M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Anak Anda Suka Berargumen? Begini Tips untuk Meresponsnya dengan Tepat

Anak Anda Suka Berargumen? Begini Tips untuk Meresponsnya dengan Tepat
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Salah satu momen paling membahagiakan bagi sebagian besar orang tua adalah melihat anaknya mampu berbicara dengan lancar. Namun, apa jadinya jika anak justru tumbuh menjadi sosok yang suka mematahkan perkataan orang tua dengan argumen?

Ketika harus berhadapan dengan anak yang gemar membantah dan berargumen, kebanyakan orang dewasa tentu cenderung merasa kesulitan untuk mengendalikan amarahnya. Alhasil, mereka bisa dengan mudah meninggikan suaranya dan memerintahkan si anak untuk diam. Faktanya, pendekatan seperti itu tidak akan pernah menyelesaikan masalah.

Pada dasarnya, perilaku argumentatif pada anak tidak dipengaruhi oleh perasaan permusuhan, kebencian, atau rasa dendam. Justru, berargumen atau berdebat adalah cara bagi anak untuk terus menguji dan mendorong batasannya. Namun, dalam beberapa kasus, kebiasaan berargumen pada anak bisa juga mencerminkan keterampilan berkomunikasi mereka yang tergolong buruk.

Baca Juga: Bagus untuk Masa Depan Anak, Ini 7 Tips Memelihara Rasa Ingin Tahu dalam Diri Anak

Lalu, bagaimana cara yang tepat untuk merespons anak yang suka berargumen? Berikut 4 tipsnya sebagaimana dilansir dari ParentCircle.

1. Dengarkan anak Anda

Sering kali, seorang anak menggunakan argumen untuk memaksakan pendapatnya. Anak yang kerap berargumen biasanya kerap melakukannya karena mereka tidak yakin apakah pendapatnya akan didengarkan atau dipertimbangkan. Jadi, selagi anak Anda menyampaikan argumennya, cobalah untuk mendengarkan dengan sabar setiap perkataan anak guna meyakinkan mereka bahwa kekhawatirannya akan dihargai dan ditanggapi dengan serius oleh Anda.

Dengan begini, Anda akan membantu anak untuk mengemukakan pikirannya dengan tenang.

2. Tawarkan pilihan

Kebanyakan orang tua cenderung mengabaikan pandangan anaknya dan memaksakan pendapat pribadinya kepada anak. Padahal, sikap yang semacam itu bisa mendorong anak untuk meninggikan suaranya dan menyampaikan pendapatnya dengan menggunakan argumen.

Alih-alih mengabaikan apapun yang dikatakan oleh anak Anda, lebih baik tawarkanlah mereka pilihan. Ini akan bekerja tidak hanya pada anak melainkan juga Anda. Meskipun menawarkan pilihan bisa membuat anak merasa bahwa mereka memiliki berbagai pilihan untuk dipilih, namun cara ini akan memungkinkan Anda untuk mempertahankan kendali karena Anda lah pihak yang memutuskan opsi apa saja yang akan diberikan kepada anak.

Adapun manfaat lain dari menawarkan pilihan kepada anak yaitu meningkatkan motivasi, meningkatkan perhatian atau perilaku saat mengerjakan tugas, meningkatkan pembelajaran, meningkatkan sosialisasi, dan mengurangi perilaku yang menantang.

3. Jelaskan alasannya

Tak jarang, para orang tua mengadopsi sikap “saya tahu apa yang terbaik untuk kamu” ketika berurusan dengan anak mereka. Bahkan, orang tua dengan kepedulian yang rendah semacam itu lebih memilih untuk tidak menjelaskan kepada anaknya tentang alasan mengapa mereka mengambil atau memaksakan keputusan tertentu. Akibatnya, anak tidak pernah bisa memahami logika di balik keputusan orang tuanya dan lebih memilih untuk menggunakan argumen.

Moms, apabila Anda ingin anak Anda bisa menerima keputusan yang telah Anda buat tanpa mengeluarkan argumen, maka Anda perlu menjelaskan kepada mereka terkait alasan yang mendorong Anda untuk mengambil keputusan tersebut.

