M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Lakukan 4 Cara Ini untuk Meningkatkan Skill Mendengarkan Anak

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Obrolan dengan anak-anak tak kalah menariknya dengan obrolan antarorang dewasa. Karena, kita dapat belajar sudut pandang baru bernuansa imajinatif tatkala berbincang dengan mereka. Selain mengingatkan pada masa kecil, percakapan bersama anak juga diperlukan untuk mengetahui setiap detail tentang anak sekaligus melatih kemampuan komunikasi mereka.

Tapi, pernahkah Anda mengamati bahwa anak Anda tidak fokus dengan ucapan Anda? Jika benar demikian, maka sangat disarankan bagi Anda untuk mengasah kemampuan mendengarkan mereka. Menyesuaikan keterampilan mendengarkan anak akan berfungsi sebagai platform untuk pengembangan 3 keterampilan bahasa lainnya yaitu berbicara, membaca, dan menulis.

Supaya anak Anda mampu berkomunikasi secara efektif sepanjang hidupnya, Anda bisa mengawalinya dengan meningkatkan keterampilan mendengarkan mereka terlebih dahulu. Dilansir dari ParentCircle, inilah 4 cara yang patut Anda praktikkan untuk meningkatkan skill mendengarkan anak yang terbilang sederhana namun tetap membutuhkan konsistensi.

Baca Juga: 5 Strategi untuk Mengajarkan Anak Cara Mengendalikan Marah dengan Baik

1. Membacakan buku cerita

Bercerita merupakan salah satu metode terbaik yang bisa Anda lakukan untuk melatih fokus dan kemampuan mendengarkan anak. Anda dapat membacakan buku cerita yang menarik kepada anak sebagai pengiring tidur di malam hari atau ketika Anda dan anak sedang sama-sama senggang.

Saat bercerita, selingi juga dengan pertanyaan tentang karakter, tempat, dan alur dalam cerita yang sedang Anda bacakan. Pertanyaan semacam itu akan membantu anak untuk terlibat dan mendengarkan secara aktif alih-alih sekadar mendengarkan secara dangkal. Selain itu, Anda juga dapat meminta anak untuk mengajukan pertanyaan seputar cerita yang Anda bacakan guna menyempurnakan keterampilan mendengarkan kritis mereka.

2. Lakukan percakapan

Saat Anda melakukan percakapan empat mata dengan anak, Anda akan memberikan banyak ruang bagi mereka untuk mendengarkan. Penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mendengarkan setiap orang sudah dimulai semenjak di dalam rahim ketika masih berbentuk janin. Itulah mengapa sangat disarankan bagi para orang tua untuk berbicara dan menjalin ikatan dengan bayi mereka bahkan sebelum ia dilahirkan.

Pastikan Anda membiasakan diri untuk memperbanyak interaksi verbal di rumah bersama anak. Dibandingkan terus-menerus berfokus pada gadget, sebaiknya singkirkanlah benda tersebut dan habiskan waktu Anda untuk lebih banyak mengobrol dengan si kecil. Tanyakan pada mereka tentang hari-harinya di sekolah dan bagikan cuplikan menarik dari cerita Anda ketika berada di tempat kerja.

Kebiasaan ini akan mendorong anak-anak Anda untuk bisa mendengarkan dengan lebih baik. Hindarilah diskusi panjang atau ceramah yang membosankan. Ciptakan dialog alih-alih monolog supaya anak mampu memerhatikan Anda dengan sungguh-sungguh sekaligus mencegah pikirannya mengembara tanpa arah.

3. Ciptakan kegiatan yang menyenangkan

Permainan asah otak atau permainan yang mengandalkan kerja sama tim akan melibatkan instruksi. Ketika Anda terlibat dalam kegiatan semacam itu bersama anak, anak pun akan belajar mendengarkan instruksi dengan cermat supaya bisa bertindak sesuai petunjuk permainan.

Kegiatan yang menyenangkan dengan instruksi di dalamnya berguna dalam mengintegrasikan pengembangan keterampilan mendengarkan anak pada kehidupan nyata. Ide kegiatan lainnya yang bisa Anda jajal bersama anak selain memainkan permainan adalah mendengarkan lagu dan bernyanyi bersama, karena musik dapat menjadi alat yang hebat untuk mengasah pendengaran anak-anak Anda.

