M O M S M O N E Y I D
Pendidikan

Cakap Hadirkan Cakap Learning Ecosystem bagi Korporasi Indonesia

Cakap Hadirkan Cakap Learning Ecosystem bagi Korporasi Indonesia
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Selama ini, keberhasilan pelatihan karyawan kerap diukur dari jumlah peserta yang hadir, sertifikat yang diterbitkan, maupun modul yang berhasil diselesaikan. Padahal, indikator tersebut belum tentu mencerminkan perubahan nyata pada cara kerja karyawan sehari-hari. 

Cakap Business, salah satu unit korporat dari Cakap, platform edukasi di Indonesia, mendorong pergeseran paradigma ini melalui pertanyaan sederhana namun mendasar, bukan lagi "berapa banyak karyawan yang menyelesaikan pelatihan", melainkan "apa yang bisa mereka lakukan lebih baik setelah pelatihan tersebut."

Menjawab pergeseran kebutuhan ini, Cakap Business resmi memperkenalkan Cakap Learning Ecosystem, kerangka pembelajaran korporat yang dirancang agar pelatihan tidak berhenti pada sesi kelas, melainkan berlanjut hingga menjadi kapabilitas yang benar-benar terpakai di tempat kerja.

Banyak perusahaan sudah berinvestasi besar pada pelatihan, tetapi masih kesulitan mengukur apakah investasi itu benar-benar mengubah kinerja tim.

"Bagi kami, pelatihan yang baik harus relevan dengan pekerjaan, bersifat praktis, dan hasilnya bisa diukur secara jelas, bukan sekadar formalitas administratif," ujar Siti Messyana Putri, Head of Enterprise Cakap dalam keterangan tertulis, Senin (28/9). 

Dari Ruang Kelas ke Kapabilitas Nyata

Cakap Learning Ecosystem menghubungkan empat tahapan pembelajaran secara berkesinambungan.

Pertama, Learn, melalui sistem manajemen pembelajaran berbasis cloud yang membantu perusahaan menyusun kurikulum, memantau perkembangan keterampilan karyawan, serta menyelaraskan hasil belajar dengan standar kompetensi nasional seperti SKKNI dan BNSP dengan Cakap LMS for Business. 

Baca Juga: Cakap Hadirkan Cakap Next, Program Belajar Online untuk Remaja

Kedua, Practice, memberikan karyawan akses latihan komunikasi berbahasa asing kapan saja menggunakan teknologi AI, lengkap dengan topik yang relevan dengan pekerjaan serta review instan melalui Cakap Fluency AI. 

Ketiga, Validate, sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi yang telah dibuktikan karyawan, Cakap memberikan Skill Badges yang berupa kredensial digital yang mencerminkan tingkat kemahiran sesuai kebutuhan nyata di tempat kerja. 

Keempat, Scale, melalui AI Agent Service, solusi AI yang dirancang mengikuti alur kerja bisnis untuk membantu mengotomatisasi proses, mengurangi beban kerja operasional, dan meningkatkan efisiensi tim secara berkelanjutan.

Pendekatan ini sejalan dengan program pelatihan korporat yang baru-baru ini dijalankan Cakap pada September 2026 di sejumlah kota, termasuk Semarang, Medan, Batam, dan Bandung.

Alih-alih hanya menyampaikan teori, program ini mengkombinasikan diskusi, simulasi peran (role play), praktek langsung, dan studi kasus, dengan salah satu fokus utama membantu tim administratif bergeser dari sekadar menjalankan tugas rutin menuju pola pikir yang lebih analitis dan strategis. 

Baca Juga: Kuota Terbatas! Sertifikasi BNSP Gratis Karyawan DIY, Bisa Naik Level Profesional

Dampak yang Melampaui Ruang Kerja

Manfaat pelatihan korporat yang dirancang dengan baik, menurut Cakap, tidak selalu berhenti di lingkungan kantor. Melalui program tanggung jawab sosial bersama Bank Indonesia Wilayah Jawa Barat, Cakap turut mendukung komunitas desa wisata dalam memperkuat kemampuan komunikasi bahasa Inggris mereka. 

Program ini membantu para pelaku wisata desa lebih percaya diri berinteraksi dengan wisatawan mancanegara, mempromosikan destinasi mereka ke kancah global, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi pengunjung internasional.

Melalui Cakap Learning Ecosystem, Cakap Business mengajak para pengambil keputusan di perusahaan untuk mengubah cara mereka memulai perencanaan pelatihan, dari bertanya "pelatihan apa yang perlu kami beli?" menjadi "kapabilitas apa yang dibutuhkan bisnis kami selanjutnya?"

Pergeseran cara pandang ini, menurut Cakap, menjadi kunci agar setiap investasi pengembangan sumber daya manusia (SDM) benar-benar berdampak pada pertumbuhan bisnis, bukan sekadar memenuhi target administratif semata.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Udara Kabur Mendominasi Jawa Timur Besok (30/9), Cek Cuaca di Wilayah Anda

Prakiraan BMKG Jawa Timur Rabu (30/9) dan Kamis (1/10), cuaca didominasi berawan dan udara kabur di sejumlah daerah.

Mengenalkan Bisnis dan Industri Halal Bisa Lewat Ajang Pameran

Halal Indo 2026 yang sudah berlangsung di akhir pekan lalu merangkum kegiatan para pebisnis untuk bermitra hingga mengedukasi konsumen.

Tren Wellness dan Longevity Dorong Bisnis Pariwisata Kesehatan

Perubahan pola konsumsi kesehatan memperluas peluang bisnis dari layanan medis hingga kebugaran dan pemulihan.

Sumbang Emas ke-3, Leo/Daniel Tekuk China di Final Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel mengalahkan pasangan ganda putra China, Liang Wei Keng dan Wang Chan dalam pertandingan sengit 3 gim.

Saat Anak Memasuki Pubertas, Ini Pentingnya Mengajarkan Personal Hygiene

​Lewat Nuvo Family DeoCare, Nuvo Family mengangkat pentingnya kebiasaan merawat tubuh bagi anak yang mulai memasuki masa pubertas.

Tayang 22 Oktober, Siti Si Vampir Tampilkan Vampir Lokal & Perbedaan Kelas Sosial

Viddsee, Bahagia Tanpa Drama, bekerja sama dengan Z Films, Spectrum Film, dan PK Films, merilis official trailer dan poster film Siti Si Vampir.

Sompo Indonesia Buka Layanan Perlindungan Asuransi Pengguna Dana

Pengguna layanan BNPL Dana dapat memperoleh manfaat perlindungan asuransi kecelakaan diri.           

Cakap Hadirkan Cakap Learning Ecosystem bagi Korporasi Indonesia

Pelatihan pengembangan pekerja tidak berhenti pada sesi kelas, melainkan berlanjut hingga menjadi kapabilitas yang terpakai di tempat kerja.

Tips Memadukan Lemari Penyimpanan Fleksibel ala IKEA

Mulai dari pakaian, aksesoris hingga mainan dan barang sehari-hari membutuhkan solusi penyimpanan yang dapat beradaptasi. 

Buyback Emas Antam Anjlok Rp 47.000, Simak Ranking Harga Buyback Hari Ini

Emas Antam mencatat penurunan harga buyback paling tajam, sedangkan HRTA berada di posisi terbawah.