M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Begini Cara Membuat Pupuk Organik Cair yang Mudah dan Murah

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Pupuk organik dapat berbentuk cair dan padat. Keduanya dapat dibuat sendiri dengan bahan dasar alami yang ada di rumah. Dalam bentuk cair, pupuk organik yang dibuat melalui proses fermentasi sehingga menghasilkan larutan hasil pembusukan. Pupuk organik cair atau POC ini terdiri dari mikroorganisme yang berperan penting dalam membantu pertumbuhan tanaman.

Dilansir dari cybex.pertanian.go.id, pembuatan pupuk organik cair ini berasal dari bahan organik makhluk hidup, seperti tumbuh-tumbuahan yang sudah tidak digunakan lagi, sayur-sayuran yang tidak layak dikonsumsi, hewan laut yang sudah basi, dan lain-lain. Dalam hal ini, sampah rumah tangga sangat berpotensi untuk dijadikan pupuk organik cair.

Pupuk organik cair dari bahan-bahan alami ini dapat berupa larutan MOL (Mikro Organisme Lokal). Dilansir dari Wikipedia.org, larutan MOL adalah larutan hasil fermentasi yang berbahan dasar dari berbagai sumber daya yang tersedia setempat. Larutan ini dapat dibuat dengan memanfaatkan limbah rumah tangga, misalnya sisa-sisa tanaman seperti bonggol pisang, gedebog pisang, buah nanas, jerami padi, sisa sayuran, nasi basi, dll.

Baca Juga: Metode Pemberian Pupuk yang Baik Pada Tanaman

Cara membuatnya, Anda hanya perlu melarutkan 3 jenis komponen, yakni karbohidrat (air cucian beras, singkong, nasi bekas, dan sebagainya yang mengandung karbohidrat), glukosa (gula pasir, gula merah, atau gula jenis lain yang dicairkan), dan sumber bakteri (kotoran hewan atau bahan-bahan organik yang telah busuk).

Misalnya, Anda ingin  membuat POC dari nasi basi. Anda membutuhkan paling tidak sebanyak 1 kg nasi basi, letakkan di dalam toples hingga 5 hari hingga nasi berwarna oren kekuningan. Jauhkan dari matahari agar nasi tidak kering.

Nasi basi yang sudah berjamur, ditambahkan gula dengan perbandingan 1 liter air dan 5 sendok makan gula pasir. Kemudian, aduk hingga adonan menjadi rata dan tutup selama 2 hari. Gula ini berfungsi sebagai makanan untuk perkembangan mikroorganisme pada nasi, sedangkan nasi basi sebagai starter pupuk cair.

Setelah dua hari, toples dibuka sambil dikocok agar nasi dan gula tercampur rata. Pada proses pengocokkan larutan, tutup toples dan buka sesekali untuk mengeluarkan gas dan tekanan pada hasil fermentasi. Selanjutnya, saring dan masukkan ke dalam botol. Pupuk organik cair siap digunakan.

Baca Juga: Ini yang Terjadi Bila Menggunakan Pupuk Kimia Berlebihan

Kelebihan penggunaan pupuk organik cair ini adalah tidak menyebabkan kerusakan tanah dan tanaman, meski sering digunakan. Selain itu, juga mengandung hormone perangsang pertumbuhan tanaman, lebih mudah diserap tanaman, dan menghentikan pertumbuhan mikroba pengganggu pada tanaman, terutama pada daun dan batang.

Sayangnya, pupuk organik cair ini tak bisa dijadikan sebagai pupuk utama. Anda tetap memerlukan pupuk organik padat sebagai pupuk utama. Sebab, pupuk padat lebih lama tersimpan di dalam tanah daripada pupuk cair.

Pupuk cair dapat disemprotkan langsung pada bagian daun dan batang karena bisa menyerap pupuk langsung lewat pori-porinya. Akan tetapi, Anda harus hati-hati dalam mengaplikasikannya pada daun dan batang. Jika berlebihan, ini akan membunuh tanaman karena overdosis. Ketepatan takaran harus benar-benar diperhatikan.

Selanjutnya: Ini Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Pupuk Organik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Anomali, Suhu di Indonesia Selama September 2026 Lebih Panas Hampir 1°C

BMKG mencatat, Indonesia mengalami anomali suhu selama September 2028. Suhu udara di negara kita lebih panas dibanding rata-rata.

Dorong Wisman Jajaki Destinasi Domestik Via Garuda Indonesia Stopover Program

Garuda Indonesia Stopover Program diperkenalkan untuk memperluas kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai destinasi di Indonesia.

Cuaca Jawa Tengah Besok (6/10) dan Lusa: Berawan di Hampir Semua Wilayah, Suhu 36°C

BMKG prakirakan cuaca wilayah Jawa Tengah pada 6-7 Oktober didominasi berawan, dengan suhu mencapai 36 derajat Celsius di sejumlah daerah.

Konsultasi ke Psikolog Bahas Apa Saja? Ini Topik yang Paling Banyak Dibicarakan

Beragam persoalan bisa dibawa ke psikolog, mulai dari persoalan emosi dan hubungan keluarga hingga terjadinya depresi dan kecemasan.

Cuaca Jawa Timur Besok (6/10) dan Lusa: Berawan Mendominasi, Suhu Tembus 37°C

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur besok (6/10) dan lusa (7/10) didominasi berawan dan udara kabur, tanpa hujan.

Mayoritas Cuaca Jawa Barat Besok (6/10) Diprediksi Berawan, Tapi Ada Potensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat pada 6-7 Oktober didominasi berawan, dengan sejumlah wilayah berpotensi hujan.  

Hampir Seluruh Wilayah Diguyur Hujan, Cek Cuaca Sumatera Utara Besok (6/10)

BMKG memprakirakan hampir seluruh wilayah Sumatera Utara hujan besok (6/10). Hujan sedang diprediksi terjadi di Labuhanbatu dan Dairi.

Semua Wilayah Diprediksi Cerah, Pantau Cuaca Yogyakarta Besok (6/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah Yogyakarta cerah besok (6/10). Suhu udara berada di kisaran 23–32 derajat Celsius.

Ramalan Cuaca Sumatra Selatan Besok (6/10) Didominasi Udara Kabur. Suhu Tembus 37°C

Cuaca Sumatra Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu udara mencapai 37 derajat Celsius di empat wilayah. SImak tiap wilayah.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (6/10), Hujan Lebat Mengguyur 9 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Selasa 6 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.