MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan Kamis (29/10/2026). Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat 0,31% ke level 5.282, disertai munculnya volume pembelian.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai, selama mampu bertahan di atas level 4.907, IHSG diperkirakan masih berada pada bagian wave (iv) dari wave v.
Koreksi IHSG berpotensi menguji area 5.116–5.180 sebelum kembali membuka peluang penguatan menuju 5.456–5.564.
Adapun level support IHSG berada di 5.185 dan 4.915, sedangkan resistance berada di 5.460 dan 5.563.
Baca Juga: IHSG Masih Rawan Koreksi, Cek Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas Kamis (29/10)
Berikut rekomendasi saham pilihan MNC Sekuritas untuk perdagangan Kamis (29/10/2026).
1. BRPT — Buy on Weakness
BRPT terkoreksi 6,79% ke level 1.235, dengan tekanan jual yang masih dominan. Posisi BRPT diperkirakan berada pada bagian wave (v) dari wave c.
- Area beli: 995–1.190
- Target harga: 1.355 dan 1.590
- Cut loss: di bawah 890
2. EMAS — Buy on Weakness
EMAS terkoreksi 0,81% ke level 6.150. Tekanan jual masih dominan meskipun volume transaksi mengecil. Posisi EMAS diperkirakan berada pada bagian wave 5 dari wave (A).
- Area beli: 5.550–5.900
- Target harga: 6.600 dan 6.925
- Cut loss: di bawah 5.450
Baca Juga: Chip A20 Pro di iPad mini 8 Ungguli A17 Pro Milik iPad Mini 7, Cek Performanya
3. JPFA — Buy on Weakness
JPFA menguat 1,40% ke level 1.810, dengan volume pembelian yang masih terbatas. Posisi JPFA diperkirakan berada pada bagian wave 4 (hitam) atau awal wave B (merah).
- Area beli: 1.695–1.780
- Target harga: 1.915 dan 2.010
- Cut loss: di bawah 1.605
4. TINS — Buy on Weakness
TINS menguat 2,41% ke level 3.820, didukung munculnya volume pembelian. Namun, pergerakan harga masih berada di sekitar MA200. Posisi TINS diperkirakan berada pada bagian wave B dari wave (B).
- Area beli: 3.560–3.710
- Target harga: 3.960 dan 4.160
- Cut loss: di bawah 3.420
Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Pelaku pasar diimbau untuk melakukan analisis secara mandiri dan disiplin menerapkan manajemen risiko di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News