4. Jadilah panutan

Jika Anda sendiri tidak mau mendengarkan anak ketika mereka berbicara serius kepada Anda, lantas bagaimana bisa Anda mengharapkan mereka untuk mau memerhatikan Anda?

Anda perlu ingat bahwa untuk mengajarkan anak tentang keterampilan apapun harus dimulai terlebih dahulu dari diri Anda. Pasalnya, mereka akan meniru apa saja yang telah Anda tunjukkan. Jadi, berikan contoh kepada anak Anda dengan cara memerhatikan mereka secara saksama ketika sedang berbicara kepada Anda.

Jangan pernah sekali pun Anda berpura-pura mendengarkan mereka. Anda harus menjadi pendengar yang aktif serta mau melibatkan diri dengan mata, telinga, pikiran, dan hati Anda sebagai langkah awal mengajarkan keterampilan mendengarkan kepada anak Anda.

Itulah 4 cara yang bisa Anda praktikkan untuk membantu anak meningkatkan skill mendengarkannya. Supaya sukses, pastikan Anda melakukannya secara konsisten dan tidak pantang menyerah jika keempat cara di atas tak kunjung membuahkan hasil dengan segera.

Selanjutnya: Pelihara Kesehatan Mental Anak Anda dengan Menerapkan 6 Tips Berikut Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Look Makeup yang Cocok untuk Usia 30-an dari Natural hingga Bold

Berikut adalah 4 look makeup yang cocok untuk usia 30-an yang bisa Anda coba sesuai kebutuhan. Dari natural hingga bold ada, Moms!  

Sarapan ala Turki di Jakarta, Ini Harga dan Menu di Turkuaz Restaurant

Turkuaz Restaurant melalui sajian Kahvaltı menawarkan pengalaman bersantap dengan aneka hidangan tradisional Turki. 

Berkedok Lauk Gurih yang Nikmat, Ungkap Fakta Apakah Kol Goreng Berbahaya Bagi Tubuh

Ketahui alasan apakah kol goreng berbahaya karena kandungan senyawa karsinogenik yang terbentuk saat digoreng dalam suhu tinggi.  

Ampuh Turunkan Berat Badan! 6 Manfaat Dada Ayam untuk Tubuh Ideal & Sehat, Coba yuk

Mengandung vitamin B dan selenium, manfaat dada ayam sangat efektif menjaga massa otot serta menghasilkan energi harian. Cocok buat asupan diet.  

7 Olahraga Ringan di Rumah yang Enggak Bikin Cepat Capek, Cocok Buat Kaum Mager

Tetap bugar tanpa harus ke gym dengan beragam pilihan olahraga ringan di rumah yang santai dan tanpa alat. Cocok untuk Anda yang mageran.

Pelatihan Bisnis dan Jaringan Masih Diperlukan Bagi Pelaku Usaha Wisata

Kementerian Pariwisata meningkatkan daya saing pelaku usaha wisata lewat program yang berlabel Wonderful Indonesia Scale-up Hub (WISH).

Cara Jitu Untuk Mengistirahatkan Mata Setelah Lelah Nonton Gadget

Setiap masyarakat perlu membiasakan perilaku sederhana untuk menjaga kesehatan mata, terutama saat menggunakan perangkat digital.

Prudential dan Siloam Tawarkan Paket MCU Rp 350.000 hingga Akhir Oktober 2026

Prudential Indonesia berkolaborasi dengan Siloam International Hospitals meluncurkan program MCU seharga Rp 350.000 hingga 31 Oktober 2026. 

Rilis Menu Terbatas Overload Smoky Cheese, Subway Beri Diskon Hingga 105%

Overload smoky cheese ini hadir dalam ukuran footlong (30 cm), 6-inch (15 cm), salad, maupun varian wrap.

Ragu Jual Beli Jam Tangan Mewah Online? Kenali Layanan Flecto.id

​Flecto.id menerapkan proses autentikasi dan sistem escrow untuk transaksi jam tangan yang dibeli melalui platform.