M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Penyebab Jerawat Nasi yang Mengganggu, Ini Cara Menghilangkannya

4 Penyebab Jerawat Nasi yang Mengganggu, Ini Cara Menghilangkannya
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Agar tidak semakin parah, ketahui 4 penyebab jerawat nasi dan cara menghilangkannya dengan tepat. Yuk, simak!

Memiliki kulit wajah yang bersih, halus, dan bebas dari masalah adalah impian bagi setiap orang. Namun, sering kali rutinitas harian kita terganggu oleh munculnya bintik-bintik putih kecil dan keras di area wajah.

Kerap muncul di sekitar hidung, pipi, atau bawah mata, bintik-bintik ini populer dengan sebutan jerawat nasi. Secara medis, kondisi ini sebenarnya bukanlah jerawat biasa, melainkan kondisi kulit yang dikenal dengan istilah komedo putih (whiteheads) atau dalam beberapa kasus berupa milium (bintik keratin).

Jerawat nasi terbentuk akibat adanya penumpukan keratin, sebum (minyak), dan sel kulit mati yang terperangkap di bawah permukaan pori-pori yang tertutup. Penanganan yang salah seperti memencetnya secara paksa justru akan merusak jaringan epidermis dan memicu infeksi sekunder.

Baca Juga: Berisiko Penyakit Kronis, Ini 5 Efek Kebanyakan Tidur Alias Oversleeping

Agar tidak semakin parah, ketahui 4 penyebab jerawat nasi dan cara menghilangkannya dengan tepat, bersumber dari Healthline dan American Academy of Dermatology (AAD) berikut ini.

1. Produksi sebum berlebih dan penumpukan sel kulit mati

Penyebab paling mendasar dari kemunculan jerawat nasi adalah kombinasi antara produksi minyak alami wajah (sebum) yang terlalu aktif dan lambatnya proses pelepasan sel kulit mati.

Ketika kelenjar sebasea memproduksi minyak secara berlebihan, minyak tersebut akan bercampur dengan serpihan kulit mati di permukaan wajah.

Jika pori-pori Anda tertutup, campuran ini akan mengeras di dalam saluran folikel dan membentuk sumbatan putih kecil yang tampak menonjol.

Cara Menghilangkannya: Solusi utama untuk mengatasi penyebab ini adalah dengan melakukan eksfoliasi kimia secara rutin 2-3 kali seminggu menggunakan produk yang mengandung salicylic acid (BHA). BHA memiliki sifat larut dalam minyak, sehingga mampu meresap masuk ke dalam pori-pori untuk melarutkan sebum dan mengikis sel kulit mati yang mengeras dari dalam.

2. Penggunaan produk skincare dan kosmetik yang terlalu berat

Tanpa disadari, jerawat nasi sering kali dipicu oleh produk perawatan wajah atau kosmetik yang Anda gunakan sehari-hari.

Penggunaan pelembap yang terlalu pekat, krim malam berbasis minyak berat, atau foundation yang bersifat comedogenic dapat bertindak seperti semen yang mengunci pori-pori wajah.

Produk-produk yang berat ini akan menghalangi proses peluruhan alami kulit. Akibatnya, minyak dan protein keratin pun terjebak di bawah lapisan kulit terluar dan mengeras menjadi bintik-bintik putih.

Cara Menghilangkannya: Segera evaluasi seluruh rangkaian produk kosmetik dan skincare Anda. Alihkan pilihan Anda pada produk yang memiliki label non-comedogenic, oil-free, atau berbasis air (water-based). Pilih pelembap bertekstur gel ringan yang mudah meresap agar kelembapan kulit tetap terjaga tanpa menyumbat saluran pori-pori.

Baca Juga: Apa Itu Vitiligo? Simak Penjelasan Penyebab Hingga Ciri-Ciri Penyakit Kulit Ini

3. Kebiasaan membersihkan wajah yang kurang optimal

Sisa makeup, debu jalanan, keringat, dan sunscreen yang menempel setelah seharian beraktivitas tidak akan bersih sempurna jika Anda hanya mencuci muka dengan sabun.

Sisa-sisa kotoran yang tertinggal di permukaan kulit ini akan secara bertahap masuk ke dalam pori-pori dan memicu penyumbatan intensif yang akhirnya mengeras menjadi jerawat nasi.

Cara Menghilangkannya: Terapkan metode double cleansing setiap malam sebelum tidur, terutama setelah Anda menggunakan makeup atau sunscreen. Tahap pertama, gunakan micellar water, cleansing oil, atau cleansing balm untuk melarutkan kotoran berbasis minyak. Tahap kedua, cuci wajah menggunakan facial wash yang lembut dan bilas dengan air suam-suam kuku untuk memastikan wajah benar-benar bersih sempurna.

