M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Mengenal 4 Perawatan Kecantikan Tradisional Masyarakat Jawa

Penulis: Rizka Noveliana  |  Editor: Rizka Noveliana


MOMSMONEY.ID - Perawatan kecantikan tradisional memilik keunikan tersendiri. Sudah sejak dahulu, perawatan kulit tubuh dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Warisan kecantikan turun temurun dari nenek moyang ini masih dilakukan, salah satunya perawatan tradisional masyarakat jawa. Perawatan tubuh tradisional meliputi perawatan harian, lulur, mandi rempah, minum jamu dan lain-lain.

Bahkan, sampai saat ini perawatan tradisional makin berkembang dan terus berinovasi. Jika anda tertarik dengan perawatan tradisional dari masyarakat jawa, berikut penjelasan singkat mengenai perawatan kulit tubuh tradisionalnya, yakni:

1. Lulur

Luluran
Luluran

Lulur adalah perawatan kulit tubuh tradisional masyarakat jawa yang paling terkenal dan sampai sekarang masih dilakukan. Tentunya anda sudah biasa melakukan luluran setiap minggu, moms. Ada berbagai macam produk lulur yang bisa anda coba sesuai dengan kebutuhan kulit tubuh.

Melasnir dari parasayu.net, Bahan dasar lulur tradisional seperti kunyit, bahan alami ini memiliki kandungan antiseptik dan antibakteri untuk kulit, lalu ada sekal klabet (untuk membersihkan dan mengecilkan pori-pori), serta temu giring yang berfungsi mencerahkan kulit.

Ramuan lulur tersebut dioleskan ke seluruh tubuh, dibiarkan sampai kering, baru dibasuh dengan air hangat. Jika anda rajin menggunakan lulur kunyit, maka dapat membuat kulit cerah dan bercahaya.

2. Jamu

Jamu tradisional khas Indonesia - Kunyit asam
Jamu tradisional khas Indonesia - Kunyit asam

Sampai hari ini jamu masih dikonsumsi oleh masyarakat jawa. Jamu memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan dan kecantikan tubuh. Jamu biasanya disajikan setelah terapi berupa ramuan sehat yang terdiri dari cengkih, santan, dan gula batu.

Jamu ini memiliki khasiat untuk kecantikan yaitu mencerahkan kulit wajah, menghilangkan jerawat, dan dipercaya membuat wajah awet muda.

Baca Juga: Cara Membuat Pupur Dingin dan Pupur Bangkal, Rahasia Kecantikan Wanita Banjar

3. Mangir

Bahan dasar pembuat jamu
Bahan dasar pembuat jamu

Mangir adalah perawatan kulit tubuh tradisional yang digunakan oleh para bangsawan keraton. Mangir berfungsi untuk mengangkat sel-sel kulit  mati dan menggantikannya dengan sel kulit baru agar terlihat cerah, sehat serta untuk memutihkan kulit tubuh.

Anda bisa melakukan perawatan kulit tubuh ini 2 minggu sekali. Jika anda tertarik mencobanya di rumah, berikut bahan dan tata cara ramuan mangir yang dilansir dari indonesianbeautyheritage.com, yaitu:

Bahan-bahan:

  • Tepung bengkoang 40 gram
  • Bubuk temu giring/temu giring yang dihaluskan 50 gram
  • Bubuk kunyit/kunyit yang dihaluskan 25 gram
  • Bubuk adas 25 gram
  • Bubuk pinang 25 gram
  • Bubuk akar manis 25 gram
  • Tepung beras 25 gram
  • Bubuk klabet 25 gram

Cara membuat:

  • Campur semua bahan
  • Tambahkan air secukupnya kemudian aduk sampai teksturnya seperti tanah liat yang mudah dibentuk. 
  • Bentuk bahan sesuai yang diinginkan
  • Masukkan ke dalam oven selama 15 menit sampai agak mengeras
  • Masukkan ke wadah dan simpan di suhu ruangan. Apabila ingin langsung digunakan cukup karutkan dengan air hangat dan oleskan ke bagian tubuh. 

