Juga: Daftar 8 Makanan Paling Asam di Dunia, Bikin Mulut Langsung Mengerut!

Cara mengatasi ruam kulit gejala ringan

Untuk mengatasinya, anda bisa lakukan dengan tahapan-tahapan berikut ini.

Banyak ruam sederhana yang dapat membaik dengan perawatan kulit yang lembut dan menghindari zat yang mengiritasi. Ikuti panduan umum berikut:

  • Hindari menggosok kulit Anda.
  • Gunakan pembersih yang lembut.
  • Hindari mengoleskan losion atau salep kosmetik langsung pada ruam.
  • Gunakan air hangat (bukan air panas) untuk membersihkan. Keringkan, jangan digosok.
  • Hentikan penggunaan kosmetik atau losion yang baru saja ditambahkan.
  • Biarkan area yang terkena dampak terkena udara sebanyak mungkin.

Cara mengatasi ruam kulit gejala berat

Saat gejala ruam kulit Anda disertai gejala serius, pastikan segera konsultasi ke dokter:

  • Sesak napas, tenggorokan terasa sesak, atau wajah bengkak. 
  • Ruam berwarna ungu yang terlihat seperti memar.
  • Ruam kulit disertai nyeri sendi, demam, atau sakit tenggorokan.
  • Garis-garis kemerahan, bengkak, atau area yang sangat nyeri karena ini mungkin mengindikasikan infeksi.
  • Perawatan di rumah tidak berhasil, atau gejala Anda bertambah buruk.

Sehingga, penting untuk memahami penyebab ruam kulit Anda untuk dapat merawatnya dengan tepat. Itulah sederet informasi terkait penyebab ruam kulit dan cara mengatasinya dengan mudah sesuai gejala.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.