M O M S M O N E Y I D
HOME

Bahaya, Ini Akibatnya Jika Sering Duduk Terlalu Lama

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Duduk terlalu lama mungkin menjadi suatu hal yang remeh di mata sebagian orang. Meskipun begitu, fakta justru mengatakan sebaliknya.

Duduk dengan durasi yang lama ternyata tidak boleh dianggap sepele. Pasalnya, berbagai risiko kesehatan siap menyerang siapa saja yang dalam kesehariannya lebih banyak duduk dan jarang melakukan aktivitas lain.

Sebuah lembaga medis bernama Mayo Clinic pernah menunjukkan fakta tentang duduk terlalu lama. Dalam laporannya, Mayo Clinic mengungkapkan bahwa semakin lama seseorang duduk maka semakin besar pula kemungkinan bagi orang tersebut untuk mengalami kematian dini. Tak hanya itu, penyakit kardiovaskuler, kanker, dan diabetes tipe 2 pun akan mudah menyerang.

Baca Juga: Bahan-Bahan Alami yang Sebaiknya Tidak Diaplikasikan ke Wajah

Adapun risiko kesehatan lain dari duduk dengan durasi yang terlalu lama adalah sebagai berikut:

Melemahkan Otot

Ketika duduk, maka otot pun otomatis tidak terpakai. Hal tersebut mampu membuat otot mengalami pelemahan.

Saat tubuh duduk dengan frekuensi yang terlalu sering, maka otot pinggang akan kaku sehingga kemampuan mobilitasnya pun ikut berkurang.

Gangguan pada Leher dan Tulang Belakang

Leher dan tulang belakang menjadi bagian tubuh yang juga merasakan efek negatif dari duduk berlebihan. Dengan terlalu lama duduk, maka tekanan pada tulang belakang sekaligus cakram yang menyusunnya pun akan ikut bertambah.

Perlu diingat pula bahwa gangguan kesehatan pada leher dan tulang belakang akan semakin buruk kondisinya jika posisi duduk yang dilakukan tidak benar.

Gangguan pada Kaki

Sirkulasi darah pada kaki akan terhambat ketika seseorang terlalu banyak duduk.

Jika sudah begitu, darah pun akan otomatis berkumpul di sekitar pergelangan kaki. Darah yang berkumpul di pergelangan kaki tersebut kemudian akan menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan.

Adapun masalah kesehatan akibat terhambatnya sirkulasi darah pada kaki meliputi bengkak pergelangan kaki, varises, hingga gumpalan darah yang membahayakan.

Baca Juga: Mengelola Perasaan Stres Menggunakan Jam Tangan Pintar Fitbit Sense

Meningkatkan Risiko Obesitas

Tanpa disadari, duduk yang terlalu lama dapat memicu keinginan untuk makan berlebihan. Jika hal ini terus-menerus terjadi dan dibiarkan, maka berat badan pun akan mudah bertambah.

Semakin lama, berat badan yang terus bertambah akan berujung overweight. Ketika berat badan sudah melampaui batas normal dan tidak diimbangi dengan upaya olahraga, risiko obesitas pun akan meningkat.

Menurunkan Kemampuan Otak

Saat seseorang lebih banyak duduk dibandingkan melakukan hal lain, maka asupan darah dan oksigen yang didapatkan otak pun akan begitu minim.

Otak yang kurang menerima asupan darah dan oksigen akan mengalami penurunan kemampuan. Penurunan kemampuan otak dapat memperlambat fungsi otak sehingga pikiran akan sulit untuk fokus.

Ketika kemampuan otak menurun, tubuh pun akan mudah merasa lelah.

Itulah berbagai masalah kesehatan yang besar kemungkinan akan dialami oleh orang yang sering duduk dengan durasi terlalu lama.

Untuk meminimalkan efek buruk akibat terlalu lama duduk karena bekerja, Moms bisa beranjak sejenak dari tempat duduk untuk melakukan aktivitas lain seperti berjalan-jalan atau mengambil minuman di dapur. Selain itu, melakukan peregangan tubuh selama 5-10 menit setiap 2-3 jam sekali pun menjadi ide bagus untuk Moms terapkan di sela-sela waktu bekerja.

Selanjutnya: Bikin Minuman Pelengkap Workout Sendiri Yuk, Moms!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Waspada Udara Kabur, Pantau Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Kamis (23/7)

​BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa (21/7) didominasi berawan. Sejumlah wilayah diprediksi mengalami cuaca kabur.

Ramalan Zodiak Besok Kamis 23 Juli 2026: Leo Bersinar, Gemini Lebih Teliti

Yuk cek ramalan zodiak besok Kamis 23 Juli 2026, simak prediksi karier, cinta, keuangan, dan kesehatan semua zodiak.

Arus Dana ke ETF Bitcoin Berbalik Positif, Sinyal Bitcoin akan Bangkit?

Perubahan arus dana ETF kerap menjadi salah satu indikator untuk membaca arah sentimen institusi. Simak maknanya bagi prospek Bitcoin!

4 Perbedaan Donat Kentang dan Donat Biasa yang Wajib Diketahui Pecinta Baking

Bingung membedakan donat kentang dengan donat biasa? Inilah 4 perbedaan donat kentang dan donat biasa yang wajib Anda tahu.

4 Sayuran yang Sebaiknya Tidak Dimasak Terlalu Matang agar Nutrisinya Terjaga

4 sayuran yang sebaiknya tidak dimasak terlalu matang. Wajib tahu, berikut MomsMoney bagikan informasinya.

Jangan Asal Beli Emas! Cek Dulu Selisih Harga Jual dan Buyback Hari Ini

Semakin kecil spread, umumnya semakin cepat peluang untuk mendapatkan cuan saat menjual kembali emas.

Berburu Kendaraan di GIIAS 2026, Astra Financial Siapkan Promo Kredit

​Astra Financial menghadirkan berbagai promo pembiayaan mobil, motor, hingga perlindungan asuransi selama GIIAS 2026.

Harga Buyback Emas Kompak Naik: Antam Melejit Rp 54.000, Galeri 24 Masih Tertinggi

Harga buyback emas hari ini naik pada seluruh merek logam mulia. Kenaikan buyback terbesar terjadi pada Antam. Cek selengkapnya di sini!

Bukan Sekadar Kasur, Produk AI Ini Bisa Mengikuti Perubahan Posisi Tidur

​DeRUCCI memperkenalkan kasur pintar yang dapat menyesuaikan tingkat kenyamanan sesuai posisi tubuh pengguna.

Harga Emas Dunia Naik Dua Hari, Morgan Stanley Prediksi Emas ke US$ 4.450

Pasar mengabaikan faktor perang AS-Iran. Morgan Stanley memperkirakan harga emas mencapai US$ 4.450 per troi ons pada kuartal keempat.