M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apa Itu Sindrom Kaki Gelisah? Ini Penjelasan Lengkapnya Moms

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah penjelasan tentang penyakit sindrom kaki gelisah yang perlu Anda ketahui, biar bisa mendeteksi lebih dini dan mengatasinya dengan tepat.

Sindrom kaki gelisah atau penyakit Willis-Ekbom adalah penyakit saraf yang ditandai dengan sensasi tidak menyenangkan pada kaki. 

Hal ini yang biasanya menimbulkan dorongan kuat untuk menggerakkan dan menghentakkan kaki. 

Sensasi tersebut bisa berupa rasa gatal, geli, kesetrum, kesemutan, nyeri, kram, atau seperti ada serangga sedang merayap di bawah kulit. 

Kondisi ini biasanya terjadi ketika penderitanya sedang istirahat, terutama di malam hari, sehingga dapat mengurangi waktu dan kualitas tidur. 

Merangkum dari Mayo Clinic, gejala-gejala yang dialami penderita sindrom kaki gelisah antara lain: 

Baca Juga: Kenali 5 Manfaat Kacang Tolo untuk Kesehatan, Bisa Mengontrol Gula Darah

1. Sensasi tersebut biasanya dimulai setelah berbaring atau duduk dalam waktu lama, seperti di dalam mobil, pesawat terbang, atau gedung bioskop. 

2. Merasa lega setelah menggerakan kaki. Sensasi sindrom kaki gelisah akan berkurang dengan gerakan, seperti peregangan, menggoyangkan kaki, mondar-mandir atau berjalan. 

3. Memburuknya gejala di malam hari. Gejala terjadi terutama di malam hari. 

4. Kaki berkedut di malam hari atau disebut gerakan tungkai periodik tidur, yang menyebabkan kaki bergerak dan menendang sesepanjang malam meski sedang tertidur. 

Pusat Kesehatan Amerika Serikat menyatakan, ada 4 kriteria yang menandakan sindrom kaki gelisah, yaitu: 

1. Pasien merasakan dorongan kuat untuk selalu menggerakkan tungkai kaki atau lengan (meskipun tanpa sensasi tertentu pada lengan dan kaki). 

2. Sensasi yang dirasakan biasanya dapat hilang dengan melakukan suatu aktivitas. 

3. Sensasi yang dirasakan biasanya memburuk saat sedang istirahat. 

4. Gejala yang dirasakan memburuk pada waktu malam. 

Hingga saat ini, belum ada pengobatan khusus yang menyembuhkan sindrom kaki gelisah.

Penanganannya hanya bertujuan untuk membantu meredakan gejala penderitanya. 

Baca Juga: Waspadai, 5 Penyebab Kanker Darah pada Anak yang Perlu Diketahui

Berikut adalah beberapa penanganan yang bisa dilakukan untuk meringankan sindrom kaki gelisah: 

1. Terapkan gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, mengurangi minuman beralkohol dan kafein, serta berhenti merokok. 

2. Kompres kaki dengan air dingin dan air hangat secara bergantian, serta mandi atau berendam air hangat 

3. Lakukan pijat kaki dan akupuntur untuk meringankan gejala sekaligus memperbaiki kualitas tidur. 

4. Tidurlah dengan cukup dan teratur, setidaknya 7 jam setiap malam. 

5. Olahraga secara rutin dan kelola stres dengan baik. Pilihan olahraga yang bisa dilakukan, yaitu jalan pagi dan jogging. 

6. Lakukan relaksasi dengan meditasi, yoga, dan latihan pernapasan secara berkala. 

7. Konsumsi suplemen tambahan, seperti suplemen zat besi dan vitamin D. 

Itulah penjelasan tentang penyakit sindrom kaki gelisah yang perlu Anda ketahui agar bsia mendeteksi lebih dini dan mengatasinya dengan tepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

BMKG: El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Datang Terlambat dan Lebih Singkat

BMKG memprediksikan, awal musim hujan periode 2026-2027 di 529 Zona Musim atau 61,08% wilayah Indonesia akan mengalami kemunduran. 

4 Warna Beige Benjamin Moore untuk Rumah yang Terasa Hangat dan Modern

Inilah 4 warna beige Benjamin Moore pilihan desainer ini untuk rumah yang hangat dan modern, lengkap dengan tips biar interior krem tidak monoton.  

6 Kebiasaan Pagi biar Rumah Tetap Rapi Tanpa Buang Waktu Banyak

Ini 6 kebiasaan pagi untuk menjaga rumah tetap rapi, nyaman, dan teratur tanpa menghabiskan banyak waktu sebelum beraktivitas.

Widget myBCA dan Numpad Input Ribuan Bikin Transaksi QRIS Lebih Praktis

Widget myBCA dan Numpad Input Ribuan memudahkan akses fitur serta pengisian nominal QRIS agar transaksi harian terasa lebih praktis.

7 Cara Ubah Pendapatan Biasa Menjadi Aset Jangka Panjang untuk Masa Depan

Ubah pendapatan biasa menjadi aset jangka panjang lewat 7 cara sederhana, dari mengelola uang, investasi, utang, bisnis hingga dana darurat.  

IHSG Anjlok 1,69% Jelang Keputusan BI, Waspada Volatilitas Tinggi

Investor perlu tetap berhati-hati, tanpa bereaksi berlebihan terhadap pergerakan jangka pendek.     

Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026: Tim Putra Indonesia Susul Tim Putri ke Semifinal

Hasil Bulu Tangkis Beregu Asian Games 2026 babak perempat final, Selasa (22/9), Tim Putra Indonesia menyusul Tim Putri ke semifinal.

Diluncurkan Sejak 2019, Begini Capaian QRIS dari Domestik hingga Rambah Mancanegara

Begini perkembangan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ​sejak diluncurkan tahun 2019.    

Bitcoin Tembus US$ 87.000, Ini Katalis yang Mendorong Penguatan

Arus dana institusional, perkembangan regulasi aset digital AS, dan turunnya harga minyak menjadi sejumlah katalis penguatan Bitcoin.

Peringatan Dini Cuaca Besok (23/9), Hujan Sangat Lebat Masih Turun di Provinsi Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu 23 September 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi ini.