M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Kura-Kura Air Berisiko Punya Masalah Kesehatan Ini

Kura-Kura Air Berisiko Punya Masalah Kesehatan Ini
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Kura-kura air merupakan salah satu hewan reptil yang aman untuk dipelihara keluarga. Spesies ini  cukup beragam, memiliki ukuran sedang, dan cerdas.

Namun, Anda perlu memberinya perawatan yang baik, meski umumnya mereka cukup mudah dirawat.

Selain itu, ada beberapa masalah kondisi kesehatan yang rentan menyerang kura-kura air lo, Moms. Di antaranya, dapat diobati secara mandiri dengan petunjuk dokter, sementara lainnya membutuhkan penanganan medis yang lebih ahli.

Dilansir dari Euro Turtle, ini beberapa penyakit umum yang menyerang kura-kura air.

Baca Juga: Apa Saja yang Bisa Dimakan Ular Peliharaan Selain Tikus? Ini Rekomendasinya

Masalah Kekurangan Nutrisi

Kekurangan nutrisi pada kura-kura (tanpa adanya kondisi kesehatan serius) saat ini jarang terjadi karena ketersediaan luas informasi peternakan, makanan kura-kura komersial, dan produk perawatan yang sesuai.

Namun, masalah kekurangan nutrisi terkadang terjadi sebagai bagian dari masalah kesehatan kronis lainnya. Inilah yang harus Anda perhatikan dan waspadai.

Sebagai contoh, dilansir dari Reptiles Magazine, cangkang lunak (gejala hiperparatiroidisme sekunder nutrisi) disebabkan oleh kalsium dan vitamin D yang tidak mencukupi, fosfor makanan yang berlebihan, dan kurangnya sinar ultraviolet. Ini menyebabkan kura-kura muda mengalami kelemahan dan patah tulang.

Lainnya, kekurangan vitamin A pada kura-kura juga sering menyebabkan mata bengkak. Ini karena kura-kura muda hanya mendapatkan makanan berupa daging sapi, ayam, serangga, atau selada saja.

Oleh karena itu, keseimbangan nutrisi perlu diperhatikan melalui pemberian jenis pakannya. Pelet kura-kura adalah solusi yang baik untuk memberi nutrisi yang seimbang.

Infeksi Bakteri

Infeksi bakteri pada dermis (dua lapisan utama jaringan yang membentuk kulit) adalah hal yang umum dan dapat terlihat. Gejalanya adalah adanya lesion (luka), ulerasi, dan perubahan warna pada dermis.

Infeksi bakteri yang memengaruhi meliputi: Dermatitis Erosif Fokal (FED), Septikemia Penyakit Kulit Ulseratif (SCUD), Dermatitis Papiler (PD), ensefalitis bacterial, dan infeksi chylamydia.

Infeksi Jamur

Kura-kura sebenarnya hidup secara soliter (sendiri, berpasangan, dan tidak berkelompok), sehingga masalah jamur tidak begitu rentan.

Namun, bila hidup di penangkaran dan beramai-ramai, infeksi jamur bisa menyebar dari satu kura-kura ke kura-kura lainnya. Gejalanya adalah lesi (luka) yang dapat terletak baik dermal (superfisial pada kulit) maupun sistemik (infeksi organ dalam).

Untuk masalah jamur yang ringan, ini dapat diatasi dengan pemberian salep dan perbaikan kualitas air. Namun, pengobatan infeksi sistemik jauh lebih sulit karena dapat memengaruhi organ vital seperti paru-paru dan hati, sehingga angka kematiannya juga lebih tinggi.

Baca Juga: Ketahui Kebutuhan Nutrisi Apa Saja Anjing Peliharaan dari Makanannya

Virus

Kura-kura juga rentan terhadap masalah virus. Ada dua infeksi virus yang diketahui dapat memengaruhi kura-kura, yakni penyakit pernapasan herpesvirus dan penyakit bercak abu-abu (GPD).  Gejala penyakit pernapasan herpesvirus antara lain lesi di mulut, konjungtivitis, trakeitis (infeksi pada trakea yang mengarah ke paru-paru). Penyakit ini kemudian akan berkembang dan memicu GPD. Pemicunya adalah stres karena suhu tinggi, perubahan suhu yang cepat, kepadatan penduduk, dan kualitas air yang buruk.

Kondisi Parasit

Kura-kura air dapat dipengaruhi oleh berbagai kondisi parasit baik secara internal dan eksternal. Parasit ini termasuk lintah, teritip, endoparasit, protozoa, dan cacing.

Parasit-parasit ini dapat muncul untuk mengambil darah (lintah), menyebabkan stres, kerusakan cangkang, dan iritasi bahkan ke organ dalamnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

WhatsApp iOS Dual Akun: Praktis Tanpa 2 HP, Hidup Lebih Mudah!

Fitur dual akun WhatsApp iOS hadir, ubah cara Anda berkomunikasi. Pelajari bagaimana AI dan transfer obrolan menyempurnakan pengalaman.   

Waspada! Asam Urat Tak Diobati Picu Kerusakan Ginjal hingga Jantung

Asam urat yang tidak diobati bisa memicu tofi hingga penyakit jantung dan diabetes. Pahami cara mencegah komplikasi serius sebelum terlambat.   

15 Manfaat Kesehatan Daun Kelor bagi Tubuh yang Jarang Diketahui

Ternyata ini, lho, beberapa manfaat kesehatan daun kelor bagi tubuh yang jarang diketahui. Cek di sini!  

Wajah Mudah Berkeringat? Ikuti 7 Tips Makeup Ini untuk Hasil Tahan Lama

Kali ini MomsMoney akan membagikan 7 tips makeup untuk wajah yang mudah berkeringat. Simak sampai akhir, Moms.  

RUCI Art Space Boyong Puluhan Karya Seni ke Hong Kong

​RUCI Art Space dorong eksistensi seni rupa Indonesia di panggung internasional dengan berpartisipasi dalam Art Central Hong Kong 2026 

Performa HP Xiaomi: 5 Ponsel Ngebut yang Wajib Dilirik Tahun Ini!

Ingin HP Xiaomi tercepat untuk game dan multitasking? Temukan 5 rekomendasi dengan prosesor canggih dan RAM besar.   

7 Film Horor Gereja Ini Ungkap Teror Nyata Iblis, Biki Merinding

Ingin uji nyali? 7 film horor berlatar gereja ini siap membuat Anda merinding. Temukan ritual pengusiran setan yang mengerikan!

Promo HokBen HUT ke-41dengan Yup & BSI, Makan Hemat Diskon hingga 50%

HokBen siapkan promo spesial ulang tahun ke-41. Diskon hingga 50% berlaku di tanggal pilihan, cek detailnya sebelum kehabisan.  

Ragam Pilihan Hemat Promo Burger Bangor, Untung Lebih Besar di Shopee April Ini

Pitik Fire atau BBQ Smoked Beef? Promo Burger Bangor Shopee Exclusive Deals tawarkan diskon hingga puluhan ribu. Jangan lewatkan paket hematnya!  

Tubuh Ideal dan Jiwa Tenang: Ini Alasan Wanita Harus Rutin Lakukan Yoga

Yoga bisa jadi pilihan olahraga untuk para wanita. Berikut 6 manfaat yoga untuk wanita yang bisa jadi pertimbangan.