M O M S M O N E Y I D
Santai

Infinix GT 30 Pakai Mediatek Dimensity 7400, Bagaimana Performa Gamingnya?

Infinix GT 30 Pakai Mediatek Dimensity 7400, Bagaimana Performa Gamingnya?
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Infinix GT 30 pakai Mediatek Dimensity 7400 yang hasilkan kinerja terbaik, mampu saingi Poco X6 Pro. Gadget ini dirancang untuk para gamer karena bisa diandalkan dalam bermain game-game berat.

Infinix sengaja memasang sistem Mecha, tombol gaming dan layar AMOLED refresh tinggi untuk mendukung para gamer. 

Vikram Chandra, seorang pengamat gadget dari Editorjil.com menyampaikan bahwa gunakan sistem pencahayaan Mecha di bagian belakang. “Lampu LED ponsel ini akan menyala saat menerima panggilan, notifikasi, pengisian daya dan akan berkedip saat pengguna bermain,” ungkapnya.

Baca Juga: Infinix Hot 60 Pro+ Smartphone 2 Jutaan yang Punya One Tap AI Super Canggih!

Masih ada spesifikasi dan fitur premium lain yang dimiliki ponsel gaming ini:

Mengenal infinix cyber ​​mecha 2.0

Bagian belakangnya didukung desain Infinix Cyber ​​Mecha 2.0, dengan pola geometris yang berubah warna saat terkena cahaya. Ada juga beberapa tambahan aksen seperti cincin merah di sekitar modul kamera dan tombol daya.

Bezel di bagian depan juga lebih ramping dari yang diharapkan, membuat layar lebih imersif. Anda juga akan mendapatkan speaker stereo dengan output yang jernih.

Lalu, di bagian atas ponsel terdapat IR blaster yang juga berfungsi sebagai remot untuk TV atau AC. Dengan berat 196 gram dan ketebalan 7,9 mm, ponsel ini terasa ringan di tangan.

Infinix GT 30 tersedia dalam tiga warna yakni pulse green, blade white dan cyber ​​blue.

Layarnya hasilkan kecerahan mencapai 4.500 nits

Infinix memakai layar AMOLED yang lebih luas dengan ukuran 6,78 inci. Layar ini hasilkan visual yang menarik karena punya resolusi 1,5K, refresh rate 144Hz, dan dukungan warna 10-bit.

Tak perlu khawatir jika layar ponsel terbentur benda keras karena sudah dilindungi oleh gorilla glass 7i. Kecerahan layar GT 30 ini mencapai 4.500 nits. 

Refresh rate yang lebih tinggi membuat bermain game lebih seru. Meskipun demikian, refresh 144Hz tetap memiliki kekurangan. 

Refresh tersebut hanya berjalan di beberapa aplikasi saja, seperti kalkulator, telepon, pesan, dan file dari Google. Pemutaran Netflix di gadget ini mendukung Widevine L1.

Poco membekali X6 Pro dengan layar AMOLED yang lebih kecil yaitu sekitar 6.67 inci. Selain itu, kecepatan layar ponsel Poco ini belum mampu menyaingi Infinix karena andalkan 120 Hz saja.

Selain itu, Poco juga masih gunakan corning gorilla glass 5 alih-alih gorilla glass 7i seperti milik Infinix. Poco X6 Pro juga berikan kecerahan layar di angka 1800 nit, kalah jauh dari milik GT 30.

Performa gaming GT 30 yang sangat memuaskan 

Di bagian dalam ponsel Infinix, ada prosesor MediaTek Dimensity 7400 yang dipasangkan dengan RAM LPDDR5X 8GB dan penyimpanan hingga 256GB (UFS 2.2). 

Untuk penggunaan media sosial dan penjelajahan web, ponsel ini tunjukkan kinerja yang lancar dan responsif. Aplikasi terbuka dengan cepat, dan peralihan latar belakang juga terasa cepat. 

Bermain game BGMI dan Call of Duty Mobile berjalan pada 90 FPS dan menghasilkan frame rate yang konstan. Bahkan Genshin Impact stabil di kisaran 40-45 FPS.

Teknologi pendingin ruang uap seluas 5.400 mm² membantu menjaga suhu tetap terkendali. Setelah 30 menit bermain game, ponsel tidak panas.

Satu-satunya kendala yang terlihat adalah penyimpanan UFS 2.2. Namun bagi sebagian besar pengguna, hal itu tidak akan menjadi masalah.

Hasil uji Benchmark di AnTuTu menunjukkan bahwa Infinix GT 30 mencetak skor 727.332 poin. Sementara itu, ponsel ini mencetak 1.067 poin untuk single core dan 3.214 poin untuk multi core di Geekbench.

Infinix juga menyertakan antarmuka AI XBOOST yang menghadirkan beberapa fitur yang berfokus pada gamer. Terdapat pengubah suara AI Magic yang memungkinkan Anda mengubah suara saat bermain game.

Ada juga mode Esports yang bisa digunakan untuk memblokir gangguan dan meningkatkan performa CPU dengan satu ketukan.

