M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Orang Tua pada Anak Remaja, Jangan Terlalu Mengatur!

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Ada 5 hal yang tidak boleh dilakukan orang tua pada anak remaja. Apa saja? Cari tahu informasinya di sini.

Anak remaja memang tidak bisa ditebak. Akibat perubahan hormon, pubertas, tekanan sosial, dan tanggung jawab tambahan, tidak heran jika mereka cenderung bergejolak.

Itulah sebabnya dibutuhkan tips parenting khusus untuk mengasuh anak yang mulai menginjak usia remaja.

Selain menerapkan tips parenting yang tepat, orang tua juga wajib menghindari kesalahan umum dalam mengasuh anak remaja yang tanpa disadari bisa memperburuk proses perkembangan anak.

Baca Juga: 4 Manfaat Pijat untuk Kesehatan Mental, Bantu Cegah Penyebab Depresi

Dilansir dari Positive Parenting Solutions, berikut 5 hal yang tidak boleh dilakukan orang tua pada anak remaja.

1. Terlalu banyak mengontrol

Hal yang tidak boleh dilakukan orang tua pada anak remaja yang pertama yaitu terlalu banyak mengontrol.

Dapat dimengerti jika orang tua takut untuk melepaskan anak remaja mereka. Akibatnya, tidak sedikit orang tua yang cenderung menekan dan terlalu mengontrol anak remajanya.

Faktanya, sikap yang demikian rentan memicu perebutan kekuasaan dan bisa memantik situasi panas antara orang tua-anak.

Alih-alih terlalu mengikat anak remaja Anda, sebaiknya Anda menghargai kebutuhan otonomi mereka dan berikan mereka lebih banyak kebebasan.

Carilah kesempatan untuk memberi anak lebih banyak tanggung jawab dan biarkan mereka melatih keterampilan decision-making (pengambilan keputusan).

Namun, pastikan anak remaja Anda mengetahui jenis perilaku yang Anda harapkan dari mereka serta apa yang akan terjadi jika mereka melampaui batas.

Dengan memberikan anak sedikit lebih banyak kendali atas hidupnya, itu akan membantu mereka berkembang sekaligus meningkatkan kemandirian dan kepercayaan dirinya.

2. Sering mengomel dan terlalu mengarahkan

Hal yang tidak boleh dilakukan orang tua pada anak remaja yang kedua yaitu sering mengomel dan terlalu mengarahkan.

Sesekali, mengomeli dan mengarahkan anak memang diperlukan. Namun, terlalu sering melakukannya justru bisa mendorong anak remaja Anda untuk menjadi tidak patuh atau memberontak.

Sebagai orang tua, memang tugas Anda untuk mengajarkan tanggung jawab kepada anak. Akan tetapi, jika Anda mencoba melakukan hal tersebut dengan mengomel dan terlalu mengarahkan, maka yang lebih mungkin terjadi adalah perebutan kekuasaan alih-alih apa yang Anda harapkan.

Selalu ingat untuk menghormati anak remaja Anda jika Anda ingin mereka menghormati Anda ya, Moms.

3. Membiarkan anak menjauh dari Anda

Hal yang tidak boleh dilakukan orang tua pada anak remaja yang ketiga yaitu membiarkan anak menjauh dari Anda.

Mungkin, anak remaja terkesan tidak ingin berhubungan terlalu dekat dengan orang tuanya. Faktanya, masa transisi dari masa kanak-kanak menunju dewasa membuat anak remaja sangat membutuhkan bimbingan dari orang tua.

Jadi, semisal suatu hari anak remaja Anda mulai menjauh, pastikan Anda tidak membiarkannya begitu saja. Bahkan jika Anda merasa bahwa anak mendorong Anda untuk menjauh, jangan lantas mundur dan pastikan Anda tetap ada di sisi anak.

Apabila Anda kesulitan untuk menyemangati anak remaja Anda secara langsung, manfaatkanlah teknologi seperti aplikasi chatting.

Yang paling penting, selalu sempatkan diri Anda untuk menghabiskan waktu berdua bersama anak minimal 10-15 menit supaya hubungan antara Anda dengan mereka tetap terjaga.

Baca Juga: Edukasi Masyarakat, Lion Wings Luncurkan Layanan Periksa Gigi Keliling

4. Terlalu berambisi pada keberhasilan anak

Hal yang tidak boleh dilakukan orang tua pada anak remaja yang keempat yaitu terlalu berambisi pada keberhasilan anak.

Tak jarang orang tua terlalu banyak berinvestasi dalam kesuksesan anak-anak mereka dan berambisi untuk menyelamatkan anak dari kesulitan atau kegagalan. Padahal, orang tua perlu yakin pada kemampuan anak dan melonggarkan kendalinya.

Sebagai orang tua yang memiliki anak remaja, sangat disarankan bagi Anda untuk sedikit mundur dan membiarkan anak menangani tanggung jawabnya sendiri yang semakin meningkat. Anda juga perlu membiarkan anak belajar dan bangkit dari kegagalan.

Sebaliknya, tekanan dan harapan yang tidak masuk akal dari orang tua dapat membuat anak merasa bahwa kegagalan tidak bisa diterima. Akibatnya, anak bisa mudah merasa stres dan cemas karena takut jika harus mengalami kegagalan.

5. Menganggap bahwa hidup ini hanya tentang Anda

Hal yang tidak boleh dilakukan orang tua pada anak remaja yang kelima yaitu menganggap bahwa hidup ini hanya tentang Anda.

Anak remaja cenderung memprioritaskan teman-temannya dibandingkan orang tua. Mereka juga cenderung berjuang untuk menjalani hidup sesuai dengan kemauannya. Hal ini mungkin terkesan egois, namun percayalah bahwa fase ini tergolong normal terjadi pada remaja.

Jadi, Anda tak perlu mengambil hati atas sikap anak remaja Anda yang demikian dan menganggap bahwa mereka tidak lagi membutuhkan kehadiran Anda. Yakinlah bahwa anak masih membutuhkan cinta dan dukungan Anda meskipun prioritas mereka tidak lagi Anda.

Dengan memahami bahwa kehidupan ini bukan hanya tentang Anda, itu akan membantu Anda menyesuaikan perasaan, harapan, dan strategi untuk fokus pada anak remaja Anda sekaligus apa yang mereka butuhkan.

Demikian 5 hal yang tidak boleh dilakukan orang tua pada anak remaja. Jangan lupa dicatat, ya, Moms.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.