M O M S M O N E Y I D
Santai

Paket Libur Musim Panas Muslim Friendly ke Korea Selatan, Yuk Booking!

Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Mau liburan sekolah musim panas halal dan muslim friendly di Korea? Ikutan promo liburan dari Panorama Tours, yuk.

Bagi kaum Muslim yang ingin menikmati suasana musim panas di Korea Selatan, Panorama Tours memberikan promo menarik, loh.

Paket tur wisata halal ke Korea saat musim panas selama 5 atau 7 hari juga termasuk mengunjungi Nami Island.

Berikut adalah beberapa fasilitas dan penawaran paket tur wisata musim panas di Korea dari Panorama Tours.

Baca Juga: Mau Liburan Sekolah Musim Panas di Korea Selatan? Cek Promo Panorama Tours Ini

Paket tur wisata halal ke Korea Selatan dijadwalkan berlangsung selama 5 atau 7 hari, dipatok dengan harga mulai Rp 15,5 juta.

Harga tersebut sudah termasuk dengan fasilitas penerbangan via Garuda Indonesia dan Singapore Airlines, tour leader muslim, makanan halal, dan ketersediaan tempat serta waktu sholat yang terjaga.

Destinasi paket wisata musim panas halal ke Korea adalah mengunjungi beberapa tempat ikonis seperti mengunjungi Nami Island, Everland, dan Gunung Seorak.

Tak ketinggalan, para wisatawan juga akan diajak mengalami beberapa pengalaman musim panas halal di Korea lainnya. Seperti mengunjungi Masjid Itaewon yang terkenal di Korea.

Baca Juga: Nikmati Libur Sekolah Musim Panas di Jeju Lewat Promo dari Panorama Tours

Jadwal keberangkatan tur wisata halal saat liburan musim panas ke Korea Selatan dari Panorama Tours ini dijadwalkan berangkat pada tanggal 4 Mei, 9 Mei, 20 Mei, 23 Mei, 15 Juni, 28 Juni, 29 Juni, dan 7 Juli 2024.

Coba kunjungi link berikut ini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang paket tur wisata musim panas ke Korea dari Panorama Tours.

https://www.instagram.com/p/C5k9T7XrpMJ/?img_index=4

Buruan booking dan pilih sendiri tanggal keberangkatannya untuk gabung dengan tur liburan sekolah musim panas halal ke Korea ini sekarang, yuk!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.