M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Kecilin Raih Pendanaan Tahap Pra-Seri A Senilai US$ 4 Juta

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Startup Kecilin yang merupakan high-tech enterprise Software-as-a-Service (SaaS) untuk data compression services mendapat pendanaan pra-seri A senilai US$ 4 juta atau setara Rp 60 miliar dari Mandiri Capital Indonesia. Investor lain yang juga turut memberikan dana yaitu, Provident Growth, BNI Ventures, dan Arkana. 

Perusahaan rintisan ini memiliki visi untuk menjadi perusahaan SaaS yang dapat membantu UMKM dan korporasi besar dalam meningkatkan produktivitas serta meningkatkan cost efficiency. Perusahaan yang dikembangkan Christopher Farrel dan Bisma Samsu ini akan menggunakan pendanaan tersebut untuk memperluas inisiatif bisnis baru dan pengembangan produk. 

Kecilin mengembangkan algoritma yang dapat mengurangi data file size apapun (data compression), termasuk video, gambar, dokumen, dan teks hingga 99% tanpa mengurangi kualitas serta mempertahankan format. Dari teknologi tersebut, Kecilin mengembangkan beberapa produk seperti CCTV compression yang dapat mengurangi file size dari video CCTV dan juga produk on-premise compression yang dapat memanfaatkan teknologi Kecilin untuk mengkompres data langsung di server-nya. Solusi-solusi tersebut berguna bagi UMKM dan korporasi besar dalam pengurangan biaya dan mempercepat proses untuk penyimpanan dan transfer data.

Maklum, ekonomi digital yang semakin luas mengakibatkan jumlah data yang disimpan dan ditransfer oleh korporasi jadi meningkat. Kondisi ini menjadi peluang besar bagi industri SaaS. 

"Kami percaya Kecilin dapat menjadi market leader dan bisa membantu bisnis kecil ataupun besar untuk mengurangi biaya bandwidth," kata Dennis Pratistha Chief Investment Officer PT Mandiri Capital Indonesia dalam keterangan tertulis, Selasa (2/5). Sementara, pendanaan ini juga merupakan salah satu upaya MCI untuk memperkuat ekosistem digital nasional. 

"Bersama MCI dan investor lain, Kecilin berkomitmen untuk terus berinovasi demi mengembangkan produk sebaik mungkin agar dapat memberikan value added yang lebih besar untuk melayani pasar yang lebih luas baik di Indonesia maupun di luar negeri, ” tambah Christopher Farrel, Chief Technology Officer dan Founder dari Kecilin.

Di tahun ini, Kecilin menargetkan pelanggan baru dengan memperluas vertikal industri pelanggannya dan melalui pengembangan produk serta use cases baru. Christopher optimistis dalam tiga tahun ke depan produk Kecilin akan bertambah dan tersebar luas ke luar Indonesia. 

Sekedar informasi, Kecilin merupakan salah satu startup yang mengikuti MCI Xponent Batch 2 pada tanggal 16 Maret 2023 dan menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) bersama IT Application Development Group Bank Mandiri, dengan lingkup kerjasama penggunaan produk dan layanan Kecilin untuk mendukung aktivitas perbankan digital Bank Mandiri. MCI Xponent sendiri dihadirkan sebagai bentuk dukungan MCI terhadap ekosistem digital dan Mandiri Group untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis.

Sejak aktif berinvestasi dari 2016, Bank Mandiri melalui MCI telah berinvestasi di 25 startup Indonesia dengan lebih dari 15 vertikal seperti Open Banking, AgriTech, AquaTech, P2P Lending, Digital Identity, Payment Solution, dan MSMEs Tech Solution.

Baca Juga: Mandiri Capital Indonesia Belum Berniat Exit dari Saham GOTO dan BUKA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cakap Hadirkan Cakap Learning Ecosystem bagi Korporasi Indonesia

Pelatihan pengembangan pekerja tidak berhenti pada sesi kelas, melainkan berlanjut hingga menjadi kapabilitas yang terpakai di tempat kerja.

Tips Memadukan Lemari Penyimpanan Fleksibel ala IKEA

Mulai dari pakaian, aksesoris hingga mainan dan barang sehari-hari membutuhkan solusi penyimpanan yang dapat beradaptasi. 

Buyback Emas Antam Anjlok Rp 47.000, Simak Ranking Harga Buyback Hari Ini

Emas Antam mencatat penurunan harga buyback paling tajam, sedangkan HRTA berada di posisi terbawah. 

Belum Bertenaga, IHSG Ditutup Turun Dekati 6.100 pada Selasa (29/9)

Asing masih catatkan net sell dalam perdagangan IHSG, Selasa (29/9). Alhasil IHSG ditutup turun 0,43%.      

Indonesia Masuk Satu dari Lima Pasar Duolingo yang Tumbuh Paling Cepat

Luis von Ahn CEO Duolingo sebut Indonesia sebagai salah satu dari lima pasar dengan pertumbuhan tercepat. 

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Besok (30/9) Didominasi Berawan, Cek Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan tiga wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta berawan besok. Sleman cerah berawan, sedangkan Kota Yogyakarta diprediksi cerah.

Udara Kabur di Banyak Wilayah, Pantau Cuaca Sumatera Selatan Besok (30/9),

BMKG memprakirakan sejumlah wilayah di Sumatra Selatan berpotensi mengalami udara kabur besok. Suhu mencapai 36°C di Banyuasin dan Prabumulih.

Cek Cuaca Sumatra Barat Besok (30/9), Waspadai Hujan Petir dan Sedang

BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Sumatra Barat hujan ringan. Hujan petir berpotensi terjadi di Padang Pariaman dan Pariaman.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (30/9) Didominasi Berawan, Cek Wilayah Hujan

BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Bali berawan besok. Hujan ringan berpotensi terjadi di Tabanan dan Bangli.

Hujan Ringan Guyur Sumatra Utara Besok (30/9), Cek Wilayah Hujan Sedang

 BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok. Hujan sedang berpotensi terjadi di 2 wilayah.