M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Emas Hari Ini Memantul Naik, Ketegangan Geopolitik Pemicunya

Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID -  Harga emas hari ini di pasar global naik, setelah turun 2% minggu lalu. Meningkatnya ketegangan geopolitik dan perdagangan, menghidupkan kembali permintaan terhadap aset safe haven.

Mengutip Bloomberg, Senin (2/6), harga emas spot diperdagangkan di level US$ 3.311 per troi ons pada pukul 11.03 WIB, naik 0,67% dibandingkan penutupan Jumat lalu.

Harga emas hari ini naik di pasar Asia, setelah Ukraina melakukan serangkaian serangan pesawat tak berawak di seluruh Rusia pada Minggu, yang menghantam lapangan udara hingga Sibera timur. Sekitar waktu yang sama, Moskow juga melancarkan salah satu serangan terpanjangnya terhadap Kyiv, menjelang perundingan damai penting minggu ini.

Di sisi lain, kekhawatiran perdagangan global juga meningkat, setelah Presiden AS Donald Trump berjanji menggandakan tarif impor pada baja dan aluminium asing hingga 50%. Menteri Industri Kanada memperingatkan tindakan balasan terkait hal itu.

Ada juga tanda-tanda gencatan senjata AS-China terancam, setelah Trump menuduh Beijing mengingkari kesepakatan yang tercapai bulan lalu.

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp 17.000 Hari Ini 2 Juni 2025

Semua situasi itu memulihkan daya tarik emas sebagai aset safe haven, yang sedikit surut sejak mencapai rekor tertinggi US$ 3.500 per troi ons pada April lalu. Harga emas masih naik lebih dari 20% sepanjang tahun berjalan.

Dilansir Bloomberg, minggu lalu, Goldman Sachs Group Inc. mengatakan, bahwa emas akan tetap menjadi lindung nilai terhadap inflasi dalam portofolio jangka panjang.

Ke depan, ada banyak indikator pasar tenaga kerja akan dirilis minggu ini, termask laporan ketenagakerjaan bulan Mei, yang akan membantu mengarahkan kebijakan moneter AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.