M O M S M O N E Y I D
Keluarga

7 Penyebab Anak Jadi Pemalas, Orang Tua Wajib Tahu!

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Ada 7 penyebab anak jadi pemalas yang wajib orang tua ketahui. Simak informasi selengkapnya di sini, Moms.

Anak-anak yang tampak malas tentu menjadi perhatian tersendiri bagi orang tua atau guru mereka di sekolah. Tak jarang, anak dengan label malas dikaitkan dengan cacat karakter.

Meski begitu, ada banyak alasan di balik anak-anak yang malas. Bahkan, dari banyaknya alasan yang ada, hanya sedikit yang kemungkinan diketahui.

Supaya rasa malas pada anak dapat diatasi dengan tepat, maka cara pertama yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi asal kemalasan pada diri anak.

Baca Juga: 5 Manfaat Akupuntur Wajah, Ampuh Atasi Jerawat dan Kulit Kusam

Melansir Parenting For Brain, berikut beberapa penyebab anak jadi pemalas yang harus diketahui oleh para orang tua.

1. ADHD

Penyebab anak jadi pemalas yang pertama adalah ADHD.

ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) adalah salah satu gangguan perkembangan saraf yang paling umum. Anak-anak dengan ADHD atau yang memiliki gejala ADHD cenderung mengalami kesulitan untuk fokus. Gejala ADHD pada anak yang tidak diobati dapat memengaruhi kemampuan dan motivasi mereka untuk belajar.

Ketika ADHD pada anak-anak tidak terdiagnosis dengan baik, kemungkinan besar mereka akan tampak tidak termotivasi dan terlihat seperti anak yang malas.

2. Masalah tidur

Penyebab anak jadi pemalas yang kedua adalah masalah tidur.

Kurang tidur bisa membuat seorang anak terlihat malas dan tidak termotivasi. Ketika anak tidak cukup istirahat di malam hari, mereka akan merasa lelah di siang hari dan kurang memiliki motivasi untuk berprestasi. Pasalnya, tidur mampu mendukung konsolidasi memori deklaratif dan apabila anak kurang tidur maka pembelajaran serta kinerja akademik mereka akan terganggu.

Adapun kurang tidur pada anak bisa disebabkan oleh penggunaan perangkat elektronik sehingga anak akan cenderung menunda waktu tidur dan kualitas tidur mereka akan menurun akibat paparan cahaya biru yang dihasilkan oleh perangkat elektronik yang digunakan.

3. Depresi

Penyebab anak jadi pemalas yang ketiga adalah depresi.

Anak-anak yang menderita depresi cenderung mengalami penurunan motivasi dan energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Salah satu gejala umum dari depresi adalah insomnia. Dan, sekitar 90% pasien dengan depresi mengeluh bahwa mereka memiliki masalah tidur. Oleh sebab itu, anak yang mengalami insomnia akibat depresi akan tampak malas dan tidak tertarik pada apapun termasuk tugas sekolah.

4. Stres

Penyebab anak jadi pemalas yang keempat adalah stres.

Stres adalah demotivasi utama. Saat anak-anak sedang stres, kadar dopamin yang ada pada otak mereka pun menurun sehingga anak akan mudah merasa tidak termotivasi dan malas untuk melakukan apapun.

Penyebab stres pada anak-anak tentu bervariasi. Beberapa di antaranya adalah kematian anggota keluarga, bencana alam, perceraian orang tua, pertengkaran orang tua, pindah rumah, dan pertengkaran sesama teman.

Baca Juga: Kisah Perempuan Adat Papua Barat Bertani Pala yang Kini Diburu Industri Parfum

5. Kurangnya kompetensi

Penyebab anak jadi pemalas yang kelima adalah kurangnya kompetensi.

Umumnya, setiap orang termasuk anak-anak tidak dapat dimotivasi untuk terlibat dalam aktivitas yang dirasa tidak dapat mereka kuasai.

Anak yang tidak memiliki keterampilan atau tidak percaya diri bahwa mereka dapat menguasai suatu bidang misalnya mata pelajaran tertentu di sekolah cenderung tidak akan termotivasi untuk mempelajarinya sehingga terkesan sebagai anak yang malas.

6. Hubungan orang tua-anak tidak dekat

Penyebab anak jadi pemalas yang keenam adalah hubungan orang tua-anak tidak dekat.