4. Tetapkan aturan dan konsekuensi

Tergantung pada usia anak, tetapkanlah aturan untuk diikuti oleh anak Anda dan konsekuensi apa yang akan mereka dapatkan jika melanggar aturan. Ingat-ingat bahwa aturan yang Anda buat haruslah masuk akal dan konsekuensinya pun harus bisa ditegakkan. Sebisa mungkin, jelaskan tentang aturan dan konsekuensi tersebut kepada anak Anda dengan jelas.

Ingat juga bahwa anak Anda yang suka berargumen akan mencoba masuk ke dalam pertengkaran setelah mereka melanggar aturan dan takut menghadapi konsekuensinya. Selama situasi seperti itu berlangsung, berusahalah untuk tidak bernegosiasi. Sebagai gantinya, peringatkan anak Anda jika mereka tidak mau berhenti berdebat, maka Anda akan secara terpaksa meningkatkan konsekuensinya.

Moms, berargumen bagi anak bisa menjadi cara yang efektif menurut mereka untuk mencoba merebut kekuasaan dari orang dewasa khususnya orang tua. Oleh sebab itu, Anda sebagai orang tua harus ingat untuk tidak mencoba masuk ke dalam perebutan kekuasaan tersebut. Lebih baik, gunakan otoritas Anda untuk membuat anak mengikuti aturan yang telah ditetapkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Daftar Negara dengan PPN Tertinggi Di Dunia dan Pengaruhnya ke Biaya Hidup

Simak daftar negara dengan PPN tertinggi di dunia dan pahami dampaknya terhadap harga barang serta daya beli Anda maupun masyarakat global.  

Karier Anda Bisa Aman! Paklaring Sah Jamin Klaim JHT dan Kredit Lancar

Paklaring sering dibutuhkan saat pindah kerja dan urus hak karyawan. Simak fungsi, manfaat, dan contoh paklaring yang benar ini, ya.  

7 Kebocoran Finansial yang Sering Menghambat Kekayaan Tanpa Disadari

Simak yuk, kebiasaan kecil yang tampak normal ternyata bisa jadi kebocoran finansial dan menghambat kekayaan Anda pelan-pelan.

Jeda Digital Penting! Cara Mudah Buat Ruang Analog di Rumah, Lepas Layar

Yuk cek cara membuat ruang analog di rumah Anda agar lepas dari layar, pikiran lebih fokus, dan hidup terasa lebih seimbang setiap hari.

3 Warna Cat Kamar Tidur yang Sebaiknya Dihindari agar Tidur Lebih Berkualitas

Simak yuk, berikut warna cat kamar tidur yang sebaiknya dihindari agar ruang istirahat terasa lebih nyaman dan mendukung tidur nyenyak.  

Desain Rumah Modern Bisa Terlihat Kuno! Hindari Kesalahan Penataan Permadani Ini

Permadani klasik kembali tren di 2026, ini cara menatanya agar rumah terasa hangat, berkarakter, dan cocok untuk gaya hidup modern, yuk simak.

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Rabu 11 Februari 2026, Aktif Berbagai Ide

Berikut ramalan keuangan dan karier 12 zodiak besok Rabu 11 Februari 2026, cek peluang kerja, strategi tim, dan arah rezekimu.  

Ada Diskon 30%, KAI Siapkan 1,2 Juta Kursi Selama Angkutan Lebaran

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan lebih dari 1,2 juta tempat duduk yang mendapat diskon 30% untuk angkutan Lebaran. 

Mudik Lebaran 2026, Indonesia AirAsia Siapkan Diskon Mulai 17%

Penawaran ini berlaku untuk periode pembelian tiket 10 Februari - 29 Maret 2026 dengan keberangkatan 14 - 29 Maret 2026.​

Tidak Hanya Belanja, IKEA Hadirkan Aktivitas Seru Bersama Keluarga

Pengunjung IKEA bisa mengikuti games mencari voucher, mendapat makanan gratis dan aktivitas anak yang seru.