MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (11/2/2026). Cek rekomendasi saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat 1,24% ke level 8.131, meski sempat dibuka melemah akibat sentimen penundaan index review FTSE Russell Maret 2026.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda mengatakan, sentimen tersebut relatif telah diantisipasi pasar, tercermin dari penguatan saham-saham big caps seperti ASII, BMRI, dan TLKM.
Namun, penguatan indeks belum sepenuhnya solid karena masih dibayangi net foreign sell sebesar Rp 917 miliar di pasar reguler.
Untuk perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih berpeluang menguat terbatas dengan area support di 8.000–8.040 dan resistance pada 8.200–8.214.
Meredanya sentimen risk-off global serta perkembangan pertemuan lanjutan MSCI–OJK–BEI terkait isu transparansi, investability, dan free float menjadi katalis utama.
Pasar juga akan mencermati rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (non-farm payrolls dan unemployment rate) sebagai sentimen tambahan.
Baca Juga: IHSG Lanjut Menguat, Dibuka Naik 0,6% pada Rabu Pagi (11/2)
Seiring dengan proyeksi tersebut, berikut rekomendasi saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan Rabu (11/2/2026):
1. TINS — Buy (Swing Trade)
TINS berpotensi membentuk pola cup and handle. Jika harga mampu menembus dan bertahan di atas neckline 3.440, maka terdapat peluang penguatan lanjutan dengan target resistance pada 3.740–4.040.
- Buy on Break: > 3.440
- R1: 3.740
- R2: 4.040
- Stop Loss: < 3.300
2. SOCI — Buy (Day Trade)
SOCI masih berada dalam tren bullish dan berhasil rebound dari area support 400-an. Potensi penguatan lanjutan terbuka dengan target resistance pada 585–670.
- Buy: 530–560
- R1: 585
- R2: 670
- Stop Loss: < 500
Baca Juga: Single's Inferno 5 Baru Tamat, 7 Acara Kencan Netflix Ini Siap Bikin Candu
3. BIPI — Buy (Day Trade)
BIPI mampu rebound dan menembus resistance di 141. Peluang penguatan lanjutan terbuka dengan target resistance pada 160–170.
- Buy: 145–150
- R1: 160
- R2: 170
- Stop Loss: < 140
4. RICY — Sell
RICY membentuk pola bearish reversal berupa head and shoulders. Waspadai potensi pembalikan arah dengan target support berikutnya di level 70.
- Last Price: 76
- Next Support: 70
Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Tetap selektif dan disiplin menerapkan manajemen risiko.
Selanjutnya: Latinusa (NIKL) Berbalik Cetak Laba pada 2025, Meski Penjualan Susut 10,21%
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News