M O M S M O N E Y I D
Santai

Mengenal Tanaman Hias Beracun dan Efeknya pada Manusia dan Hewan

Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Kenali tanaman hias beracun dan efeknya, agar bisa melindungi manusia dan hewan dari hal yang tidak diinginkan.

Ada banyak tanaman yang populer karena keindahan dan warnanya, mulai dari daun yang hijau menyegarkan hingga bunga yang memikat mata. Namun, beberapa di antaranya mengandung racun yang dapat menimbulkan iritasi kulit, gangguan pencernaan, hingga masalah pernapasan jika disentuh atau tertelan. 

Lauren Piro, gardener dari Goodhousekeeping.com, mengungkapkan, beberapa contoh tanaman hias beracun yang umum ditemui di rumah antara lain benalu, philodendron, dan dieffenbachia.

“Philodendron dan dieffenbachia mengandung getah yang dapat mengiritasi kulit dan mulut,” jelasnya.

Baca Juga: 7 Tanaman Hias yang Tidak Mudah Mati Cocok untuk Pemula, Langsung dari Pakarnya

Masih ada beberapa jenis tanaman hias beracun lainnya. Berikut ini daftar, mengutip Jogjagardening.com.

1. Philodendron

Tanaman hias yang populer ini memiliki getah yang dapat mengiritasi kulit dan mulut. Paparan getah philodendron dapat menyebabkan pembengkakan tenggorokan, rasa terbakar, dan sakit perut. 

Meski reaksi parah jarang terjadi, tetap penting untuk menjauhkan philodendron dari anak-anak dan hewan peliharaan.

2. Bakung

Bagian paling beracun dari bakung adalah umbinya. Menelan terlalu banyak dapat menimbulkan muntah, diare, kejang, tremor, dan gangguan jantung. 

Jika rumah Anda memiliki anjing atau kucing yang suka menggali, pikirkan dua kali sebelum menanam bakung.

3. Kuping gajah

Tanaman yang populer di Indonesia ini memiliki racun pada daunnya. Gosokan daun dapat menimbulkan reaksi gatal dan sensasi terbakar pada kulit. 

Sangat penting untuk menjauhkan Kuping Gajah dari anak-anak agar tidak tersentuh atau tergigit.

4. Kembang terompet

Kembang terompet memiliki kandungan hyoscyamine, hyoscine, dan beberapa tropane alkaloid. Jika termakan, dapat menimbulkan lumpuh otot, migrain, hingga halusinasi. 

Tanaman ini perlu ditempatkan jauh dari jangkauan anak-anak maupun hewan peliharaan.

5. Biji kasturi

Dikenal juga sebagai jarak pagar, biji kasturi mengandung zat ricin yang beracun. Konsumsi biji ini dapat menyebabkan mual, muntah, diare berdarah, dan dehidrasi dalam waktu 12-48 jam. 

Meski minyaknya bermanfaat jika diolah dengan benar, biji mentahnya cukup berbahaya.

6. Bunga lonceng (foxglove)

Foxglove atau bunga lonceng memiliki glikosida di seluruh bagian tanaman. Paparan atau konsumsi dapat menimbulkan mual dan diare. 

Penempatan yang aman sangat dianjurkan, terutama jika ada anak-anak dan hewan peliharaan di rumah.

Baca Juga: 10 Tanaman Hias Sukulen yang Instagramable, Cocok untuk di Rumah dan Apartemen

Mengetahui tanaman hias beracun dan efeknya pada manusia & hewan membantu Anda menata rumah dengan aman. Dengan langkah ini, rumah tetap cantik dan aman untuk semua penghuninya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.

5 Hal yang Sebaiknya Dihindari biar Eksterior Rumah Lebih Tahan Lama

Ingin eksterior rumah Anda tetap keren dan tidak cepat ketinggalan zaman? Kenali 5 hal ini yang sebaiknya dihindari sejak awal.​

5 Kesalahan Dekorasi Ini Bikin Rumah Mahal Terlihat Murahan, Begini Penampakannya

Ini 5 kesalahan dekorasi yang bisa membuat rumah mahal terlihat murahan. Cek gorden, lampu, sakelar, dekorasi, dan aroma rumah.

Kebutuhan Keluarga Berubah, Konsep Hunian Multigenerasi Mulai Dilirik

LippoLand mengembangkan konsep Brentwood Villas sebagai hunian untuk keluarga multigenerasi dengan pembagian ruang yang sesuai kebutuhan.

Cara Bayar Google Play Pakai QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA dan BCA mobile

Bayar Google Play kini bisa dilakukan lewat QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA atau BCA mobile dengan langkah yang mudah.

Punya Harta Rp 247 Miliar di Usia 40-an, Kapan Waktu yang Pas untuk Berhenti Kerja?

Memiliki kekayaan ratusan miliar rupiah sebelum usia 50 tahun mungkin terdengar seperti titik akhir perjalanan finansial. ​

Mengurai Penyebab Rupiah Sempat Kembali Bertengger di Rp 18.000

Nilai rupiah terhadap dolar masih berfluktuasi dan menyentuh Rp18.000 per dolar AS imbas efek global dan permintaan valas yang tidak menentu.

BRI Punya BRImo Junior, Orang Tua Bisa Pantau Transaksi Anak

Kehadiran BRImo Junior menjadi bagian dari upaya BRI mengenalkan layanan keuangan sekaligus membangun kebiasaan mengelola uang sejak dini.

Harga Emas Dunia Stabil Setelah Spekulasi Kenaikan Bunga Fed Mereda

Harga emas hari ini ditopang penurunan yield obligasi AS dan pernyataan pejabat The Fed, yang meredakan spekulasi kenaikan lanjutan suku bunga.

Produk Gelato Yogurt Matcha Ala Hometown Artisan Meluncur Bidik Masyarakat Urban

Hometown Artisan Dairy resmi meluncurkan Hometown Artisan Dairy Gelato Yogurt Matcha dengan target masyarakat urban.