M O M S M O N E Y I D
AturUang

Bunga Deposito BCA Naik 50 bps - 100 bps, Tertinggi 4%

Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID – Bunga deposito kembali naik. Salah satunya, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali meningkatkan bunga deposito di bulan Maret 2023, kenaikan bunga deposito terjadi untuk tenor pendek dan menengah.

Pada pekan ini, Senin 6 Maret 2023, bunga deposito BCA tertinggi adalah 4,00%. Nah, kenaikan bunga deposito mulai dari 50 bps hingga 100 bps, terutama untuk deposan yang menyimpan dana 3 bulan dan 6 bulan.

Rinciannya, bunga deposito untuk tenor 3 bulan naik menjadi 4,00% dari sebelumnya 3,00%, sedangkan bunga deposito untuk tenor 6 bulan naik menjadi 2,50% dari sebelumnya 2,00%. Artinya, bunga deposito yang paling tinggi sebesar 4,00%.

Sementara itu, bunga deposito untuk tenor 1 bulan dan 12 bulan tetap, yakni masing-masing 3,66% dan 2,00%.

Tak hanya deposito rupiah, bunga deposito valas di BCA juga turun naik. Kenaikan suku bunga terjadi untuk seluruh tenor, yakni menjadi tertinggi 1,50%. Perlu dicatat kenaikan bunga deposito rupiah dan valas mulai 1 Maret 2023.

Baca Juga: Update, Bunga Deposito Bank Danamon, Tertinggi 5%

Tertarik untuk simpan deposito di BCA? Beriku rinciannya :

Deposito Rupiah

Mata Uang

Suku Bunga (%pa) / Jangka Waktu (bulan)

1

3

6

12

IDR < 2M

3,66

4,00

2,50

2,00

IDR ≥ 2M - < 5M

3,66

4,00

2,50

2,00

IDR ≥ 5M - < 10M

3,66

4,00

2,50

2,00

IDR ≥ 10M - < 25M

3,66

4,00

2,50

2,00

IDR ≥ 25M - < 100M

3,66

4,00

2,50

2,00

IDR ≥ 100M

3,66

4,00

2,50

2,10

Deposito Valas

Mata Uang

Suku Bunga (%pa) / Jangka Waktu (bulan)

1

3

6

12

1,25

1,25

1,00

1,00

≥USD 150.000 -

1,50

1,75

1,50

1,50

≥USD 1.000.000 -

1,50

2,00

1,75

1,75

≥USD 10.000.000

1,50

2,25

2,00

2,00

SGD

0,10

0,10

0,10

0,10

HKD

0,00

0,00

0,00

0,00

GBP

0,00

0,00

0,00

0,00

AUD

0,75

0,75

0,75

0,75

JPY

0,00

0,00

0,00

0,00

EUR

0,00

0,00

0,00

0,00

CNH

0,25

0,25

0,25

0,25

Baca Juga: PermataBank Luncurkan Permata RDN Syariah Digital

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.

5 Hal yang Sebaiknya Dihindari biar Eksterior Rumah Lebih Tahan Lama

Ingin eksterior rumah Anda tetap keren dan tidak cepat ketinggalan zaman? Kenali 5 hal ini yang sebaiknya dihindari sejak awal.​

5 Kesalahan Dekorasi Ini Bikin Rumah Mahal Terlihat Murahan, Begini Penampakannya

Ini 5 kesalahan dekorasi yang bisa membuat rumah mahal terlihat murahan. Cek gorden, lampu, sakelar, dekorasi, dan aroma rumah.

Kebutuhan Keluarga Berubah, Konsep Hunian Multigenerasi Mulai Dilirik

LippoLand mengembangkan konsep Brentwood Villas sebagai hunian untuk keluarga multigenerasi dengan pembagian ruang yang sesuai kebutuhan.

Cara Bayar Google Play Pakai QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA dan BCA mobile

Bayar Google Play kini bisa dilakukan lewat QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA atau BCA mobile dengan langkah yang mudah.

Punya Harta Rp 247 Miliar di Usia 40-an, Kapan Waktu yang Pas untuk Berhenti Kerja?

Memiliki kekayaan ratusan miliar rupiah sebelum usia 50 tahun mungkin terdengar seperti titik akhir perjalanan finansial. ​

Mengurai Penyebab Rupiah Sempat Kembali Bertengger di Rp 18.000

Nilai rupiah terhadap dolar masih berfluktuasi dan menyentuh Rp18.000 per dolar AS imbas efek global dan permintaan valas yang tidak menentu.

BRI Punya BRImo Junior, Orang Tua Bisa Pantau Transaksi Anak

Kehadiran BRImo Junior menjadi bagian dari upaya BRI mengenalkan layanan keuangan sekaligus membangun kebiasaan mengelola uang sejak dini.

Harga Emas Dunia Stabil Setelah Spekulasi Kenaikan Bunga Fed Mereda

Harga emas hari ini ditopang penurunan yield obligasi AS dan pernyataan pejabat The Fed, yang meredakan spekulasi kenaikan lanjutan suku bunga.