MOMSMONEY.ID - Investor yang menantikan kedatangan pendatang baru di bursa saham, PT BSA Logistics Indonesia Tbk sudah bisa mengajukan penawarannya mulai besok. Masa penawaran umum perdana atau offering untuk emiten dengan kode saham WBSA ini dimulai 1 - 8 April 2026.
Dalam masa penawaran umum, masyarakat dapat mengajukan pemesanan atas saham yang ditawarkan melalui sistem e-IPO.
BSA logistics bergerak dalam bidang usaha angkutan multimoda, pergudangan dan penyimpanan, dan aktivitas cold storage.
Pendapatan neto perusahaan per 30 September 2025 sebesar Rp 1,54 triliun. Kontribusi terbesar dari segmen transportasi darat, yaitu 58% dari pendapatan. Pendapatan tersebut naik 29% dibanding periode yang sama tahun 2024.
Di sisi lain, perusahaan berhasil mengerek penghasilan operasi lainnya dan memangkas beban operasi. Alhasil, laba bersihnya melesat 1.482% menjadi Rp 24,39 miliar, dari sebelumnya Rp 1,54 miliar.
Jelang penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO), saham WBSA masih ditawarkan dalam rentang harga Rp 150 - Rp 170 per saham. Dalam waktu dekat, emiten akan mengumumkan harga IPO final.
Lewat IPO ini, WBSA akan melepas sebanyak-banyaknya Rp 1,8 miliar saham atau setara 20,75% dari jumlah seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perusahaan setelah IPO. Total dana yang hendak diserap WBSA sebesar Rp 306 miliar.
"Pemesanan saham melalui Sistem Penawaran Umum elektronik (E-IPO) harus disertai dengan ketersediaan dana yang cukup pada Rekening Dana Nasabah pemesan," tulis prospektus WBSA.
Setelah masa offering berakhir, maka penjatahan investor ditentukan pada 8 April. Tanggal pencatatan efek di BEI pada 10 April 2026.
Nantinya setelah IPO, susunan pemegang saham WBSA yang tadinya Tiga Beruang Kalifornia Pte Ltd (Tibeka) yang tadinya 99,69% menjadi 79,01%. Lalu PT Permata Gandaria Indah dari 0,31% menjadi 0,24%. Lalu setelah IPO, masyarakat memiliki 20,75% WBSA.
Seluruh dana yang diperoleh dari IPO dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk sejumlah peruntukan. Sebesar 215 miliar akan digunakan untuk mengakuisisi PT Bermuda Inovasi Logistik (BIL).
Sisa dana untuk modal kerja WBSA untuk mendukung kegiatan operasional sehari-hari, menjaga likuiditas usaha, serta memperkuat kapasitas layanan logistik multimoda perusahaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News