M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi Saham BRIDanareksa Rabu (6/8)

Penulis: Muhammad Alief Andri  |  Editor: Muhammad Alief


MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 0,68% ke level 7.515 pada perdagangan Selasa (5/8), ditopang sentimen positif dari rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 yang di atas ekspektasi pasar. Investor asing juga mencatatkan net buy sebesar Rp552 miliar.

Chory Agung Ramdhani, Kepala Departemen Customer Engagement & Market Analyst BRIDanareksa Sekuritas, menyampaikan bahwa secara teknikal IHSG masih bertahan di atas support 7.470 dan berpeluang melanjutkan penguatan terbatas menuju resistance di level 7.680.

Berikut ini saham pilihan BRIDanareksa Sekuritas untuk Rabu (6/8):

1. GOTO - Buy (Swing Trade)

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencetak breakout dari fase konsolidasi dan berpeluang melanjutkan penguatan. Didorong oleh akumulasi asing yang masif, saham ini berpotensi menuju resistance 68-72.

Buy: 62-64

Target Price: 68, 72

Stoploss: di bawah 60


2. INTP - Buy (Swing Trade)

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) membentuk pola reversal cup and handle dan berhasil breakout. Selama bertahan di atas Rp5.800, tren jangka menengah masih positif dengan peluang menuju area resistance 6.250-6.775.

Buy: 5.900-6.000

Target Price: 6.250, 6.775

Stoploss: di bawah 5.800

Baca Juga: Besok (7/8) Pengumuman Rebalancing Indeks MSCI, Cermati Saham Berikut Agar Cuan


3. CUAN - Buy (Day Trade)

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) masih berada dalam tren bullish dan berpotensi melanjutkan penguatan setelah pullback dari support. Saham ini cocok untuk strategi day trade dengan target di kisaran 1.530-1.625.

Buy: 1.400-1.450

Target Price: 1.530, 1.625

Stoploss: di bawah 1.300


4. MEDC - Sell (Swing Trade)

Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menunjukkan sinyal teknikal negatif setelah terbentuk pola inverted cup and handle dan breakdown dari support sebelumnya di 1.210. Target pelemahan berikutnya diperkirakan di level 1.110.

Sell on strength

Stoploss: jika menembus kembali di atas 1.210


Seperti biasa, pastikan strategi perdagangan disesuaikan dengan profil risiko masing-masing investor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.