M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Masalah Kesehatan yang Umum Dialami Kucing Peliharaan, Pahami Yuk!

Penulis: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Saat memutuskan untuk memelihara hewan seperti kucing, Anda mesti bertanggungjawab pada segala kebutuhannya, termasuk dari segi kesehatan.

Sebagai pemilik kucing, Anda tentu memiliki harapan agar kucing senantiasa sehat. Namun, seperti makhluk hidup lainnya, kucing juga tidak selalu imun terhadap lingkungan sekitarnya dan dapat mengalami masalah kesehatan tertentu.

Nah, supaya Anda bisa mengatasi masalah tersebut, hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengenali apa saja penyakit atau masalah kesehatan yang umum dialami kucing. Mengutip penjelasan dari aspca.org, First Vet, dan WebMD Pets, berikut penjelasannya.

Baca Juga: Memahami Tanda-Tanda Kucing Akan Melahirkan, Apa Saja?

Feline Immunodeficiency Virus (FIV)

Hampir sama seperti virus HIV pada manusia, kucing yang terjangkit FIV akan mengalami penurunan sistem imun sehingga rentan terkena penyakit dan infeksi lain pada tubuhnya. Virus ini bisa terdeteksi dengan tes darah dan belum ada vaksinnya, sehingga perlu perawatan yang teliti untuk menyembuhkan penyakit ini.

Panleukopenia

Panleukopenia atau feline distemper adalah penyakit yang disebarkan melalui mulut atau hidung kucing. Penyakit ini bisa menyebabkan depresi, demam, muntah-muntah, hingga diare pada kucing. Penyakit ini umumnya didiagnosa dengan meneliti sampel feses dan bisa disembuhkan, tapi cukup fatal jika dialami oleh anak-anak kucing atau kitten.

Kutu

Kutu adalah salah satu masalah kesehatan eksternal yang sangat umum dialami kucing dan bisa diatasi dengan mudah. Umumnya, kucing yang dijangkiti kutu menunjukkan gejala seperti sering menggaruk dan menjilati tubuhnya, kulit mengelupas dan kemerahan, hingga bulu yang rontok. Pengobatannya meliputi obat minum hingga topikal (salep).

Cacing pita

Sama seperti manusia, kucing juga bisa mengalami cacingan di dalam perutnya. Tanda-tanda kucing memiliki cacing termasuk muntah-muntah, berat badan yang turun, hingga keberadaan cacing di feses dan di area anus. Biasanya cacing pita pada kucing disebabkan oleh kutu yang tertelan, sehingga Anda perlu menangani kutunya terlebih dahulu.

Baca Juga: Ini 4 Alasan Hewan Kucing Butuh Tempat Persembunyian

Feline Calicivirus (FCV)

Feline calicivirus adalah jenis virus yang menyerang sistem pernapasan kucing. Gejalanya termasuk demam, ingus, hingga bersin-bersin. Bahkan, bila terkena infeksi bakteri, kucing Anda juga bisa terjangkit pneumonia. Umumnya, perawatannya termasuk pemberian antibiotik dari dokter untuk membantu mengatasi infeksi bakteri yang mungkin terjadi.

Diare

Kucing yang mengalami diare biasanya akan menunjukkan gejala seperti feses yang berbentuk cair. Penyebabnya beragam, seperti parasit di sistem pencernaan, infeksi, alergi, hingga makan makanan yang sudah tidak layak. Ketika kucing mengalami diare, pastikan Anda memberi banyak minum dengan air matang dan mengganti makanannya setiap 12 jam sekali.

Baca Juga: Tertarik Kucing Siam? Ketahui 7 Jenis Rasnya

Diabetes

Tak hanya manusia, kucing juga bisa mengalami diabetes, lo. Diabetes umumnya mempengaruhi produksi hormon insulin di dalam tubuh kucing, sehingga gula darah tidak bisa terdistribusi dengan baik ke sistem tubuh yang membutuhkan gula sebagai sumber energi. Penyakit ini biasanya didiagnosa melalui tes darah dan diobati dengan diet, suntik insulin, serta menjaga berat badan kucing.

Rabies

Bisa dialami oleh kucing, anjing, manusia, dan mamalia lainnya, rabies adalah virus yang menyerang otak dan sistem saraf. Kucing yang terjangkit rabies biasanya akan menunjukkan gejala berupa sifat agresif dan mudah marah, dan penyakit ini umumnya hampir 100% fatal dan tidak bisa diobati. Namun, rabies bisa dicegah dengan vaksin.

Itulah beberapa masalah kesehatan yang umum dialami oleh kucing. Yuk, mulai jaga kesehatan hewan kucing peliharaan Anda di rumah!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo JSM Indomaret 30 Oktober-1 November 2026, Sunsilk-Gentle Gen Diskon 35%

Inilah katalog promo JSM Indomaret periode 30 Oktober-1 November 2026 yang bisa Anda cek sebelum belanja.

Promo Gajian Sociolla sampai 2 November 2026, Skincare Korea Diskon hingga 70%

Promo Sociolla Payday Wonderdeals Periode 23 Oktober-2 November 2026, cek di sini untuk belanja produk kecantikan lebih hemat di musim gajian.

Keunikan iQOO Pad Pro Hadirkan Layar OLED 8,8 Inci Berkecepatan 165Hz!

Tablet gaming 8,8 inci ini secara mengejutkan mengusung kipas aktif dan layar 165Hz. Cek spesifikasi lengkap iQOO Pad Pro sekarang.

Promo JSM Alfamidi 29 Oktober-1 November 2026, Aneka Telur Harga Spesial

Cek dan manfaatkan promo JSM Alfamidi periode 29 Oktober-1 November 2026 untuk belanja hemat selama akhir pekan ini.

Promo The Body Shop Hari Ini 31 Oktober 2026, Sampo-Body Yogurt Diskon s/d 50%

Promo The Body Shop Trick or Treats Diskon s/d 50% Periode 25-31 Oktober 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja skincare di hari gajian.

MacBook Pro Touchscreen Pamerkan Layar Proled XDR, Kecerahan hingga 2.000 Nit

Apple resmi merilis MacBook Pro dengan layar sentuh Proled XDR. Temukan peningkatan spesifikasi dan fitur terbarunya di sini.

Desain Glastic HP Samsung A16 Tampil Berbeda, Bodinya Justru Makin Ringan!

Glastic membuat bodi HP Samsung A16 tampil lebih halus dan kukuh. Simak ulasan fisik serta kenyamanan genggamannya sekarang.

Katalog Promo JSM Superindo Diskon s/d 60% Periode 30 Oktober-1 November 2026

Cek promo JSM Superindo hari ini periode 30 Oktober-1 November 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat akhir pekan ini.

Promo JSM Alfamart 30 Oktober-1 November 2026, Minyak Goreng Diskon Gajian

Cek katalog promo JSM Alfamart Spesial Gajian periode 30 Oktober-1 November 2026 di sini untuk belanja kebutuhan keluarga.

Promo HokBen Oktober Terakhir Hari Ini, Paket Makan Hemat Mulai Rp 22 Ribuan

Jangan lewatkan hari terakhir promo HokBen edisi Oktober 2026 untuk nikmati beragam paket makan rame-rame yang hemat. Yuk, serbu menunya sekarang!