M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

7 Faktor Penyebab Penyakit Jantung yang Sering Disepelekan

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Penyakit jantung bisa jadi sangat berbahaya karena bisa menimbulkan serangan jantung dan kematian mendadak. Penyebab penyakit jantung pada umumnya adalah penyumbatan, peradangan, atau kerusakan pada jantung dan pembuluh darah di sekitarnya, dikutip dari Healthline. 

Semakin sering serangan jantung terjadi, maka semakin banyak juga kerusakan yang muncul di jantung. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk dapat mengenali dan menghindari berbagai faktor risiko yang dapat menjadi penyebab penyakit jantung. 

Secara umum, faktor risiko penyebab penyakit jantung memang harus dihindari agar serangan oenyakit jantung tidak kerap datang. Berikut ini adalah beberapa faktor penyebab penyakit jantung yang sering disepelekan.

Baca Juga: Panduan untuk Bumil Positif Covid-19 saat Melahirkan

1. Stres 

Melansir Medical News Today, stres yang berkelanjutan dapat mengakibatkan terjadinya penyempitan pembuluh darah. Kondisi ini disebabkan oleh tungginya produksi hormon andrenalin dan zat katekolamin di dalam tubuh. 

2. Obesitas 

Obesitas dapat memengaruhi kadar lipid plasma yang cenderung memperberat proses aterosklerosis. Aterosklerosis adalah penyempitan dan pengerasan pembuluh darah arteri akibat penumpukan plak pada dinding pembuluh darah. Selain itu, obesitas juga bisa memperberat kerja jantung secara terus menerus, sehingga kurang baik.

3. Kurang Aktivitas bergerak 

Aktivitas fisik yang kurang adalah salah satu faktor risiko penyebab penyakit jantung. Pasalnya, aktivitas fisik yang kurang identik dengan potensi mengalami kegemukan. Obesitas dapat menyebabkan otot jantung tidak bergerak dengan baik, sehingga risiko penyakit jantung koroner pun bisa semakin meningkat. 

4. Kolesterol tinggi 

Tingginya kadar kolesterol jahat di dalam tubuh dapat mengakibatkan penyakit jantung. Kandungan kolesterol jahat yang beredar dalam darah lama-kelamaan akan menumpuk di dinding arteri, sehingga menimbulkan plak yang mengakibatkan arteri menjadi kaku dan pembuluh darah kian menyempit. 

Baca Juga: Konsumsi Buah-Buahan Ini Untuk Membantu Turunkan Kolesterol

5. Merokok 

Rokok terbukti mengandung nikotin, apabila masuk ke dalam tubuh dapat mengakibatkan berkurangnya elastisitas pembuluh darah yang lama-kelamaan berdampak pada pengerasaan pembuluh darah. 

6. Diabetes mellitus 

Tingginya kadar gula dalam darah dapat memicu terjadinya penyempitan pembuluh darah yang merupakan penyebab dari penyakit jantung maupun stroke. 

7. Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi memegang peran besar terhadap terjadinya penyakit jantung. Pasalnya, hipertensi dapat memaksa jantung bekerja lebih keras untuk mensirkulasikan darah ke seluruh tubuh. Akibatnya, otot jantung kiri membesar, sehingga pemompaan darah di jantung menjadi tidak lagi efisien dan dapat menyebabkan kerusakan organ vital tersebut. 

Jangan menyepelekan factor yang menyebabkan penyakit jantung. Menjaga pola makan dan olahraga yang cukup menjadi obat yang ampuh untuk mengurangi penyakit jantung. 

Selanjutnya: Manfaat Makanan Sehat yang Tidak Banyak Diketahui

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hadirkan Suasana Kencan Ben dan Sonya, WeTV Gelar An After Office Date with Maxime

WeTV menghadirkan pengalaman berbeda bagi penggemar serial WeTV Original Tante Sonya melalui acara bertajuk An After Office Date with Maxime.

Waspada Inflasi Gaya Hidup, Berikut Cara Pencegahannya

Inflasi gaya hidup kerap menghantui banyak orang termasuk Moms yang mulai perlu membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Karya Seni Tak Sekadar Hobi, Ada Peluang Ekonomi untuk Seniman

Karya seni bukan hanya ruang berekspresi. Kompetisi dan pameran juga membuka peluang bagi seniman mendapatkan penghasilan dan memperluas jaringan

Harga Buyback Emas Galeri 24 Hari Ini Naik Rp 12.000, Antam Terpangkas Rp 20.000

Sebagian harga buyback emas hari ini stagnan. Hanya Galeri 24 yang naik, sedangkan Antam turun tajam.

Asing Masih Net Sell, IHSG Ditutup Turun Hampir 1% pada Jumat (25/9)

IHSG pada akhir pekan (25/9) ditutup melemah oleh aksi net sell asing. Meski begitu saham bank besar masih catatkan kenaikan. 

Waspada Udara Kabur, Pantau Cuaca Sumatera Selatan Besok (26/9) dan Lusa

Sejumlah wilayah Sumatera Selatan diprakirakan mengalami udara kabur besok dan lusa. Suhu tertinggi mencapai 34°C di Palembang dan OKI.

Sumatera Utara Diguyur Hujan Besok (26/9) dan Lusa, Simak Prakiraan Lengkapnya

BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Sumut diprediksi hujan. Tiga daerah berpotensi hujan sedang, sementara suhu mencapai 32°C pada Minggu.

Hujan Guyur Sumatera Barat Besok (26/9), Cek Juga Prakiraan Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hampir seluruh wilayah Sumatera Barat diprakirakan hujan ringan besok. Kondisi cuaca cenderung lebih berawan pada Minggu.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (26/9) Didominasi Cerah, Lusa Mulai Berawan

BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Bali cerah besok. Kondisi berubah pada Minggu, dengan Tabanan masih berpotensi hujan ringan.

Mau Liburan Akhir Pekan di Yogyakarta? Pantau Cuaca Besok (26/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan udara kabur berpotensi terjadi di 4 wilayah Yogyakarta pada Sabtu (26/9). Tiga wilayah diprediksi cerah pada Minggu (27/9).