M O M S M O N E Y I D
Santai

Cek Bansos Kemensos di Cekbansos.kemensos.go.id login atau Lewat Aplikasi Berikut!

Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Cek Bansos Kemensos di Cekbansos.kemensos.go.id login atau Lewat Aplikasi cukup mudah. Bantuan sosial atau yang biasa disebut Bansos ini diperkirakan akan cair di bulan Februari 2025.

Jika ingin tahu apakah Anda terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak, ternyata sangat mudah. Dilansir dari https://cekbansos.kemensos.go.id/ , Anda bisa mencari tahu apakah nama Anda terdaftar atau tidak sebagai penerima bansos dengan melakukan pengecekan di website atau melalui aplikasi cek bansos di playstore.

Berikut ini tata cara cek bansos kemensos di website:

banBaca Juga: 3 Cara Cek NIP KTP Penerima Bansos Paling Mudah dan Anti Ribet

Cek Bansos di Website

1. Kunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id/

2. Isi bagian Wilayah Penerima Manfaat.

3. Pilih Provinsi tempat Anda tinggal.

4. Pilih Kabupaten/Kota tempat Anda tinggal.

5. Pilih Kecamatan tempat Anda tinggal.

6.Pilih Desa tempat Anda tinggal.

7. Isi Nama Penerima Manfaat (Nama sesuai KTP).

8. Isi Captcha

9. Klik cari data Anda

Tata Cara Cek Bansos/Pendaftaran Akun Bansos Kemensos

1. Sebelum membuat akun aplikasi dapat diunduh di  Playstore, dengan nama  Aplikasi : Aplikasi Cek Bansos – Kementerian Sosial Republik Indonesia.

2. Masukan username dan kata sandi, akun dapat dibuat di menu registrasi (Buat Akun Baru).

3. Menu registrasi akan muncul apabila pengguna akan melakukan pembuatan akun dengan klik tombol buat akun baru pada halaman login. Dalam menu ini, pengguna harus melakukan pengisian data yang diminta dalam formulir. 

Seluruh data wajib diisi sesuai dengan data administrasi kependudukan, karena data (No KK, NIK, Nama, Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan) akan langsung dipadankan dengan data Dukcapil.

Data yang tidak dipadankan adalah data No RT/RW, Alamat, No Ponsel, Email, Username, Password dan foto. 

4. Pada Akun yang sudah yang telah registrasi pada aplikasi ini dapat melakukan Cek Bansos, Sanggah Anggota Keluarga, Kelayakan Bansos dan Usul Penerima Bansos

5. Menu Profil Pengguna akan tampil di awal, terdapat username, Profil bantuan sosial yang menampilkan status apakah akun ini mendapatkan bantuan PKH atau BPNT.

Baca Juga: Begini Cara Cek Penerima BSU 2022 Tahap 6 di Kemnaker.go.id, Cair Pekan Ini
Cek Bansos Pada Aplikasi

1. Pilihan Wilayah

Ketik nama provinsi untuk mempercepat pencarian. Sub Menu pilihan Provinsi, akan menampilkan provinsi secara dropdown  dan bisa memilih salah satu provinsi,  sehingga mengurangi risiko kesalahan  penulisan nama provinsi jika dalam bentuk text box.

2. Ketik nama kabupaten untuk mempercepat pencarian. Sub Menu pilihan kabupaten, akan menampilkan secara dropdown dan bisa memilih salah satu kabupaten, sehingga mengurangi risiko kesalahan penulisan nama kabupaten jika dalam bentuk text box.

3. Ketik nama kecamatan untuk mempercepat pencarian. Sub Menu pilihan kecamatan, akan menampilkan kabupaten secara dropdown dan bisa memilih salah satu kecamatan, sehingga mengurangi risiko kesalahan penulisan nama kecamatan jika dalam bentuk text box.

4. Ketik nama Desa/Kelurahan untuk mempercepat pencarian. Sub Menu pilihan Desa/Kelurahan, akan menampilkan kabupaten secara dropdown dan bisa memilih salah satu Desa/Kelurahan, sehingga mengurangi risiko kesalahan penulisan nama Desa/Kelurahan jika dalam bentuk text box.

5. Masukkan Nama sesuai KTP untuk cek kepesertaan Bansos.

6. Setelah klik tombol Cari Data dan memilih wilayah dan nama Penerima Manfaat (PM) yang dicek kepesertaan Bansos, maka akan menampilkan kotak hasil pencarian PM

7. Hasil Pencarian PM, hanya akan menampilkan Nama, Umur, Status Kepesertaan Bansos PKH, BPNT dan BST (Status Ya=sebagai penerima Bansos) dan Periode Kepersertaan. Pada kotak hasil pencarian ini kemungkinan akan menampilkan semua nama yang kita cari, maka untuk memastikan orang yang kita cari kepesertaan Bansosnya tersebut bisa dilihat dari umur PM tersebut.

Baca Juga: Ini Cara Mendapatkan Bantuan Sosial Tunai Rp 600.000

Itulah cara cek bansos Kemensos mudah yang bisa Anda lakukan. Anda bisa memilih untuk melakukan pengecekan di website ataupun melalui aplikasi yang disediakan oleh Kemensos RI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.