M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Mengenal Perbedaan Cat Interior dan Eksterior, Jangan Sampai Tertukar!

Penulis: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Pada suatu hunian, cat dinding memainkan peran penting karena turut menentukan seperti apa tampilan dan kesan hunian tersebut.

Umumnya, cat digunakan pada bagian dinding interior dan eksterior rumah. Namun, hanya karena sama-sama digunakan pada dinding rumah, bukan berarti keduanya merupakan jenis cat yang sama, lo.

Ya, cat dinding biasanya dibedakan berdasarkan area penggunaannya, yaitu cat interior untuk bagian dalam rumah dan cat eksterior untuk bagian luar rumah. Kedua jenis cat ini perlu dibedakan, sebab keduanya digunakan untuk keperluan yang berbeda pula.

Ingin tahu apa saja bedanya? Berikut penjelasan mengenai perbedaan cat interior dan eksterior.

Baca Juga: Bingung Memilih Warna Eksterior Rumah, Simak Rekomendasinya!

Cat Interior

Dilansir dari Paint Topics, cat interior cenderung memiliki daya tahan yang lebih rendah dibandingkan dengan cat eksterior. Namun, cat interior terbuat dari bahan-bahan yang cenderung aman jika tidak sengaja terhirup manusia.

Berikut beberapa karakteristik umum cat interior rumah:

Dapat menahan noda dan kotoran ringan. Dinding interior rentan terkena kotoran akibat aktivitas penghuni rumah, jadi cat interior biasanya memiliki formula yang mudah dibersihkan dan dapat menahan kotoran ringan.

Kandungan VOC yang rendah. VOC adalah volatile organic chemicals, yaitu zat yang mengeluarkan gas yang berbahaya jika terhirup manusia. Karena digunakan di dalam ruangan, cat interior memiliki kandungan VOC yang rendah untuk meminimalisir risiko gangguan pernapasan akibat gas yang dikeluarkan oleh cat.

Ketahanan yang rendah. Berbeda dengan cat eksterior yang harus menahan cuaca dan panas, cat interior memiliki ketahanan yang lebih rendah karena tidak harus menghadapi hal-hal tersebut. Akibatnya, cat interior rentan retak dan mengelupas setelah beberapa waktu.

Mudah memudar. Hampir sama seperti poin di atas, warna pada cat interior rumah dapat memudar seiring waktu karena cahaya matahari. Jadi, cat interior tidak ideal jika digunakan pada eksterior rumah.

Baca Juga: 4 Tips Membersihkan dan Merapikan Rumah Baru Setelah Pindahan

Cat Eksterior

Berbeda dengan cat interior, cat eksterior cenderung memiliki ketahanan yang tinggi karena harus menahan berbagai “gangguan” dari luar rumah sambil mempertahankan estetika rumah.

Berikut beberapa karakteristik umum cat eksterior rumah:

Ketahanan yang tinggi. Seperti yang sudah disebutkan di atas, cat eksterior harus menghadapi berbagai faktor dari luar rumah, seperti cuaca, suhu, dan benturan. Jadi, cat eksterior memiliki formula dan kandungan yang membuatnya sangat tahan terhadap segala jenis gangguan.

Tidak mudah memudar. Karena terpapar oleh sinar matahari secara rutin, cat eksterior memiliki ketahanan yang membuatnya tidak mudah memudar akibat sinar matahari. Penampilan rumah Anda pun tetap terlihat cantik.

Cenderung mudah mengering. Berbeda dengan cat interior yang membutuhkan sirkulasi udara yang baik supaya cepat kering, cat eksterior cenderung mudah mengering karena terekspos udara terbuka di luar rumah, apalagi jika catnya berbahan dasar air.

Kandungan VOC yang cenderung tinggi. Kebanyakan cat eksterior rumah memiliki kandungan VOC yang cukup tinggi. Namun, karena digunakan di luar rumah, gas yang dihasilkan oleh cat eksterior akan terbawa oleh udara luar sehingga risiko gangguan pernapasan dapat berkurang.

Bagaimana, sekarang sudah paham kan perbedaan antara cat interior dan eksterior? Jangan salah pilih, ya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.