M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Berikut Deretan Rekomendasi Saham dan Strategi Investasi dari Siminvest (25/7)

Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguji batas kuat atas. Berikut proyeksi IHSG dan rekomendasi saham hari ini, Jumat, 25 Juli 2025 dari Sinarmas Sekuritas. 

Prediksi tim riset Siminvest untuk IHSG hari ini yaitu indeks mencoba resistance 7.583. Resistance selanjutnya di level 7.617.

Support terdekat 7.478– 7.354. Dynamic Support (7,071), diharapkan mampu menopang pergerakan IHSG.

IHSG ditutup menguat 0,83% pada perdagangan Kamis (24/07) dan ditutup di level 7. 531. IHSG melanjutkan penguatan paska penguatan hari sebelumnya.

Total transaksi tercatat sebesar Rp 16,42 triliun, lebih tinggi dibandingkan transaksi sebelumnya sebesar Rp 15,89 triliun. Sebanyak 302 saham tercatat naik, 308 saham turun, dan 192 saham stagnan.

Baca Juga: Cek Deretan Rekomendasi Saham Hari Ini (25/7) dari CGS International Sekuritas

Sementara pasar saham AS ditutup bervariasi pada perdagangan Kamis. Nasdaq dan S&P 500 naik masing-masing sebesar 0,18% dan 0,07%, sementara Dow Jones turun 0,70%.

Negosiasi dagang masih menjadi tema utama. AS dan Uni Eropa sedang membuat kesepakatan perjanjian perdagangan dengan diperkirakan akan menetapkan tarif dasar 15%. Perkembangan ini sedikit meredakan kekhawatiran seiring semakin dekatnya batas waktu 1 Agustus.

Selain itu, Tump membuat kejutan dengan berkunjung secara mendadak ke Federal Reserve dan tetap mendesak ketua The Fed untuk segera melakukan penurunan suku bunga.

Baca Juga: Berikut Deretan Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas untuk Hari Ini (25/7)

Rekomendasi saham

Pagi ini, Sinarmas Sekuritas atau yang dikenal dengan aplikasi Siminvest membagikan sejumlah rekomendasi saham lewat Morning Call. Namun, rekomendasi ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi ada di tangan masing-masing. 

Baca Juga: Bisa Dipertimbangkan, Rekomendasi Saham Buy on Weakness dari MNC Sekuritas (25/7)

Berikut rekomendasi saham dan strateginya untuk hari ini:

1. SSIA: SPECULATIVE BUY
Last price : 2.600
Target price : 2.730 – 2.850
Entry price : 2.460 – 2.610
Stop Loss : 2.340
Strategi:
SSIA, bertahan diatas Support 2.530, berpeluang mencoba Resistance 2.730 dan next Resistance 2.850. Namun, bila SSIA breakdown Support 2.530, berkemungkinan menguji Support 2.460 dan next Support 2.380. Baiknya batasi risiko bila SSIA bergerak melemah di bawah Support 2.380. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

2. ERAA: SPECULATIVE BUY
Last price : 525
Target price : 550 – 590
Entry price : 500 – 530
Stop Loss : 480Strategi:
ERAA, bertahan diatas Support EMA50 (510), berpeluang mencoba Resistance 550 dan next Resistance 590. Namun, bila ERAA breakdown Support EMA50 (510), berkemungkinan menguji Support 500 dan next Support 490. Baiknya batasi risiko bila ERAA melemah di bawah Support 490. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.

Rekomendasi mingguan

1. ERAL: HOLD
Last price : 394
Target price : 392 – 410
Entry price : 352 (15Juli)
Stop Loss : 344
Strategi:
ERAL, bertahan diatas Support 390, berpeluang mencoba Resistance 400 dan next Resistance 410. Namun, bila ERAL breakdown Support 390, berpeluang menguji Support 384 dan next Support 374. Batasi resiko bila ERAL bergerak melemah dibawah Support 350 Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.

2. TINS: HOLD
Last price : 1.070
Target price : 1.065 – 1.100
Entry price : 980 (25Juni)
Stop Loss : 925
Strategi:
TINS, bertahan pada EMA100 (1,070), berpeluang mencoba Resistance 1.100 dan next Resistance 1.135. Namun, bila TINS breakdown EMA100 (1,070), berpeluang menguji Support 1.045 dan next Support 1.010. Batasi risiko bila TINS bergerak melemah dibawah Support 955. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

3. ANTM: HOLD
Last price : 3.030
Target price : 3.300 – 3.420
Entry price : 2.900 (25Juni)
Stop Loss : 2.860
Strategi:
ANTM, bertahan pada EMA20 (3.030), berpeluang mencoba Resistance 3.070 dan next Resistance 3.160. Namun, bila ANTM breakdown EMA20 (3.030), berpeluang menguji Support 2.950 dan next Support 2.870. Batasi resiko bila ANTM bergerak melemah dibawah Support 2.870. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Downtrend.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.