M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Kinerja Perbankan Stabil, Cermati Prospek Reksadana Saham yang Fokus di Saham Bank

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID -  PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai kinerja sektor perbankan stabil dan memiliki prospek menjanjikan. Perusahaan sekuritas ini merekomendasikan investor berinvestasi pada reksadana indeks yang fokus pada sektor perbankan. Salah satu produk reksadana yang bisa investor pilih adakah reksadana indeks STAR Infobank 15.

Produk reksadana tersebut hanya berinvestasi pada saham-saham sektor perbankan. 

Hanif Mantiq, CEO STAR AM, mengatakan sektor perbankan tetap menjadi primadona di pasar modal, dengan kapitalisasi pasar yang besar dan kinerja yang terus menunjukkan tren positif. Sektor ini memainkan peran penting dalam mendorong pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Untuk mengakui tingginya kinerja sektor ini, PT Bursa Efek Indonesia sudah meluncurkan beberapa indeks khusus. Pada tahun 2012, BEI bersama majalah Infobank meluncurkan indeks Infobank 15, yang terdiri dari 15 saham perbankan terbaik berdasarkan kriteria khusus seperti rating bank, tata kelola perusahaan yang baik, dan likuiditas.

Hanif optimistis reksadana STAR Infobank 15 mampu membuat nasabah memiliki risk and return investasi yang stabil. Terutama melihat fenomena bursa saham yang sedang bergejolak seperti sekarang ini. Reksadana indeks ini juga memiliki empat keistimewaan lain, seperti besarnya divdien yang dapat dinikmati investornya dan manajemen risiko yang efektif seiring dengan kenaikan imbal hasilnya. 

Sentimen positif yang mendukung kinerja sektor perbankan adalah, Indonesia diperkirakan akan naik menjadi ekonomi nomor 4 terbesar di dunia pada 2050 yang akan ditopang oleh perbankan. 

Kedua, kinerja historis yang impresif karena kenaikan STAR Infobank15 mencetak kenaikan rata-rata per tahun mencapai 11,5% per tahun dalam 10 tahun terakhir, mengungguli indeks-indeks saham lain seperti LQ45, IHSG, dan Sri-Kehati 2,3%-5,8%.

Ketiga, dividen yang menarik dengan tren peningkatan dividen yield yang signifikan selama 5 tahun terakhir, dengan perkiraan mencapai 4,07% pada 2024 dan dengan rata-rata rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) sebesar 45.8%.

Keempat, manajemen risiko yang efektif dengan kenaikan imbal hasil sebesar 25,8% dalam 3 tahun terakhir, melampaui rata-rata indeks saham lain sekitar 6%. Meskipun pertumbuhannya signifikan, Indeks Infobank15 tetap mempertahankan risiko volatilitas yang terkendali dengan nilai beta sebesar 1,18, hampir dengan rata-rata indeks lain yang berada pada 1,14. Beta di atas 1 berarti semakin volatil dibanding acuan.

Pada kesempatan yang sama, Rully Arya Wisnubroto, Chief Economist Mirae Asset Sekuritas Indonesia, optimistis sektor perbankan masih akan menjanjikan karena pertumbuhan kredit di sektor perbankan akan tetap tumbuh tinggi, masih akan sejalan dengan proyeksi BI yang di kisaran 10 – 12%.

Pertumbuhan DPK, lanjutnya, juga mulai membaik pada bulan di bulan Januari dan Februari, masing-masing sebesar 5,8% YoY dan 5,7% YoY, setelah tiga bulan terakhir di tahun 2023 tumbuh di bawah 4% YoY. 

“Rasio kredit terhadap simpanan (loan to deposit ratio/LDR juga masih relatif terjaga di bawah 85%, dan dengan tingkat kredit tidak lancar (NPL) yang juga masih rendah, ruang bagi peningkatan pertumbuhan kredit juga masih terbuka,” ujar Rully dalam Media Day. 

Dia menuturkan kondisi tersebut merupakan hasil dari kebijakan makroprudensial pemerintah yang pro-growth. Pertumbuhan kredit pada bulan Januari 2024 tercatat cukup tinggi mencapai 11,8% YoY, tertinggi pada hampir 5  tahun terakhir. Pertumbuhan kredit pada bulan Februari 2024 sedikit lebih rendah tapi tergolong tetap tinggi sebesar 11,3% YoY. Gross NPL pada periode yang sama tetap rendah, yaitu 2,35%. 

“Kami memandang bahwa dengan kebijakan makroprudensial yang longgar dan disertai dengan likuiditas yang masih memadai, pertumbuhan kredit masih akan tetap kuat dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia meski di tengah berbagai tantangan di sepanjang tahun 2024 ini.”

Namun demikian, Rully juga menilai risiko yang harus dimitigasi ke depan agar stabilitas sektor keuangan tetap terjaga. Perbankan sepertinya memang akan lebih berhati-hati dalam menyalurkan kredit mengingat kebijakan stimulus restrukturisasi kredit perbankan untuk dampak COVID-19 telah berakhir per tanggal 31 Maret 2024. Saat ini Loan at Risk (LaR) perbankan masih cukup tinggi yaitu 11,56% per Februari 2024.

