M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Emas Koreksi Terburuk Sejak 1983, Kinerja Bitcoin Ungguli Emas, Sinyal Rotasi?

Emas Koreksi Terburuk Sejak 1983, Kinerja Bitcoin Ungguli Emas, Sinyal Rotasi?
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Ketidakpastian semakin meningkat di pasar keuangan global. Dampak konflik AS-Israel versus Iran yang meletus sejak 28 Februari
2026 dan melumpuhkan Selat Hormuz, semakin meluas di tengah outlook ekonomi AS yang masih hawkish dan tantangan kenaikan inflasi.

Harga emas turun signifikan, mencatatkan koreksi terburuknya sejak 1983 pada 23 Maret lalu. Emas anjlok lebih dari 20% dari rekor all time high US$ 5.589 ke kisaran US$ 4.427 per troi ons. Penurunan dipicu penguatan dollar AS, kenaikan yield obligasi pasca-sikap hawkish The Fed, dan likuidasi masif di pasar derivatif. 

Mengutip Bloomberg, Jumat (27/3), harga emas spot diperdagangkan di kisaran US$ 4.431 per troi ons. Sejak perang Timur Tengah pecah 28 Februari lalu atau sekitar sebulan terakhir, harga emas sudah ambles sekitar 16%.

Di tengah anomali harga emas, harga Bitcoin menunjukkan ketahanan. Mengutip coinmarketcap.com, dalam sebulan terakhir hingga 27 Maret 2026, raja aset kripto hanya turun sekitar 1%. Mengutip coinmarketcap.com, dalam 24 jam terakhir, harga BTC diperdagangkan di kisaran US$ 67.000-US$ 69.000.

Artinya, sejak perang di Timur Tengah dimulai, performa harga Bitcoin mengungguli emas.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini Rebound ke atas US$ 4.400, tapi Melorot Empat Pekan

Fahmi Almuttaqin, Crypto Analyst Reku, menilai perbedaan performa ini bukan sekadar anomali jangka pendek. Koreksi emas yang dalam justru dipicu oleh faktor-faktor struktural, penguatan dollar, dan potensi berlanjutnya kenaikan yield yang menggerus daya tarik aset tanpa imbal hasil.

"Meskipun Bitcoin juga mendapatkan tekanan tersebut, karakteristiknya yang borderless dan supply yang terbatas secara algoritmik, berpotensi mulai mengisi celah yang ditinggalkan emas di mata investor institusional,"  jelas Fahmi melalui siaran pers, Jumat (27/3).

Bernstein pertahankan target US$ 150.000

Data institusional memperkuat narasi ini. Strategy (MicroStrategy) kini menggenggam 762.099 BTC, setara sekitar 3,6% dari total pasokan Bitcoin global. Perusahaan tersebut sepanjang tahun ini telah menambah kepemilikan Bitcoin mereka secara lebih agresif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pada bear market 2022, Strategy secara rata-rata menambah 156 BTC per minggu. Angka tersebut melonjak menjadi 4.920 BTC per minggu pada 2024, lalu 4.336 BTC per minggu pada 2025, dan kini 7.649 BTC per minggu pada periode year to date 23 Maret 2026.

Ini artinya Strategy mengakumulasi Bitcoin 49x lebih agresif dibanding pada periode bear market terakhir, terlepas dari harga yang jauh lebih tinggi.

Baca Juga: Jawara 5 Kripto Top Gainers saat Pasar Loyo, ONDO Salah Satunya!

Katalis sentimen terbesar pekan ini datang dari Bernstein, manajer aset dengan dana kelolaan lebih dari US$ 800 miliar, yang pada 24 Maret menegaskan Bitcoin kemungkinan besar telah menemukan titik terendahnya. Mereka mempertahankan target akhir tahun harga Bitcoin di US$ 150.000, atau potensi kenaikan lebih dari 110% dari harga saat ini.

