M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Berdampak Pada Kesehatan, Hindari 5 Kesalahan Ini Saat Menggunakan Kipas Angin

Penulis: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Kipas angin merupakan salah satu alat elektronik yang banyak digunakan di rumah-rumah Indonesia untuk menyejukkan udara, di samping AC atau air conditioner.

Dibandingkan dengan AC, banyak orang yang memilih untuk menggunakan kipas angin di rumah karena harganya yang lebih terjangkau dan lebih hemat listrik.

Nah, supaya pemakaian kipas angin di rumah makin optimal, ada beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari saat menggunakannya.

Apa sajakah kesalahan yang dimaksud? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Baca Juga: Mengapa Udara di Rumah Bisa Terasa Panas? Berikut Penyebabnya

Menggunakan kipas angin untuk mendinginkan ruangan

Karena udara sejuk yang dihasilkannya, mungkin Anda mengira kipas angin dapat membantu mendinginkan ruangan. Padahal, fungsi utamanya bukan untuk itu, lo.

Dikutip dari Which, fungsi utama kipas angin adalah menggerakkan udara di suatu ruangan supaya sirkulasi atau aliran udara di ruangan tersebut menjadi lebih lancar. Hasilnya, udara akan terasa lebih segar dan tidak pengap, sehingga membantu menyejukkan tubuh.

Jadi, jangan gunakan kipas angin untuk mendinginkan ruangan jika Anda tidak ada di ruangan tersebut. Namun, coba tambahkan semangkuk es di depan kipas angin supaya udara yang ditiupkan terasa lebih sejuk.

Menyalakan kipas angin semalaman

Apakah Anda suka menyalakan kipas angin semalaman saat tidur? Jika ya, Anda perlu berhati-hati karena ada beberapa masalah kesehatan yang bisa muncul dari kebiasaan tersebut.

Melansir Healthline, kipas angin yang dibiarkan menyala semalaman akan membuat mulut, hidung, dan tenggorokan terasa kering.

Hal ini dapat memicu produksi lendir yang berlebihan, sehingga Anda bisa merasakan sakit kepala, hidung tersumbat, hingga radang tenggorokan saat bangun tidur.

Baca Juga: 6 Hal yang Bikin Rumah Gampang Berdebu, Rutin Bersihkan Yuk!

Mengarahkan kipas angin langsung ke tubuh

Mengarahkan kipas angin langsung ke tubuh memang dapat memberikan sensasi dingin dan sejuk secara instan.

Namun, kebiasaan ini juga dapat berdampak buruk pada kesehatan Anda, apalagi jika dilakukan dalam jangka waktu lama.

Selain membuat hidung dan mulut terasa kering, kipas angin yang mengalirkan udara terus-menerus akan membuat otot-otot di tubuh Anda menjadi kaku atau kram. Jadi, tubuh Anda bisa terasa kurang nyaman.

Untuk mengatasi masalah tersebut, letakkan kipas angin supaya mengarah ke tempat lain, tapi Anda masih bisa merasakan anginnya.

Baca Juga: Trik Menggunakan AC Supaya Tidak Boros Listrik, Simpel Loh!

Tidak membersihkan ruangan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kipas angin bekerja dengan cara memutar dan mengalirkan udara ke seluruh ruangan. Artinya, debu dan kotoran yang terkumpul di udara juga akan ikut mengalir sehingga dapat memicu alergi.

Jadi, jika Anda rentan terhadap alergi debu, selalu bersihkan rumah secara rutin untuk mengurangi risiko debu yang beterbangan ke udara saat menggunakan kipas angin di rumah.

Jarang membersihkan kipas angin

Tak hanya rumah yang dibersihkan, tapi kipas angin yang Anda gunakan juga perlu dibersihkan secara rutin.

Jika diperhatikan, bagian-bagian kipas angin akan terlihat kotor dan berdebu setelah digunakan dalam jangka waktu tertentu. Hal ini tentu tidak boleh dibiarkan, sebab debu-debu tersebut dapat beterbangan ke udara ketika kipas angin dinyalakan.

Oleh karena itu, pastikan Anda membersihkan kipas angin secara rutin. Lepas bagian-bagian kipas dengan hati-hati, lalu lap dengan kain bersih dan air untuk membersihkannya dari debu.

Itulah beberapa kesalahan yang kerap terjadi saat menggunakan kipas angin. Semoga penjelasan di atas bermanfaat untuk Anda!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Inovasi Cokelat Rasa Rendang Supaya Bisa Langsung Nendang ke Pasar Global

Upaya Terve Chocolate bisa menembus pasar global dengan menampilkan rasa cokelat yang punya cita rasa Nusantara.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/10), Hujan Lebat Masih Turun di 4 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 22 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 38°C.

Melepas Penat di Pulau Dewata, Dari Mendaki Gunung Batur Hingga Melukat di Ubud

Data Airbnb yang menunjukkan, nature dan outdoor menjadi kategori Experience paling populer di Bali.  

Cerah di Semua Wilayah, Cek Cuaca Yogyakarta Besok (22/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah DIY cerah pada Kamis (22/10). Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Yogyakarta.  

Ebola Bundibugyo Menyebar di 5 Negara, Afrika dalam Tingkat Kesiapsiagaan Tinggi

Nigeria menjadi negara kelima yang mendeteksi Ebola Bundibugyo sejak wabah penyakit ini dinyatakan terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Hujan Ringan Akan Turun di Wilayah Ini, Cek Cuaca Jawa Tengah Besok (22/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 36°C.  

Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/10) Didominasi Udara Kabur, Suhu Mencapai 37°C

Cuaca Sumatera Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu di sejumlah daerah berpotensi mencapai 37°C. Simak prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan Petir Wilayah Ini, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (22/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Pasaman Barat pada Kamis (22/10). Sejumlah daerah lain berpotensi hujan ringan dan udara kabur.

Menekan Limbah Tekstil, Setali Indonesia Dorong Pengolahan dan Daur Ulang Pakaian

CEO Setali Indonesia, Gema Minang mengungkapkan bahwa meningkatnya daya beli masyarakat turut mendorong konsumsi pakaian.