Di luar perbankan, dia menilai kondisi perekonomian Indonesia saat ini masih dihadapkan dengan banyak tantangan. Salah satu tantangan terbesar saat ini adalah tingginya tekanan terhadap nilai tukar Rupiah. Dia mengatakan pergerakan Rupiah dalam jangka menengah masih sangat sulit untuk diprediksi karena sangat dipengaruhi oleh isu global, bukan dipengaruhi oleh kondisi di dalam negeri.

Tren pelemahan rupiah lebih disebabkan oleh sentimen higher-for-longer suku bunga kebijakan the Fed yang kembali menyebabkan volatilitas dan ketidakpastian pasar global. Sentimen global tersebut, yang juga berdampak kepada besarnya aliran modal asing keluar dari Indonesia, menyulitkan BI untuk melakukan pelonggaran kebijakan moneter dalam waktu dekat.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan dana kelolaan industri reksa dana Rp 501 triliun pada akhir tahun lalu, berasal dari 1.809 produk reksa dana yang dikelola 94 manajer investasi. Salah satu pendukung pertumbuhan industri reksa dana adalah agen penjual, di mana Mirae Asset adalah salah satu Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) berlisensi OJK yang memasarkan ratusan reksa dana terpilih dari sekitar 30 manajer investasi. 

Baca Juga: STAR Asset Management Targetkan Tambah Dana Kelolaan Rp 7 Triliun

M. Arief Maulana, Head of Wealth Management Mirae Asset menjelaskan bahwa dukungan dari inovasi digital Mirae Asset memungkinkan tersedianya aplikasi NAVI by Mirae Asset untuk investor ritel dan NAVI Corporate. Dengan berbagai fitur menarik yang tersedia di aplikasi NAVI, investor dapat menikmati bermacam kemudahan dalam berinvestasi, terlebih lagi, dapat menikmati bebas biaya transaksi.

Menurut dia, Reksa Dana Indeks STAR Infobank 15 sudah dapat diakses melalui aplikasi NAVI di mana informasi pasarnya dapat dimonitor setiap saat. Hal itu dipertegas dengan Product Release Reksa Dana Indeks STAR Infobank 15 di platform NAVI oleh Arief bersama dengan CEO PT Surya Timur Alam Raya Asset Management (STAR AM) Hanif Mantiq hari ini, 23 April 2024.

Baca Juga: Harga Saham Bank BCA (BBCA) Turun Saat Labanya Naik, Saatnya Koleksi?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil French Open 2026: Putri dan Raymond/Joaquin juga Melangkah ke 8 Besar

Hasil French Open 2026 babak 16 besar, tunggal putri Putri Kusuma Wardani dan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga ke perempatfinal.

Hasil French Open 2026: 2 Tunggal dan 1 Ganda Campuran Indonesia ke Perempatfinal

Hasil French Open 2026 babak 16 besar, Kamis (22/10), dua tunggal dan satu ganda campuran Indonesia melaju ke perempatfinal.

Prakiraan Cuaca Jakarta Besok Jumat (23/10), Hujan Ringan Turun di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Jumat (23/10) di Jakarta mengacu ramalan BMKG, sejumlah wilayah turun hujan pada sore hari.

Aromanya Unik Khasiatnya Ciamik! Ini 7 Manfaat Natto, Bagus buat Bantu Turunkan BB

Manfaat natto bagi tubuh ternyata sangat luar biasa. Simak rahasia superfood Jepang ini dalam menjaga pencernaan, imun, hingga kesehatan jantung.

Jaga Keamanan Siber saat Melamar Kerja, Simak Berberapa Tips Berikut

Pencari kerja juga harus memahami informasi apa saja yang aman untuk dibagikan dan bagaimana cara melindungi akun dan perangkat mereka.

Ingin Tampak Bugar & Segar? Ini 7 Rahasia Cara Hidup Sehat dan Awet Muda secara Alami

Penuaan dini bisa Anda cegah dengan gaya hidup yang tepat. Simak panduan cara hidup sehat dan awet muda secara alami di sini.

Praktis & Sehat! Ini Manfaat Protein Bar untuk Diet serta Tips Memilihnya yang Tepat

Protein bar adalah camilan sehat dan praktis yang bisa menjaga energi serta memberi rasa kenyang. Simak manfaat dan cara tepat memilihnya.

Daun Cincau Ternyata Punya Potensi Ekspor Yang Menyegarkan

Ekspor daun cincau kering asal Jawa Tengah sudah menyebar ke sejumlah negara di Asia Tenggara hingga Tiongkok. 

Sadar Lemari Dorong Tanggung Jawab Masyarakat atas Limbah Pakaian

Founder Sadar Lemari Sarah Ratu Satriavi mengatakan, pakaian berbahan sintetis jika tidak diolah dengan benar akan menghasilkan zat berbahaya.

11 Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Berikut Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (23/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Jumat 23 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.