M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Cari Tahu 5 Cara Mengurangi Stres Oksidatif Penyebab Penuaan Dini dan Alzheimer

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Stres oksidatif dikutip dari Wikipedia adalah keadaan di mana jumlah radikal bebas di dalam tubuh melebihi kapasitas tubuh untuk menetralkannya. Akibatnya, intensitas proses oksidasi sel-sel tubuh normal menjadi semakin tinggi dan menimbulkan kerusakan yang lebih banyak. Bahkan, literatur medis membuktikan bahwa stres oksidatif adalah penyebab utama penuaan dini dan timbulnya penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, alzheimer, dan lain-lain.

Melansir Medical News Today, ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap stres oksidatif dan produksi radikal bebas yang berlebihan. Adapun faktor-faktor tersebut mencakup sebagai berikut:

  • Diet
  • Gaya hidup
  • Kondisi tertentu
  • Faktor lingkungan seperti polusi dan radiasi

Lalu, apakah stres oksidatif bisa dicegah? Tentu saja bisa. Dilansir dari HerZindagi, berikut beberapa cara mencegah dan menurunkan efek stres oksidatif menurut para ahli.

Baca Juga: Kenali Tanda-Tanda dan Penyebab Sembelit pada Anjing Peliharaan

1. Olahraga secara teratur

Berdasarkan penelitian dan pandangan dari berbagai ahli, satu hal yang dapat membantu Anda mengurangi stres oksidatif adalah olahraga secara teratur. Saat Anda rutin berolahraga, itu akan meningkatkan antioksidan alami dalam tubuh dan menurunkan kerusakan yang disebabkan oleh stres oksidatif.

Selain berolahraga, Anda juga bisa mencoba untuk bermeditasi karena meditasi merupakan cara yang bagus untuk mengurangi stres oksidatif sekaligus dapat meningkatkan kadar antioksidan dalam tubuh.

2. Konsumsi makanan tinggi antioksidan

Agar tubuh Anda dapat menghasilkan antioksidan, Anda harus menerapkan pola makan kaya antioksidan minimal 5 porsi buah dan sayuran per hari. Pola makan ini setidaknya harus mencakup buah jeruk, zaitun, sayuran berdaun hijau, dan tomat.

Adapun sumber makanan lain yang dapat meningkatkan produksi antioksidan dalam tubuh yaitu ikan, kacang-kacangan, vitamin E, teh hijau, bawang putih, dan kunyit.

3. Hentikan kebiasaan merokok

Tentu Anda sudah tahu bahwa merokok berbahaya bagi kesehatan secara keseluruhan bukan?

Kebiasaan merokok berpotensi meningkatkan stres oksidatif dengan cara memproduksi radikal bebas reaktif dan menurunkan sistem pertahanan antioksidan. Oleh sebab itu, segera hentikan kebiasaan merokok Anda sekarang juga jika tidak mau mengundang stres oksidatif.

4. Tidur yang cukup

Tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan karena dapat menciptakan keseimbangan bagi seluruh sistem tubuh.

Sebaliknya, tidak cukup tidur akan memengaruhi fungsi otak, produksi hormon, dan keseimbangan antioksidan yang dapat menyebabkan stres oksidatif.

5. Hindari makan berlebihan

Perlu Anda tahu bahwa makan berlebihan dapat membuat tubuh dalam keadaan stres oksidatif.

Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk menyeimbangkan jumlah makanan Anda dan memastikan bahwa Anda makan pada interval yang tepat dengan porsi kecil atau sedang guna mencegah datangnya stres oksidatif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jangan Panik! Ini 7 Cara Praktis Mengatasi Anxiety Kambuh untuk Redakan Cemas & Sesak

Mengatasi rasa cemas yang meluap tidak selalu harus langsung bergantung pada obat. Ketahui cara meredakan anxiety kambuh secara mandiri berikut.  

Bazar Buku BBW Kembali ke ICE BSD, Catat Jadwal dan Promo yang Ditawarkan

​Berlangsung pada 28 Oktober–1 November 2026, bazar ini juga menawarkan koleksi buku anak Little Umma dan sejumlah promo.

Panduan Menu Diet DASH Sehari-hari untuk Cegah Hipertensi dan Jaga Kesehatan Jantung

Menu diet DASH menjadi pilihan efektif untuk mengontrol tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung. Simak panduan porsi hariannya berikut.

Enggak Suka Sayur & Buah? Ini 7 Makanan yang Kaya akan Serat sebagai Alternatifnya

Temukan berbagai pilihan makanan yang kaya akan serat seperti biji-bijian hingga kacang-kacangan untuk menjaga kesehatan pencernaan Anda.  

Hujan Turun di 9 Daerah Jabodetabek Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (29/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Kamis (29/10), Waspada hujan lebat di sejumlah wilayah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (29/10), Hujan Lebat Terjadi di 24 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok 29 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

IHSG Rabu (28/10) Berbalik Naik Tipis 0,31% ke Level 5.282

Investor asing mencatatkan aksi beli dan borong saham BBCA hingga naik 7%. IHSG berhasil naik tipis 0,31% ke level 5.282.

Ingin Berkarier di Industri Energi? Kenali Peluang dan Bekalnya Sejak Kuliah

Upstream Youth Champs 2026 ajak mahasiswa mengenal tantangan industri hulu migas dan memahami kebutuhan tenaga kerja dari berbagai bidang

Intip Tren Kuliner di Krista Interfood 2026, Ada Kompetisi Chef hingga Gelato

​Krista Interfood 2026 menghadirkan beragam kegiatan kuliner, termasuk kompetisi yang mengeksplorasi cita rasa lokal dan internasional.

Tak Hanya Jawab Keluhan, Begini Perkembangan AI untuk Layanan Pelanggan

Qiscus memperkenalkan dua teknologi AI baru yang dirancang untuk mendukung proses pengambilan keputusan dan layanan pelanggan.