M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Pasar Keuangan Selama Juni 2024 Bergerak Volatil Akibat Transisi Pemerintahan Baru

Pasar Keuangan Selama Juni 2024 Bergerak Volatil Akibat Transisi Pemerintahan Baru
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Pasar saham dan obligasi bergerak volatil dan belum menunjukkan pertumbuhan kinerja yang signifikan selama Juni. Schroders Indonesia masih bersikap defensive terhadap pasar keuangan ke depan. 

Selama Juni, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,31% secara bulanan. Sementara yield obligasi naik dari 6,9% menjadi 7,1%. 

Sedangkan, dana asing yang keluar di pasar saham sebesar Rp 1,5 triliun dan arus masuk dana asing masuk sebesar Rp 1,1 triliun. 

Rizky Hidayat Investment Specialist Schroders Indonesia mengatakan dalam laporan pasar bulanan, selama Juni pasar keuangan bergerak volatil. Sentimen yang mempengaruhi adalah rumor pemerintahan Indonesia yang baru berpotensi menaikkan rasio debt to GDP Indonsia naik ke 50% dari 40%. 

"Isu pergantian pemerintahan baru yang berpotensi menaikkan rasio debt to GDP tersebut membuat rupiah tertekan dan pasar saham serta obligasi jadi melemah," kata Rizky. 

Baca Juga: IHSG 15 Juli 2024 Dibuka Menguat, Begini Saran dari NH Korindo Sekuritas

Namun, ditengah bulan Juni pasar sempat menguat setelah ada arahan kebijakan fiskal pemerintah baru yang menekankan akan menjaga fiskal defisit di bawah 3% di 2025. 

"Transisi pemerintah lama ke pemerintahan baru menjadi kekhawatiran juga dari para investor asing," kata Rizky. 

Melihat kinerja pasar keuangan di bulan Juni, Schroders mengambil sikap defensif. Dengan melihat arah kebijakan The Fed seriring Pemilu AS di November dan kinerja kuartal II emiten di Indonesia. 

Rizky melihat harga saham saat ini masih cukup murah setelah melemah di April, Mei dan awal Juni. Rizky memproyeksikan ke depan volatilitas di pasar saham masih akan terjadi selama Indonesi masih dalam masa transisi pemerintah lama ke baru. 

Begitupun pada pasar surat utang juga Rizky proyeksikan masih akan bergerak volatil. "Asing akan masuk bila yield SUN naik ke 7,5% selagi itu mereka masih bersikap wait and see dan menjadi defensif," kata Rizky. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

15 Makanan Diet yang Mengenyangkan untuk Menggantikan Nasi

Apa saja makanan diet yang mengenyangkan untuk menggantikan nasi, ya? Intip daftarnya di sini, yuk! 

13 Makanan Rendah Kalori yang Bagus Dikonsumsi saat Diet

Mari intip beberapa makanan rendah kalori yang bagus dikonsumsi saat diet berikut ini. Apa saja, ya?

12 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari jika Ingin Berat Badan Turun

Intip sejumlah makanan dan minuman yang harus dihindari jika ingin berat badan turun. Apa sajakah itu?

8 Makanan dan Minuman Sehari-Hari yang Terpapar Mikroplastik Paling Banyak

Ini dia beberapa makanan dan minuman sehari-hari yang terpapar mikroplastik paling banyak. Apa saja?  

Pasar Kripto Rebound, Pantau 5 Kripto Top Gainers 24 Jam Terakhir!

Di pasar yang rebound, Humanity Protocol salah satu yang menghuni kripto top gainers 24 jam terakhir. 

Begini Cara Mendorong Perempuan Muda Berani Masuk Dunia Teknologi

​Melalui Amazon Girls’ Tech Day, para siswi mendapat pengalaman belajar langsung di bidang AI dan teknologi digital.    

Dari Rumah ke Waste Station, Kampanye Ini Ajak Warga Kurangi Sampah Plastik

​SoSoft bersama Rekosistem menghadirkan waste station di Padalarang untuk mendorong warga memilah dan menyetor sampah plastik dari rumah  

Ada Tengah Bulan Cuan Blibli, Ini Berbagai Kebutuhan yang Bisa Dibeli Sambut Ramadan

Blibli menghadirkan Tengah Bulan Cuan yang berlangsung pada 15-16 Februari 2026. Ada produk Buy 1 Get 1 hingga diskon sampai Rp 500.000.

Harga Emas Global Rebound Setelah Tumbang 3% Kemarin, Ini Penyebabnya!

Meskipun bergejolak, harga emas diperkirakan akan menutup minggu ini dengan kinerja relatif stabil. 

Nutella Siapkan THR Gift Set dan Donasi Takjil di Ramadan

​Setiap unggahan resep Nutella selama periode Ramadan akan disalurkan dalam bentuk menu berbuka untuk anak-anak yang membutuhkan.