MOMSMONEY.ID - Moms, ada banyak ide usaha yang bisa dijalani. Salah satunya adalah tas kulit. Potensi pasarnya pun bisa tembus pasar ekspor.
Potensi tersebut menunjukkan tas kulit buatan UMKM Indonesia telah diakui pasar internasional dan memiliki daya saing yang cukup tinggi.
Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pun mencatat pada ada salah satu UMKM asal Antapani, Bandung mengekspor produk tas kulit ke Arab Saudi belum lama berselang. Produk yang diekspor berupa tas kulit sapi asli dengan sentuhan unik berupa kunci tas berbentuk Kakbah bersepuh emas.
UMKM ini juga mengusung identitas yang sangat kuat dengan mengolah batik, tenun, dan songket dari berbagai daerah sebagai unique selling point dalam produk tas dan sepatu mereka.
Tak hanya UMKM asal Bandung, UMKM asal Yogyakarta yang berdiri sejak 2015 juga kerap mengekspor produk tas kulit berbahan material kulit impor ke berbagai negara. Produk-produknya telah menembus pasar global seperti Amerika, Belanda, Korea, Taiwan, dan Vietnam.
Baca Juga: 5 Rahasia Merawat Tas Kulit biar Tetap Awet dan Mewah Bertahun-tahun
UMKM tas kulit lain yang berhasil menembus pasar ekspor juga datang dari Depok. Produk kerajinan tas kulit buatan tangan miliknya berhasil menembus ekspor ke beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Singapura, Jepang, Brazil, dan berbagai negara di Eropa.
Secara nasional, industri kulit dan produk kulit merupakan salah satu subsektor yang memiliki potensi besar di Indonesia. Pada tahun 2024, ekspor produk kulit dan produk dari kulit Indonesia mencapai US$ 4,6 miliar, meningkat sekitar 8% dibandingkan tahun sebelumnya.
Nilai ekspor tersebut didominasi oleh alas kaki dari bahan kulit sebesar US$ 3,1 miliar atau 69% total ekspor komoditas kulit dan produk kulit. Kemudian diikuti oleh produk tas dan sejenisnya dari bahan kulit sebesar US$ 1,1 miliar atau 25,6% dari nilai total ekspor kulit dan produk dari kulit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News