4. Fluktuasi hormon dan konsumsi makanan tinggi gula

Faktor internal seperti perubahan hormon, terutama saat masa menstruasi, kehamilan, atau tingkat stres yang tinggi, dapat merangsang kelenjar minyak untuk memproduksi sebum secara agresif.

Kondisi ini bisa semakin parah jika Anda sering mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi (seperti makanan manis, tepung-tepungan, dan makanan cepat saji).

Makanan tinggi gula dapat memicu lonjakan hormon insulin dalam tubuh, yang secara langsung meningkatkan peradangan pada kulit dan membuat minyak di wajah menjadi lebih kental, sehingga sangat mudah menyumbat pori-pori dan mengeras menjadi jerawat nasi.

Cara Menghilangkannya: Mulailah membatasi konsumsi makanan manis, produk olahan susu, dan makanan berminyak, lalu gantilah dengan memperbanyak konsumsi air putih serta makanan yang kaya akan antioksidan dan serat. Untuk mengontrol hormon stres yang memicu produksi minyak, pastikan Anda tidur yang cukup 7-8 jam setiap malam dan rutin berolahraga guna membantu detoksifikasi racun dari dalam tubuh melalui keringat.

Itulah 4 penyebab jerawat nasi dan cara menghilangkannya. Apabila jerawat nasi di wajah Anda sudah terlanjur mengeras, sangat banyak, atau berada di area sensitif seperti dekat kelopak mata, jangan pernah mencoba mencungkilnya menggunakan jarum atau kuku sendiri di rumah.

Pasalnya, tindakan tersebut berisiko tinggi memicu infeksi bakteri akut dan meninggalkan bekas luka bopeng permanen.

Solusi terbaik yang aman adalah mengunjungi klinik kecantikan terpercaya untuk melakukan perawatan facial profesional atau ekstraksi komedo oleh dokter spesialis kulit dengan alat yang steril.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Film Horor Populer Garapan A24 Paling Menegangkan, Dijamin Bikin Ngeri

Yuk, coba tonton beberapa rekomendasi film horor garapan Studio A24 berikut ini kalau Anda penggemar film horor seram dan menegangkan.​  

HP Infinix Terbaru Rilis Bodi 5,95 mm Tertipis dan Spek Gaming dengan Layar 144Hz

Infinix Zero Flip bawa layar AMOLED 120Hz dan kamera 50MP. Cek selisih fiturnya sebelum Anda memutuskan membeli HP lipat flagship.

Layar 120Hz HP Oppo A5 Pro Super Smooth, RAM 8GB Siap Melibas Banyak Tugas

Layar 120Hz OPPO A5 Pro 5G terasa mulus untuk streaming. Namun tingkat kecerahan 1000 nits punya kelemahan saat berada di luar ruangan.

Harga Emas Pegadaian Hari Ini (20/10) Naik Tipis, Galeri24 dan UBS Jadi Segini

Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian hari ini kompak naik sebesar Rp 3.000 per gram pada Selasa (20/10. Cek harga terbarunya.

Pasar Saham Merah, Begini Cara Menjaga Dana Darurat biar Mudah Dicairkan

Pasar saham merah? Simak cara menjaga dana darurat tetap aman, mudah dicairkan, dan siap digunakan saat kebutuhan mendesak datang.  

Diskon hingga Rp 29 Ribu! Cek Daftar Promo HokBen Spesial HUT Daerah Oktober 2026

Sambut ulang tahun kota dan kabupatenmu dengan manfaatkan penawaran promo HokBen dengan diskon spesial hingga Rp 29.000 di Oktober ini.  

Tonton 6 Film Horor Indonesia Tentang Ilmu Hitam yang Sarat Mistis Ini

Berikut ada rekomendasi film horor Indonesia yang bertema tentang ilmu hitam. Bagi yang penasaran, wajib tonton semua.​  

Gula Darah Tinggi Saat Hamil Picu Preeklampsia, Keguguran & Kelahiran Prematur

Preeklampsia hingga keguguran mengintai ibu hamil dengan gula darah tak terkontrol. Ketahui target glukosa harian serta pencegahannya di sini.

Layar Super AMOLED HP Samsung Rp 2 Jutaan Ini Bikin Kaget, Layak Beli?

Layar Super AMOLED 90Hz HP Samsung ini tampil tajam di kelasnya. Namun, ada kelemahan pantulan cahaya di luar ruangan yang wajib diwaspadai.

Hubungan Mengejutkan Minum Air Putih & Kolesterol: Studi Ini Ungkap Hasilnya

Kurang minum air ternyata memicu risiko kardiometabolik. Cek mekanisme pelancaran pembuangan kolesterol dan asupan yang tepat di sini.