M O M S M O N E Y I D
Santai

6 Tontonan Kriminal Narkoba, Ekspos Bandar Narkoba Sampai Kartel

6 Tontonan Kriminal Narkoba, Ekspos Bandar Narkoba Sampai Kartel
Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Beberapa tayangan yang menceritakan tentang seluk beluk narkoba ini mulai diproduksi untuk mengekspos bagaimana kehidupan seorang bandar narkoba dan lingkungan sekitarnya.

Selain itu, hal-hal seperti bagaimana mengelabuhi polisi, taktik untuk mengedarkan narkoba, hingga organisasi di belakangnya juga diekspos dalam film-film ini.

Namun, tayangan film dan serial ini juga tetap menampilkan sisi buruk yang harus dihadapi pengguna narkoba. Di samping itu risiko dari menggunakan dan mengedarkan barang ini juga tentunya ditampilkan dalam film-film ini.

Nah, berikut ini ada beberapa tayangan yang menceritakan tentang seluk beluk dalam dunia perdagangan narkoba. Tentunya bisa ditonton untuk menambah pengetahuan Anda mengenai dampak buruk dan risiko yang harus dihadapi jika terjun dalam dunia ini.

Baca Juga: Daftar Film Netflix Ini Bikin Geleng Kepala, Diangkat dari Kisah Nyata

American Gangster

Merupakan film biografi drama kriminal Amerika Serikat di mana menceritakan tentang kehidupan Frank Lucas, seorang bos narkoba berkulit hitam di Amerika. Ia memiliki kasta tertinggi sebagai bos narkoba hingga melampaui mafia kelas atas Italia dalam peredaran narkoba pada tahun 1960-an.

Film ini akan menunjukkan bagaimana Frank yang awalnya adalah seorang sopir dan kemudian merubah nasibnya hingga menjadi seorang bos besar dalam dunia narkoba.

Walking on Thin Ice

Merupakan drakor action thriller, drama ini dibintangi oleh Lee Young Ae dan Kim Young Kwang. Masih tayang di layar kaca, drama ini menampilkan Lee Young Ae yang berperan sebagai ibu rumah tangga bernama Eun Soo.

Putus asa untuk membayar tagihan medis suaminya yang sakit parah, dia mendapati dirinya memiliki sekantong obat-obatan terlarang dan mulai bersekongkol dengan guru misterius Yi Kyeong yang diperankan oleh Kim Young Kwang.

American Made

Dibintangi oleh aktor Tom Cruise, film berjudul American Made ini juga menceritakan tentang bisnis bandar narkoba atau kartel. Dalam film ini Tom Cruise berperan sebagai seorang pilot dengan kepribadian yang unik bernama Barry Seal.

Ia merupakan pilot komersial yang terlibat kasus dengan bandar narkoba di Amerika Tengah ketika menjalankan tugas mata-mata yang diberikan CIA padanya. Setelah ditangkap, ia bahkan juga melakukan hal lain agar bisa selamat dari jeruji besi.

Baca Juga: 7 Film Petualangan Wajib Tonton, Hidup Membosankan? Siap-siap Terinspirasi

The Drug King

Film ini merupakan film produksi Korea yang sempat populer pada masa perilisannya. Menceritakan tentang seorang penyelundup narkoba asal Busan yang berusaha untuk membangun bisnis narkotikanya menjadi bisnis terbesar di Korea.

Bisnis gelapnya ini mulai membesar hingga telah melakukan ekspor ke Jepang dan China. Sementara ia harus berhadapan dengan jaksa yang ingin menangkapnya. Film ini dibintangi oleh Song Kang Ho, Jo Jung Suk, dan Bae Doona, yang merupakan aktor terkenal Korea.

Narcos

Narcos adalah serial TV yang dapat Anda saksikan di Netflix. Serial ini menceritakan tentang Pablo Escobar, seorang dewa dalam dunia narkotika, dan bagaimana kehidupannya sebagai pengedar narkoba.

Ia merupakan pengedar narkoba kelas kakap yang menjadi incaran DEA, yang merupakan badan pemberantasan narkoba di Amerika. Bahkan karena kejahatannya ini ia juga diperintahkan untuk ditangkap dan dibunuh.

Narco-Saints

Merupakan serial drama Korea yang juga populer di Netflix, Narco-Saints menceritakan tentang perjalanan seorang wirausahawan biasa yang terlibat dalam misi rahasia pemerintahan untuk menangkap seorang bandar narkoba Korea yang melakukan aksinya di Amerika Selatan.

Drakor ini menjadi salah satu drakor kriminal populer yang tayang di Netflix pada tahun 2022. Bintang besar seperti Ha Jung Woo, Hwang Jung Min, dan Park Hae Soo tercatat membintangi drakor ini.

Itulah tadi beberapa tontonan film dan serial yang menceritakan seluk-beluk dunia kriminal kartel atau pengedar narkoba.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Garmin Run 2026 Jadi Ruang Pelari Bertumbuh, dari 5K hingga Half Marathon

​Garmin Run Indonesia 2026 mengajak 8.000 pelari menikmati proses berkembang, dari langkah pertama hingga menuntaskan half marathon.

Mahasiswa Ternyata Bisa Jadi Peneliti Sebelum Lulus, Ini Contohnya

​Belum lulus kuliah, mahasiswi i3L University Bianca Haidi sudah mengembangkan riset di sejumlah negara.

Roemah Koffie Luncurkan Kopi Bercitarasa Fruity dan Juicy Bertajuk Cing Cangkeling

Roemah Koffie meluncurkan premium roasted coffee beans terbaru yang bertajuk Cing Cangkeling, kopi single origin yang berasal dari Mandalagiri. 

Spotify Rilis Pengaturan Baru biar Musik Anak Tak Pengaruhi Rekomendasi Orang Tua

Fitur baru Spotify memungkinkan orang tua menjaga musik anak dan keluarga agar tidak memengaruhi rekomendasi personal mereka.

Promo Alfamidi Ngartis 16-30 September 2026, Beli 1 Gratis 1 Pepsodent Aneka Varian

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-30 September 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Vitamin B Complex Punya Efek Luar Biasa: Risiko Gula Darah Turun 11%

Asupan vitamin Complex, khususnya B6 mampu menekan risiko diabetes hingga 11%. Simak aturan konsumsi vitamin B complex yang tepat agar tak keliru.

Pakai Softlens Jangan Asal, Ini Tips dari Pinkrabbit Lens​

Cara merawat dan menggunakan softlens menjadi faktor penting agar tetap nyaman saat dipakai beraktivitas.​

Bahaya Kolesterol Tinggi saat Hamil Picu Preeklamsia, Bumil Wajib Waspada

Pengelolaan kolesterol saat hamil tidak boleh sembarangan. Intip langkah aman dari dokter untuk cegah komplikasi persalinan.

Cukupi Kebutuhan Air Minum, Dehidrasi Berdampak Buruk pada Penyakit Asam Urat

Ginjal menyaring 70% asam urat tubuh, tetapi butuh cukup cairan. Simak jenis minuman terbaik untuk cegah serangan nyeri asam urat Anda.

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.628.000 per Gram, Buyback Melonjak Rp 25.000

Harga emas Antam naik Rp 5.000 menjadi Rp 2.628.000 per gram, sementara buyback melonjak Rp25.000 per gram.