M O M S M O N E Y I D
Bugar

Inilah 5 Kebiasaan yang Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Stroke di Usia Muda

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa kebiasaan yang bisa meningkatkan risiko penyakit stroke di usia muda, dan sebaiknya mulai dihindari dari sekarang.

Stroke adalah kondisi yang tidak boleh disepelekan begitu saja. Pasalnya, penyakit ini masuk kategori kondisi gawat darurat medis. 

Artinya, pengidap penyakit ini harus segera mendapatkan penanganan medis. Kabar buruknya, terlambat sedetik saja dalam menangani bisa meningkatkan risiko kematian sel otak.  

Ada beberapa faktor risiko yang perlu Anda ketahui berkaitan dengan potensi penyebab stroke. Anda mungkin memiliki beberapa faktor. 

Bersumber dari Health Focus, inilah beberapa kebiasaan yang bisa meningkatkan risiko penyakit stroke di usia muda, antara lain: 

Baca Juga: Apa Itu Sindrom Tangan Alien? Kenali Gejala dan Cara Mengatasi Sindrom Tangan Alien

1. Minimnya aktivitas fisik

Kebiasaan yang bisa meningkatkan risiko penyakit stroke di usia muda yang pertama adalah minimnya aktivitas fisik. 

Kurangnya aktivitas fisik dapat menyebabkan berbagai kondisi kesehatan yang dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke. Olahraga secara rutin dapat menurunkan risiko terjadinya stroke. 

Kondisi kesehatan tersebut antara lain termasuk obesitas, tekanan darah tinggi, tingginya kadar kolesterol, dan diabetes.  

2. Pola makan tidak sehat

Kebiasaan yang bisa meningkatkan risiko penyakit stroke di usia muda yang kedua adalah pola makan yang tidak sehat. 

Stroke dapat disebabkan oleh berbagai faktor, yang salah satunya adalah akibat sumbatan oleh plak.

Plak ini lebih mudah terbentuk pada individu dengan diabetes, kolesterol tinggi, dan tekanan darah tinggi. 

Karena itu, cobalah untuk mengurangi konsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh, lemak trans, kolesterol, serta sodium. Perbanyak porsi makan sayur dan buah. 

3. Mengonsumsi terlalu banyak minuman beralkohol

Kebiasaan yang bisa meningkatkan risiko penyakit stroke di usia muda yang ketiga adalah mengonsumsi terlalu banyak minuman beralkohol. 

Minum minuman beralkohol secara berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko terjadinya stroke.

Minuman beralkohol juga dapat meningkatkan kadar trigliserida, suatu bentuk lemak dalam darah yang dapat mengeraskan arteri. 

Baca Juga: Kenali Gejala Kolesterol di Usia Muda, Ini Cara Menurunkan Secara Alami

4. Kebiasaan merokok

Kebiasaan yang bisa meningkatkan risiko penyakit stroke di usia muda yang keempat adalah kebiasaan merokok. Tidak semua orang memahami bahayanya merokok.

Padahal, dalam bungkus rokok sudah tertulis apa saja kemungkinan bahaya dari kebiasaan yang tak memberikan manfaat bagi tubuh ini. 

5. Tidak bisa mengelola stres dengan baik

Kebiasaan yang bisa meningkatkan risiko penyakit stroke di usia muda yang kelima adalah tidak bisa mengelola stres dengan baik. 

Menurut sebuah studi dari Rumah Sakit Umum Massachusetts, Amerika Serikat, yang diterbitkan di jurnal The Lancet, stres punya kaitan langsung dengan terjadinya stroke.

Kaitan ini berpusat di area otak yang bernama amigdala, yaitu kelompok saraf yang bertanggung jawab untuk mengatur emosi, rasa takut, kecemasan, kesenangan, dan stres. 

Berbagai penyakit berbahaya seperti stroke bisa dicegah. Periksakan diri Anda untuk mengetahui apakah Anda memiliki risiko stroke seperti tekanan darah tinggi, diabetes, atau kolesterol tinggi. 

Itulah beberapa kebiasaan yang bisa meningkatkan risiko penyakit stroke di usia muda dan sebaiknya mulai dihindari dari sekarang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Look Makeup yang Cocok untuk Usia 30-an dari Natural hingga Bold

Berikut adalah 4 look makeup yang cocok untuk usia 30-an yang bisa Anda coba sesuai kebutuhan. Dari natural hingga bold ada, Moms!  

Sarapan ala Turki di Jakarta, Ini Harga dan Menu di Turkuaz Restaurant

Turkuaz Restaurant melalui sajian Kahvaltı menawarkan pengalaman bersantap dengan aneka hidangan tradisional Turki. 

Berkedok Lauk Gurih yang Nikmat, Ungkap Fakta Apakah Kol Goreng Berbahaya Bagi Tubuh

Ketahui alasan apakah kol goreng berbahaya karena kandungan senyawa karsinogenik yang terbentuk saat digoreng dalam suhu tinggi.  

Ampuh Turunkan Berat Badan! 6 Manfaat Dada Ayam untuk Tubuh Ideal & Sehat, Coba yuk

Mengandung vitamin B dan selenium, manfaat dada ayam sangat efektif menjaga massa otot serta menghasilkan energi harian. Cocok buat asupan diet.  

7 Olahraga Ringan di Rumah yang Enggak Bikin Cepat Capek, Cocok Buat Kaum Mager

Tetap bugar tanpa harus ke gym dengan beragam pilihan olahraga ringan di rumah yang santai dan tanpa alat. Cocok untuk Anda yang mageran.

Pelatihan Bisnis dan Jaringan Masih Diperlukan Bagi Pelaku Usaha Wisata

Kementerian Pariwisata meningkatkan daya saing pelaku usaha wisata lewat program yang berlabel Wonderful Indonesia Scale-up Hub (WISH).

Cara Jitu Untuk Mengistirahatkan Mata Setelah Lelah Nonton Gadget

Setiap masyarakat perlu membiasakan perilaku sederhana untuk menjaga kesehatan mata, terutama saat menggunakan perangkat digital.

Prudential dan Siloam Tawarkan Paket MCU Rp 350.000 hingga Akhir Oktober 2026

Prudential Indonesia berkolaborasi dengan Siloam International Hospitals meluncurkan program MCU seharga Rp 350.000 hingga 31 Oktober 2026. 

Rilis Menu Terbatas Overload Smoky Cheese, Subway Beri Diskon Hingga 105%

Overload smoky cheese ini hadir dalam ukuran footlong (30 cm), 6-inch (15 cm), salad, maupun varian wrap.

Ragu Jual Beli Jam Tangan Mewah Online? Kenali Layanan Flecto.id

​Flecto.id menerapkan proses autentikasi dan sistem escrow untuk transaksi jam tangan yang dibeli melalui platform.