Hubungan antara orang tua dan anak yang dekat, hangat, dan suportif sangatlah bermanfaat untuk membangun motivasi belajar anak

Sebaliknya, hubungan orang tua-anak yang tegang dan jauh dapat menyebabkan stres bagi seorang anak serta mampu membuat mereka merasa kehilangan motivasi untuk melakukan banyak hal.

7. Kontrol orang tua yang berlebihan

Penyebab anak jadi pemalas yang terakhir adalah kontrol orang tua yang berlebihan.

Otonomi merupakan motivator terpenting yang dapat menginspirasi seseorang untuk bertindak. Otonomi adalah rasa kontrol yang dimiliki individu mengenai aktivitas mereka sendiri. Anak-anak yang terlibat dalam pembelajaran tanpa paksaan atau tekanan dari luar akan menjadi pembelajar yang cenderung lebih termotivasi.

Sementara, orang tua yang terlalu mengontrol anak-anak dalam proses belajar berpotensi untuk melemahkan semangat mereka. Karena, anak akan merasa terpaksa belajar padahal belum tentu mereka menginginkannya.

Dengan begitu, kontrol berlebihan dari orang tua dapat menurunkan motivasi belajar anak dan membuat mereka menjadi tidak bersemangat sekaligus terlihat malas.

Itulah 7 penyebab anak jadi pemalas. Apabila rasa malas anak Anda datang dari hal-hal berkenaan dengan psikologis, maka Anda bisa meminta bantuan profesional jika permasalahan tersebut berlangsung berkepanjangan.

Namun, jika penyebab rasa malas anak datang dari Anda sendiri, maka jangan ragu untuk melakukan evaluasi dan perbaikan, ya. Semoga bermanfaat!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Money Dysmorphia: Saldo Ratusan Juta Tapi Tetap Merasa Miskin, Ini Faktanya

Punya saldo ratusan juta tapi Anda tetap merasa miskin? Kenali money dysmorphia, penyebab, tanda, dan cara mengatasinya.​

Jangan Terlambat! Kenali 6 Cara Merawat Jantung agar Tetap Sehat di Usia 30-an, yuk

Ketahui berbagai cara merawat jantung yang tepat di usia 30-an melalui pola hidup sehat, olahraga rutin, hingga manajemen stres.

7 Rumus Dekorasi Rumah Sederhana biar Ruangan Kecil Terlihat Berkelas

Ruangan kecil terasa membosankan? Coba 7 rumus dekorasi sederhana ini agar rumah lebih rapi, nyaman, dan punya karakter.

5 Bahaya Makan Sehari Sekali bagi Kesehatan, Benar Bisa Turunkan Berat Badan?

Waspadai berbagai risiko kesehatan dari pola makan sehari sekali, mulai dari lonjakan asam lambung hingga penurunan energi tubuh secara drastis.

4 Mitos Tentang Eksfoliasi Kulit yang Dipercaya Banyak Orang, Cek Faktanya!

Eksfoliasi harus dilakukan dengan pemahaman yang benar. Ini 4 mitos tentang eksfoliasi kulit yang perlu Anda ketahui.

Perlu Diterapkan Fitur Penangkal Deepfake dalam Transaksi Keuangan

Vida mulai memperkenalkan beberapa fitur untuk bisa mencegah penipuan berbasis kecerdasaan artifisial (AI).

Program Inkubasi Smesco Bergulir Untuk Dongkrak UMKM Naik Kelas

Program Inkubasi Smesco yang digelar tahun ini juga mengetahkan adaptasi teknologi digital termasuk AI dalam pengembangan UMKM.

Dari AC hingga Kulkas, Midea Bawa Produk Rumah Tangga Berbasis AI

​Midea Electronics Indonesia mengembangkan teknologi AI pada sejumlah perangkat rumah tangga, mulai dari AC, kulkas, hingga mesin cuci.

Siswa SMA Adu Ide Inovatif, dari Solusi Air Bersih hingga Energi Berkelanjutan

BASF Indonesia dan Prestasi Junior Indonesia memberikan pendampingan kepada siswa untuk mengembangkan ide menjadi solusi.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (2/10), 8 Daerah di Jabodetabek Ini Hujan Deras

Peringatan dini BMKG cuaca besok Jumat (2/10), Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.