Bernstein menyebut koreksi 52% dari ATH di area US$ 126.000 sebagai bear case terlemah dalam sejarah Bitcoin, karena tidak diiringi kegagalan sistemik seperti kolapsnya exchange besar atau ledakan leverage tersembunyi dari crypto fund. "Ini sinyal kualitas koreksi yang berbeda dari siklus sebelumnya," jelas Fahmi.

Bitcoin dipegang long-term holders

Dari sisi fundamental on-chain, tekanan suplai juga semakin nyata. Data Glassnode menunjukkan lebih dari 60% pasokan Bitcoin saat ini dipegang oleh long-term holders. Pada 10 Maret lalu, Bitcoin juga mencapai milestone 20 juta BTC yang telah beredar, menyisakan hanya sekitar 1 juta BTC yang masih bisa ditambang selama 114 tahun ke depan.

"Kombinasi akumulasi institusional yang masih cukup agresif dan dinamika supply squeeze ini menciptakan fondasi yang semakin kokoh untuk pergerakan harga jangka panjang, meskipun tidak menghilangkan potensi volatilitas tinggi jangka pendek" imbuh Fahmi.

Bagi investor di Indonesia, dinamika ini menghadirkan tantangan sekaligus peluang nyata. Sebagai net-importer minyak, kenaikan harga minyak secara langsung menekan rupiah dan berpotensi mendorong inflasi lebih tinggi, diperparah oleh potensi berlanjutnya penguatan dollar AS.

Dalam konteks ini, kata Fahmi, Bitcoin menawarkan proposisi nilai yang semakin relevan, yakni aset likuid global dengan supply cap tetap yang tidak terpengaruh kebijakan moneter negara mana pun.

"Ketika inflasi menggerus daya beli mata uang domestik, eksposur terhadap aset seperti Bitcoin dapat menjadi salah satu strategi diversifikasi yang patut dipertimbangkan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tayang 16 Oktober, Heartlake The Musical Jadi Live-Action Pertama Lego Friends

Lego Friends: Heartlake The Musical, tayangan live-action pertama Lego Friends hadir secara lengkap pada 16 Oktober.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/10) di Jabodetabek Hujan Lebat di Sini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Senin (12/10), Waspada hujan lebat di wilayah Jabodetabek berikut ini.​

Hujan Sangat Lebat di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Senin 12 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Halodoc Catat Konsultasi Kesehatan Mental Naik 8,1% Sejak 2022, Didominasi Perempuan

Data internal Halodoc mencatat, jumlah konsultasi kesehatan mental di platformnya naik 8,1% dibanding 2022.​

Promo HokBen Double Chicken Vibes Oktober, Buy 3 Get 1 & Buy 2 Get 1

Nikmati Simple Set Teriyaki dan HokBen Fried Chicken lewat promo HokBen terbaru. Mulai Rp 29 ribuan per orang.

Ramalan Zodiak Besok Senin 12 Oktober 2026, Evaluasi Hubungan dan Pribadi

Ramalan zodiak besok Senin 12 Oktober 2026 membahas cinta, karier, keuangan, dan kesehatan. Simak prediksi Aries hingga Pisces.

Spesial Oktober, Nikmati Promo Burger Bangor Paket Hemat Mulai Rp 35 Ribuan

Cek deretan promo Burger Bangor terbaru edisi Oktober 2026 yang bisa dipesan lewat ShopeeFood, GoFood, hingga GrabFood.

Ramalan Shio Besok Senin 12 Oktober 2026, Kuda Berpeluang Paling Beruntung

Simak ramalan shio besok Senin 12 Oktober 2026, Kuda diprediksi beruntung, sementara Kerbau, Tikus, dan Anjing perlu lebih waspada.

Picu Obesitas, Ketahui Dampak Terlalu Sering Main Ponsel bagi Orang Dewasa Ini

Simak beberapa dampak buruk terlalu banyak main ponsel bagi orang dewasa yang juga penting untuk diketahui.​  

Bukan Cuma Cuci Darah, Gula Darah Tinggi Picu Komplikasi Amputasi & Stroke!

Gula darah tinggi merusak penyaring ginjal secara permanen. Pahami pemicu komplikasi fatal ini sebelum berujung cuci darah rutin.