M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Jangan Disepelekan! Segera Atasi Penyakit Bercak Putih Ikan Hias Dengan Cara In

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Ikan hias terkadang menjadi sangat rentan terkena penyakit bercak putih atau white spot yang merupakan salah satu penyakit yang menyerang tubuh ikan, yakni di sirip dan insangnya. Penyakit ini disebabkan oleh ektoparasit Ichthyophthirius multifiliis.

Penyebab lainnya bisa lewat ikan yang baru datang atau akuarium yang dipindah dari suatu tempat ke tempat lain tanpa dibersihkan atau dikarantina. Penyakit ini bukan main-main mengerikannya. Penyakit bercak putih berkembang sangat cepat, membuat ikan lemas, menyendiri, dan kemudian mati.  

Baca Juga: Atasi Stres Anda dengan Memelihara Salah Satu dari 6 Jenis Hewan Ini

Anda tak perlu khawatir karena Anda tetap bisa mengatasinya sebelum terlembat. Nah, ini beberapa caranya.

Menggunakan Heater Akuarium

Selain membersihkan akuarium dan mengganti airnya secara berkala, menggunakan heater akuarium dapat mencegah bercak putih. Sebab, jamur bercak putih pada ikan tidak bisa berkembang biak di air yang panas. Dilansir dari Wikihow.com, cara menggunakannya adalah atur heater di suhu 30 derajat C, tingkatkan suhu air hingga 32 derajat C selama 3-4 hari. Lalu, turunkan lagi menjadi 30 derajat C.

Belilah heater yang berkualitas agar suhunya tetap stabil, tidak menyebabkan konslet litrik, atau pecah kaca heater. Pastikan juga akuarium memiliki cukup oksigen atau aerasi air yang baik karena saat suhu tinggi, oksigen akan lebih sedikit.

Menggunakan Garam Ikan

Garam ikan dapat menjadi pertolongan pertama untuk mengatasi penyakit bercak putih. Harganya cukup murah sekitar Rp 5000 saja di toko-toko ikan hias. Meski ikan hias Anda tampak sehat, sebaiknya Anda menyediakan garam ikan juntuk berjaga-jaga. Garam ini bisa juga mengatasi penyakit ikan yang lain.

Cara menggunakannya, mencampurkan 1 sendok teh garam dengan 4 liter air. Air yang digunakan berasal dari air akuarium. Lalu, tambahkan campuran air ini ke dalam akuarium. Biarkan garam di dalam akuarium selama 10 hari. Jangan gunakan obat-obatan lain saat Anda menggunakan garam ikan di akuarium.

Baca Juga: 5 Penyebab Ikan Hias di Akuarium Tidak Mau Makan

Menggunakan Daun Ketapang Kering

Daun ketapang sangat populer di kalangan pecinta ikan cupang. Namun ternyata khasiat daun ini bisa digunakan untuk ikan hias lainnya juga. Manfaat daun ketapang adalah untuk menyerap racun yang terkandung dalam air, sebagai anti jamur, dan mengobati luka pada ikan. Daun ketapang juga dapat meringankan stres pada ikan.

Cara menggunakannya, pilih daun ketapang yang masih bagus. Bersihkan permukaannya dan rendam ke dalam air garam selama 30 menit. Tiriskan daun, lalu masukkan daun ke dalam wadah berisi air bersih. Rendam selama 24 jam. Setelah itu tiriskan lagi dan jemur hingga kering selama 2-3 hari. Daun ketapang bisa digunakan sebanyak satu helai tiap 5-6 liter air.  

Menggunakan Obat Ikan Lainnya

Ada banyak produk obat yang tersedia di toko-toko ikan hias. Anda dapat membeli salah satunya yang sesuai dengan kebutuhan untuk mengatasi penyakit bercak putih. Pastikan Anda menggunakannya sesuai dengan instruksi yang ditempelkan pada kemasan obat. Selain itu, sebelum menggunakan obat-obatan ikan, ada baiknya Anda mengganti air dan membersihkan kerikil. Obat akan jauh lebih efektif saat kondisi akuarium bersih.

Salah satu obat yang digunakan untuk mengatasi jamur, protozoa, dan mikroorganisme pada ikan lainnya adalah metil biru. Zatnya berbentuk cair, berwarna biru, dan cukup murah. Cara menggunakannya adalah dengan cara meneteskannya ke dalam akuarium. Gunakan 1 tetes untuk setiap 20 cm ukuran akuarium. Teteskan dengan cara menyebarkan ke setiap bagian akuarium.

Selanjutnya: Anda Harus Tahu, Ini 5 Penyebab Air Akuarium Cepat Keruh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Asisten Perjalanan AI Jojo the Rabit Bantu Pilih Paket Konektivitas Untuk Liburan

RoaminRabbit baru saja memperkenalkan Jojo the Rabbit, asisten virtual berbasis AI yang membantu wisatawan menemukan paket eSIM sesuai kebutuhan.

Berikut Kebiasaan Cara Bayar Masyarakat Indonesia, QRIS Paling Sering Digunakan

Laporan dari Xendit menunjukkan bahwa alasan utama konsumen membatalkan pembelian adalah tidak tersedianya metode pembayaran yang mereka inginkan.

Udara Kabur Mendominasi Sumatera Selatan Besok (21/10), Suhu Tertinggi Capai 37°C

BMKG memprakirakan cuaca Sumatera Selatan besok (21/10) didominasi udara kabur. Suhu tertinggi mencapai 37 derajat Celsius. Cek selengkapnya!

Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah, Pantau Cuaca Bali Besok (21/10)

BMKG memprakirakan cuaca di wilayah Bali cerah hingga cerah berawan pada Rabu (21/10). Suhu tertinggi mencapai 33 derajat Celsius.

Sumatera Barat Didominasi Udara Kabur Besok (21/10), Simak Prakiraan Lengkapnya

BMKG memprakirakan cuaca Sumatera Barat besok (21/10) didominasi udara kabur. Suhu udara berkisar 17–31 derajat Celsius. Cek prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan di Sejumlah Wilayah, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (21/10)

BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Sumatera Utara diguyur hujan ringan besok (21/10). Suhu udara mencapai 33 derajat Celsius.

Gunungkidul hingga Sleman Berawan, Cek Prakiraan Cuaca Yogyakarta Besok (21/10)

BMKG memprakirakan cuaca Yogyakarta besok (21/10) didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34°C. 

Prakiraan Cuaca Besok di Jawa Barat Mayoritas Cerah, Cek Selengkapnya

Cuaca Jawa Barat pada Rabu (21/10) didominasi cerah, sedangkan pada Kamis (22/10) didominasi berawan.

IHSG Selasa (20/10) Rebound 5,6%, Cek Saham Penghuni Top Gainers

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 282,28 poin atawa 5,65% ke level 5.278. Saham BBCA naik 7%.

Harga Buyback Emas Terkini, HRTA Turun Rp 20.000, Antam Masih Tertinggi

Harga buyback emas hari ini, Selasa (20/10), turun pada seluruh produk yang dipantau. HRTA mencatat penurunan terbesar.