4. Ratus

Jamu produksi Air Mancur
Jamu produksi Air Mancur

Ratus adalah perawatan kecantikan tradisional dari ken dedes yang sejak lama telah dilakukan. Mengutip dari parasayu.net, Ratus ialah metode penguapan tubuh mirip dengan sauna yang menggunakan campuran herbal. Terdiri dari kemenyan, cendana, kenanga, dan klabet atau klobot yang dikeringkan lalu kemudian direbus dalam air panas.

Ratus terbukti dapat memperlancar aliran darah dan dapat membuka pori-pori yang tersumbat sehingga dapat membersihkan wajah dari berbagai kotoran. Hasilnya kulit dan wajah terlihat bersih dan bercahaya.

Melansir dari indonesianbeautyheritage.com, Ken dedes juga meratus seluruh tubuhnya terutama miss v bertujuan untuk membersihkan daerah miss v dan mencegah keputihan. Selain itu, ratus juga bisa menghilangkan bau badan, melancarkan peredaran darah dan mencegah stres serta kelekahan. 

Selanjutnya: 4 Rekomendasi Serum Mengatasi Jerawat dengan Harga Terjangkau

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ada Brokoli, Ini 4 Sayuran yang Sebaiknya Tidak Dimasak Terlalu Matang

Beberapa jenis sayuran sangat sensitif terhadap suhu panas tinggi. Berikut 4 sayuran yang sebaiknya tidak dimasak terlalu matang ya.

7 Promo Payday Oktober 2026, Diskon Kuliner Seru dari Subway hingga Richeese

Sambut gajian dengan berburu kuliner favorit lewat promo Payday edisi Oktober 2026. Beli paket makan hemat di Subway, McD, A&W, hingga Richeese.

4 Orang yang Tidak Dianjurkan Minum Air Kelapa, Apakah Anda Termasuk?

Air kelapa ternyata tidak selalu aman untuk dikonsumsi oleh semua orang lo. Inilah 4 orang yang tidak dianjurkan minum air kelapa.

Trik Makan Mangga Tanpa Kambuh Asam Urat: Cek Batas Porsi Aman

Mangga tergolong rendah purin, namun kadar fruktosanya bisa memicu produksi asam urat di hati. Pelajari batas porsi aman agar tidak kambuh.

Hasil French Open 2026: Ubed Capai Final Pertama Super 750, Kalahkan Juara Dunia

Hasil French Open 2026 babak final, Sabtu (24/10), tunggal putra M. Zaki Ubaidillah mencapai partai final pertama level Super 750.

Daftar 7 Film Slice of Life Paling Populer dari Indonesia

Pernah dengar genre slice of life? Ternyata ada beberapa film Indonesia yang memiliki genre tersebut. Ini daftarnya.

Risiko Jantung Mengintai Akibat Makanan Tinggi Natrium & Kolesterol Jahat

Pola makan tinggi natrium dan kolesterol diam-diam memicu penyakit jantung. Simak panduan diet tepat untuk menekan kadar LDL Anda.

6 Manfaat Labu Kuning yang Jadi Dekorasi Khas Halloween

Jadi dekorasi khas Halloween, inilah mengapa Anda harus memasukkan lebih banyak labu yang bergizi ke dalam makanan Anda.

Makan Nasi Tanpa Lonjakan Gula Darah, Ikuti Kebiasaan Makan Unik Warga Jepang Ini

Makan nasi tanpa memicu ancaman lonjakan gula darah ternyata ada rahasianya. Pelajari kebiasaan unik yang dipraktikkan di Jepang.

5 Bahaya Pakai Cotton Bud untuk Membersihkan Telinga bagi Pendengaran Anda

Pahami bahaya mengorek telinga dengan cotton bud yang berpotensi memicu penyumbatan kotoran dan gangguan pendengaran serius.