M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Mengenal Pupuk Bokashi, Pupuk yang Dibuat dengan Proses Fermentasi

Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Dalam kegiatan bercocok tanam, penggunaan pupuk sangat penting untuk menutrisi tanaman. Ada dua jenis pupuk yang biasa digunakan, yakni pupuk kimia dan pupuk organik. Sayangnya, penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus dapat menyebabkan terganggunya keseimbangan sifat tanah, sehingga tanah semakin liat, tandus, sulit diolah, dan membuat produktivitasnya menurun.

Cara aman dalam memilih pupuk, yakni menggunakan pupuk organik yang terbuat dari bahan-bahan organik (sisa-sisa makhluk hidup). Pupuk dari bahan organik dikenal dengan nama pupuk kompos. Sementara dalam prosesnya, ada pula pupuk sejenis kompos yang dikenal dengan nama bokashi, yakni singkatan dari Bahan Organik Kaya Sumber Hayati.

Baca Juga: Ini Beberapa Cara Memberikan Pupuk pada Tanaman

Walaupun sejenis, pupuk kompos dan pupuk bokashi berbeda dalam proses fermentasinya. Pupuk kompos umumnya terfermentasi secara alami oleh mikroorganisme atau makroorganisme. Sementara pupuk bokashi proses fermentasinya dibantu oleh effective microorganism (EM4).

Dilansir dari kaltim.litbang.pertanian.go.id, bokashi adalah pupuk kompos yang dihasilkan dari proses fermentasi atau peragian dengan teknologi EM4. EM4 ini mengandung Azotobacter sp., Lactobacilus sp., ragi, bakteri fotosintetik, dan jamur pengurai selulosa.

Pada umumnya, bahan bokashi menggunakan bahan yang ada di sekitar lahan pertanian, seperti jerami, rumput, tanaman kacang, sekam, pupuk kandang, atau serbuk gergajian. Namun, bahan yang paling baik digunakan adalah dedak, karena mengandung zat gizi yang sangat baik untuk mikroorganisme.

Awalnya, bokashi dibuat untuk mempercepat proses pelakukan bahan organik mentar serta menyempurnakan pupuk organik yang dihasilkan dengan menambah starter, berupa inokulan mikroba pengurai bahan organik mentah. Namun, starter berkembang dan mengandung mikroba lain seperti mikroba penambat nitrogen dan mikroba pelarut fosfat. Bokashi menjadi lebih bermanfaat lagi.

Baca Juga: ​Ingin Bertani Organik? Pelajari Prinsip Pertanian Organik Berikut Ini

Proses pembuatan bokashi ini dipengaruhi oleh rasio kadar karbon terhadap nitrogen (C/N) yang dikandung oleh bahan baku yang digunakan. Unsur karbon dimanfaatkan sebagai sumber energi mikroba tanah dalam proses metabolisme dan perbanyakan sel. Sementara unsur nitrogen, digunakan untuk sintesis protein dan pembentukan protoplasma.

Kelebihan dari pupuk bokashi ini adalah dapat meningkatkan kandungan organik dalam tanah, memperbaiki struktur tanah, mempermudah dalam pengolahan tanah, menghasilkan tanaman organik, dan mengurai kepadatan tanah. Sementara itu, kekurangan dari pupuk adalah unsur hara yang hanya sedikit dan dibutuhkannya jumlah pupuk yang relatif lebih banyak dibandingkan penggunaan pada pupuk kimia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Anomali, Suhu di Indonesia Selama September 2026 Lebih Panas Hampir 1°C

BMKG mencatat, Indonesia mengalami anomali suhu selama September 2028. Suhu udara di negara kita lebih panas dibanding rata-rata.

Dorong Wisman Jajaki Destinasi Domestik Via Garuda Indonesia Stopover Program

Garuda Indonesia Stopover Program diperkenalkan untuk memperluas kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai destinasi di Indonesia.

Cuaca Jawa Tengah Besok (6/10) dan Lusa: Berawan di Hampir Semua Wilayah, Suhu 36°C

BMKG prakirakan cuaca wilayah Jawa Tengah pada 6-7 Oktober didominasi berawan, dengan suhu mencapai 36 derajat Celsius di sejumlah daerah.

Konsultasi ke Psikolog Bahas Apa Saja? Ini Topik yang Paling Banyak Dibicarakan

Beragam persoalan bisa dibawa ke psikolog, mulai dari persoalan emosi dan hubungan keluarga hingga terjadinya depresi dan kecemasan.

Cuaca Jawa Timur Besok (6/10) dan Lusa: Berawan Mendominasi, Suhu Tembus 37°C

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur besok (6/10) dan lusa (7/10) didominasi berawan dan udara kabur, tanpa hujan.

Mayoritas Cuaca Jawa Barat Besok (6/10) Diprediksi Berawan, Tapi Ada Potensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat pada 6-7 Oktober didominasi berawan, dengan sejumlah wilayah berpotensi hujan.  

Hampir Seluruh Wilayah Diguyur Hujan, Cek Cuaca Sumatera Utara Besok (6/10)

BMKG memprakirakan hampir seluruh wilayah Sumatera Utara hujan besok (6/10). Hujan sedang diprediksi terjadi di Labuhanbatu dan Dairi.

Semua Wilayah Diprediksi Cerah, Pantau Cuaca Yogyakarta Besok (6/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah Yogyakarta cerah besok (6/10). Suhu udara berada di kisaran 23–32 derajat Celsius.

Ramalan Cuaca Sumatra Selatan Besok (6/10) Didominasi Udara Kabur. Suhu Tembus 37°C

Cuaca Sumatra Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu udara mencapai 37 derajat Celsius di empat wilayah. SImak tiap wilayah.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (6/10), Hujan Lebat Mengguyur 9 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Selasa 6 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.