Infinix unggul berkat android 15 dengan XOS 15 

Infinix GT 30 menjalankan software yang lebih update yakni android 15 dengan tampilan XOS 15. Sementara itu, Poco X6 Pro masih menjalankan android 14 yang ketinggalan zaman.

Infinix juga telah menyempurnakan antarmuka ini dibandingkan perangkat lama.  Ada beberapa aplikasi bawaan, namun aplikasi-aplikasi tersebut dapat dihapus. 

Infinix menambahkan fitur bermanfaat seperti dynamic bar yang menawarkan notifikasi interaktif ala iOS. Manajemen baterai juga ditangani secara cerdas dengan optimasi berbasis AI. 

Dalam hal dukungan, Anda akan mendapatkan pembaruan OS selama dua tahun dan keamanan selama tiga tahun. Ponsel gaming membutuhkan daya tahan yang kuat, tak heran jika Infinix dan Poco X6 Pro pakai baterai 5.500mAh. 

Pengisi daya 45W yang dimiliki Infinix GT 30 bisa mengisi daya dalam waktu sekitar 60 menit. Ada bonus lainya juga seperti reverse charging 10W yang memungkinkan GT 30 berfungsi ganda sebagai power bank untuk perangkat lain. 

Perangkat ini juga mendukung pengisian daya bypass yang sangat membantu saat bermain game. Di sisi lain, Poco X6 pro hanya diberi dukungan fast charging 67W saja. 

Infinix pakai sensor sony IMX682

Kamera Infinix gunakan sensor utama Sony IMX682 64MP yang menghasilkan foto dengan detail yang baik dan warna seimbang. Namun, ketiadaan OIS terlihat jelas dalam kondisi minim cahaya dan hasilkan gambar yang buram.

Kamera ultra wide 8MP cukup bagus dengan tepi yang lebih halus dan warna yang redup. Kamera depannya beda tipis dengan Poco X6 Pro. 

Infinix pasang lensa depan beresolusi 13MP dan Poco lebih baik dengan lensa beresolusi 16 MP. Lalu, untuk lensa utamanya sama dengan Infinix yakni sekitar 64 MP arperture f/1.7.

Lensa utama tersebut dilengkapi dengan lensa makro 2 MP dan lensa ultra wide 8 MP. Resolusi video dibatasi hingga 4K 30fps dengan stabilisasi yang ditangani EIS. 

Baca Juga: Infinix Smart 8 Lengkapi Kamera Utamanya dengan Ring Flashlight! Canggih Banget!

Itulah ulasan yang merangkum tentang kinerja chipset, software dan lensa kamera Infinix GT 30.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Garmin Run 2026 Jadi Ruang Pelari Bertumbuh, dari 5K hingga Half Marathon

​Garmin Run Indonesia 2026 mengajak 8.000 pelari menikmati proses berkembang, dari langkah pertama hingga menuntaskan half marathon.

Mahasiswa Ternyata Bisa Jadi Peneliti Sebelum Lulus, Ini Contohnya

​Belum lulus kuliah, mahasiswi i3L University Bianca Haidi sudah mengembangkan riset di sejumlah negara.

Roemah Koffie Luncurkan Kopi Bercitarasa Fruity dan Juicy Bertajuk Cing Cangkeling

Roemah Koffie meluncurkan premium roasted coffee beans terbaru yang bertajuk Cing Cangkeling, kopi single origin yang berasal dari Mandalagiri. 

Spotify Rilis Pengaturan Baru biar Musik Anak Tak Pengaruhi Rekomendasi Orang Tua

Fitur baru Spotify memungkinkan orang tua menjaga musik anak dan keluarga agar tidak memengaruhi rekomendasi personal mereka.

Promo Alfamidi Ngartis 16-30 September 2026, Beli 1 Gratis 1 Pepsodent Aneka Varian

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-30 September 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Vitamin B Complex Punya Efek Luar Biasa: Risiko Gula Darah Turun 11%

Asupan vitamin Complex, khususnya B6 mampu menekan risiko diabetes hingga 11%. Simak aturan konsumsi vitamin B complex yang tepat agar tak keliru.

Pakai Softlens Jangan Asal, Ini Tips dari Pinkrabbit Lens​

Cara merawat dan menggunakan softlens menjadi faktor penting agar tetap nyaman saat dipakai beraktivitas.​

Bahaya Kolesterol Tinggi saat Hamil Picu Preeklamsia, Bumil Wajib Waspada

Pengelolaan kolesterol saat hamil tidak boleh sembarangan. Intip langkah aman dari dokter untuk cegah komplikasi persalinan.

Cukupi Kebutuhan Air Minum, Dehidrasi Berdampak Buruk pada Penyakit Asam Urat

Ginjal menyaring 70% asam urat tubuh, tetapi butuh cukup cairan. Simak jenis minuman terbaik untuk cegah serangan nyeri asam urat Anda.

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.628.000 per Gram, Buyback Melonjak Rp 25.000

Harga emas Antam naik Rp 5.000 menjadi Rp 2.628.000 per gram, sementara buyback melonjak Rp25.000 per gram.