M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Bitcoin di Atas US$ 120.000, Robert Kiyosaki Bilang Ini Saat Terbaik Menjadi Kaya

Bitcoin di Atas US$ 120.000, Robert Kiyosaki Bilang Ini Saat Terbaik Menjadi Kaya
Penulis: Muhammad Alief Andri  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Harga Bitcoin di atas US$ 120.000, investor kawakan Robert Kiyosaki mengatakan, ini saat terbaik untuk menjadi kaya.

"Kabar baik bagi mereka yang sudah memiliki Bitcoin," kata Kiyosaki di akun X-nya, Senin (14/7).

Kabar buruk bagi mereka yang, entah apa alasannya, tidak pernah "menarik pelatuknya". Mereka tidak memiliki apa-apa.

"Seperti yang saya peringatkan dalam status X saya sebelumnya, pigs get fat, hogs get slaughtered," ujar Kiyosaki.

Maksudnya, boleh saja mendapatkan keuntungan yang wajar (pigs get fat), tapi keserakahan atau ambisi yang berlebihan bisa mengakibatkan konsekuensi negatif, bahkan kehancuran (hogs get slaughtered).

Baca Juga: Ini Investasi Terbaik Saat Ini Menurut Robert Kiyosaki, Harganya Siap Meledak

"Saya membeli satu koin (Bitcoin) lagi dan menjadi lebih gemuk," ucap Kiyosaki.

Tapi, "Saya tidak akan membeli lagi, sampai saya tahu ke mana arah ekonomi," imbuh dia.

"Seberapa pun menggoda harga Bitcoin naik dari US$ 200.000 menjadi US$ 1 juta, saya tidak ingin menjadi hogs get slaughtered," ungkapnya.

Jika Anda belum mulai mendapatkan Bitcoin, Kiyosaki menyarankan, untuk memulai dari yang sangat kecil.

Baca Juga: Berhenti Bekerja Demi Uang: Cara Baru Membangun Kekayaan Menurut Robert Kiyosaki

Dia memberi peringatan: Warren Buffett kehabisan saham dan memiliki uang tunai senilai US$ 350 miliar. 

"Saya menduga, dia menunggu dunia runtuh. Kemudian, dia akan kembali dan membeli aset terbaik dengan uang tunai," katanya.

"Saatnya menjadi lebih pintar dan saat terbaik untuk menjadi kaya jika Anda cerdas, sabar, belajar, dan sadar," ujar Kiyosaki.

"Harap berhati-hati. Jutaan orang akan menjadi lebih miskin. Saya ingin Anda menjadi lebih kaya," tambah dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.