M O M S M O N E Y I D
Santai

Chatime Berkolaborasi Cimory Luncurkan Menu Baru di Sisa Libur Sekolah

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Chatime memperkenalkan dua varian minuman baru hasil kolaborasi dengan Cimory. Peluncuran ini diarahkan untuk menjangkau konsumen keluarga muda dan anak-anak yang menjadi segmen potensial selama musim liburan sekolah.

Dua menu yang diperkenalkan adalah Bluemory Cloud Yogurt dan Pink Cloud Yogurt, yang tersedia di lebih dari 420 gerai Chatime di seluruh Indonesia.

Produk baru ini menggabungkan elemen minuman berbasis teh dan yogurt, dengan karakter rasa yang ringan, manis, dan segar.

Menurut Sarah Merci, Marketing General Manager F&B ID, kolaborasi ini ditujukan untuk memperkuat penetrasi pasar Chatime di kalangan keluarga, terutama pada periode liburan pertengahan tahun.

Baca Juga: Hari Ini (5/3) Terakhir Libur Sekolah Awal Ramadan, Kapan Libur Lagi & Cuti Bersama?

“Perpaduan karakter minuman kekinian khas Chatime dengan kesegaran yogurt Cimory menciptakan kolaborasi yang tidak hanya menyegarkan dari segi rasa, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan pelanggan di momen liburan,” ujarnya.

Strategi ini dinilai sejalan dengan tren konsumsi keluarga yang meningkat pada periode liburan, di mana aktivitas bersama anak menjadi prioritas.

F&B ID melihat peluang pada segmen ini dengan menawarkan minuman yang ramah anak, namun tetap menarik bagi kalangan muda.

Baca Juga: Sebanyak 4.800 Rombongan Terangkut, KCIC Berikan Diskon Hingga 20% pada Libur Sekolah

Selain pengembangan produk, kolaborasi ini juga diperkuat dengan aktivitas media sosial bertema “Pororo Panggil Kamu”, yang menargetkan keluarga muda dengan anak usia prasekolah hingga sekolah dasar.

Program ini berlangsung hingga 20 Juli 2025 dan menjadi bagian dari strategi membangun interaksi dengan pelanggan dalam format yang lebih ringan.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap bisa menjadi pelengkap quality time bersama orang-orang terdekat,” kata Sarah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.