M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Paylabs dan RANS Buka Pintu Dunia Usaha untuk Anak Binaan

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-5, Paylabs menggandeng RANS Entertainment untuk meluncurkan program CSR edukatif bertajuk A Day as a Professional 2025.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis perusahaan teknologi pembayaran tersebut dalam menanamkan semangat kewirausahaan sejak dini kepada anak-anak binaan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Azhar.

Berbeda dari program CSR yang umumnya fokus pada donasi atau bantuan sosial, inisiatif ini menghadirkan pendekatan edukatif berbasis hiburan.

Anak-anak dari TPQ Aisyiyah Pesanggrahan diberikan akses langsung ke lingkungan profesional industri hiburan dan kreatif di kantor RANS Entertainment perusahaan media yang didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

Kegiatan edukatif seperti How to be a Master of Content Creator, Behind-the-scenes of the Music Industry, hingga Foodprenuer Talk and Culinary Business Insights disampaikan langsung oleh tim profesional RANS.

Baca Juga: Bisnis Berlomba-lomba Gunakan Messaging Platform Dua Arah

"Antusiasme yang ditunjukkan oleh anak-anak sangat luar biasa. Mereka sangat tertarik dan semangat untuk memulai perjalanan karir di industri hiburan," ujar Fahmi Lemonz, GM Marketing & Partnership RANS Entertainment.

Direktur Paylabs Bimo Adhiprabowo menekankan, kolaborasi ini bukan sekadar perayaan ulang tahun, tetapi bagian dari visi jangka panjang perusahaan.

"Ini merupakan tindak nyata bagi Paylabs dan RANS Entertainment untuk menumbuhkan semangat entrepreneurship sejak dini pada generasi muda anak-anak berbakat yang akan berperan penting dalam membentuk masa depan Indonesia," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (15/5).

Dengan pendekatan yang menyenangkan dan dekat dengan keseharian anak, kegiatan ini menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara sektor teknologi, hiburan, dan sosial dapat menciptakan dampak berkelanjutan.

Paylabs berharap, inisiatif ini bisa menjadi model baru dalam penerapan CSR edukatif yang relevan dengan tantangan masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Inovasi Cokelat Rasa Rendang Supaya Bisa Langsung Nendang ke Pasar Global

Upaya Terve Chocolate bisa menembus pasar global dengan menampilkan rasa cokelat yang punya cita rasa Nusantara.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/10), Hujan Lebat Masih Turun di 4 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 22 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 38°C.

Melepas Penat di Pulau Dewata, Dari Mendaki Gunung Batur Hingga Melukat di Ubud

Data Airbnb yang menunjukkan, nature dan outdoor menjadi kategori Experience paling populer di Bali.  

Cerah di Semua Wilayah, Cek Cuaca Yogyakarta Besok (22/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah DIY cerah pada Kamis (22/10). Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Yogyakarta.  

Ebola Bundibugyo Menyebar di 5 Negara, Afrika dalam Tingkat Kesiapsiagaan Tinggi

Nigeria menjadi negara kelima yang mendeteksi Ebola Bundibugyo sejak wabah penyakit ini dinyatakan terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Hujan Ringan Akan Turun di Wilayah Ini, Cek Cuaca Jawa Tengah Besok (22/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 36°C.  

Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/10) Didominasi Udara Kabur, Suhu Mencapai 37°C

Cuaca Sumatera Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu di sejumlah daerah berpotensi mencapai 37°C. Simak prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan Petir Wilayah Ini, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (22/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Pasaman Barat pada Kamis (22/10). Sejumlah daerah lain berpotensi hujan ringan dan udara kabur.

Menekan Limbah Tekstil, Setali Indonesia Dorong Pengolahan dan Daur Ulang Pakaian

CEO Setali Indonesia, Gema Minang mengungkapkan bahwa meningkatnya daya beli masyarakat turut mendorong konsumsi pakaian.