M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Nutrisi yang Bermanfaat untuk Meningkatkan Produksi Kolagen, Yuk Catat!

Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Seiring bertambahnya usia, jumlah kolagen dalam tubuh akan semakin berkurang. Saat jumlah kolagen semakin berkurang, itu akan membuat kulit rentan kendur, dipenuhi garis-garis halus, berkerut, dan kehilangan kilau alaminya.

Kolagen sendiri merupakan protein paling melimpah di dalam tubuh dan berperan penting dalam penyusunan semua jaringan ikat. Kolagen mampu memperkuat tulang, menyediakan struktur untuk sebagian besar tubuh, dan bertanggung jawab untuk menjaga kekuatan sekaligus elastisitas kulit.

Untuk mempertahankan kulit supaya awet muda, menjaga atau meningkatkan kadar kolagen amat perlu dilakukan. Salah satu cara untuk meningkatkan kadar kolagen dalam tubuh adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan untuk merangsang produksi kolagen secara alami. Melansir Livkraft, berikut 4 nutrisi yang bermanfaat untuk meningkatkan produksi kolagen.

Baca Juga: Sudah Coba? Ini 4 Manfaat Gunakan Serum Vitamin C Secara Rutin

1. Vitamin C

Paprika
Paprika

Vitamin C sangat penting dalam produksi kolagen. Tanpa vitamin C, tubuh tidak dapat membentuk kolagen karena antioksidan ini merupakan kofaktor penting dalam sintesis kolagen.

Penelitian menunjukkan bahwa keberadaan vitamin C secara langsung memicu DNA untuk mengatur dan mempertahankan jumlah kolagen antar sel. Sehingga, vitamin C memiliki efek langsung dalam hal anti-aging. Selain itu, sifat antioksidan vitamin C juga mampu melawan radikal bebas dan membantu proses regenerasi kulit.

Makanan kaya vitamin C: jeruk, stroberi, paprika, pepaya, tomat, brokoli, dan kubis brussel.

2. Zinc

Kacang merah
Kacang merah

Zinc merupakan kofaktor dalam produksi kolagen serta memainkan peran penting dalam sintesis kolagen. Mineral ini juga penting untuk perbaikan sel dan membantu melindungi kolagen dalam tubuh dari kerusakan.

Saat Anda kekurangan zinc, itu dapat mengurangi jumlah kolagen yang diproduksi. Oleh sebab itu, pastikan tubuh Anda mendapatkan asupan zinc yang cukup. Pria disarankan untuk mengonsumsi 11 miligram zinc per hari, sedangkan wanita 8 miligram zinc per hari.

Makanan kaya zinc: kakao, biji labu, biji semangka, biji wijen, bayam, almond, kacang mete, buncis, kacang merah, lentil, oat.

3. Tembaga

NULL
NULL

Tembaga termasuk mineral penting dalam hal produksi kolagen serta diperlukan untuk pembentukan sel darah merah, tulang, dan jaringan ikat. Tembaga mampu mengaktifkan lisil oksidase atau enzim yang diperlukan untuk pematangan kolagen dan membantu membentuk serat yang mendukung jaringan.

Kendati dibutuhkan dalam jumlah kecil, namun tembaga tidak dapat dibuat dalam tubuh dan harus diperoleh melalui makanan. Adapun anjuran mengonsumsi tembaga per hari yaitu sekitar 900 mikrogram.

Makanan kaya tembaga: biji bunga matahari, biji wijen, almond, kacang mete, spirulina, jamur shitake, lobak swiss, kangkung, bayam, dan kakao.

4. Asam amino

asparagus
asparagus

Lisin, glisin, dan prolin adalah tiga asam amino yang diperlukan untuk produksi kolagen. Ketiga asam amino tersebut memiliki manfaatnya masing-masing.

Prolin diperlukan untuk kesehatan kulit dan penyembuhan luka, sementara glisin bermanfaat untuk meningkatkan tidur yang nyenyak, menyeimbangkan gula darah, dan membantu perbaikan tendon. Di sisi lain, lisin diperlukan untuk sintesis jaringan ikat dan mendorong pertumbuhan tulang.

Glisin dan prolin termasuk asam amino non-esensial dan dapat dibuat di dalam tubuh, sedangkan lisin termasuk asam amino esensial dan bisa didapatkan melalui makanan. Agar dapat diserap, lisin membutuhkan vitamin B1, B2, B6, C, asam glutamat, dan zat besi dalam jumlah yang cukup. Adapun asupan lisin harian yang direkomendasikan adalah 30 miligram per kg berat badan.

Makanan kaya lisin: tahu, kacang-kacangan, bit, ubi jalar, quinoa, labu, biji rami, gandum, alpukat, dan mangga.

Makanan kaya prolin: kubis, yogurt, asparagus, rebung, rumput laut, jamur, dan biji bunga matahari.

Makanan kaya glisin: selada air, asparagus, kubis, tahu, wortel, pir, apel, pisang, pistachio, dan kacang polong.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Mendaki Gunung untuk Kesehatan Mental, Rahasia Sembuh Lewat Alam

Stres kronis bisa merusak mental. Riset Stanford University ungkap mendaki gunung ampuh memulihkan pikiran. Temukan 5 manfaatnya!

Kawasan Serpong Berkembang Pesat, LippoLand Luncurkan Produk Komersial Baru

LippoLand merilis The Hive Teraza dan Soho Treetops, ruko fleksibel di Park Serpong. Temukan detail harga dan lokasi strategisnya di sini.

Hasil BAC 2026 : Ubed Terus Melaju, Adnan/Indah dan Bobby/Melati Tersingkir

Tiga wakil Indonesia memastikan diri melaju ke babak selanjutnya di hari pertama Badminton Asia Championship (BAC) 2026.​

12 Minuman Paling Sehat Selain Air Putih yang Bisa Anda Coba Konsumsi

Mari intip beberapa minuman paling sehat selain air putih yang bisa Anda coba konsumsi berikut ini!   

Digital Nomad Jadi Tren Gaya Kerja Fleksibel, Ini Cara Memulainya dengan Aman

Digital nomad jadi tren kerja fleksibel 2026, simak peluang, risiko, dan cara memulai agar tetap produktif dan finansial aman.​  

8 Minuman Tinggi Serat yang Bagus untuk Pencernaan

Ini, lho, beberapa minuman tinggi serat yang bagus untuk pencernaan. Mau coba konsumsi?                          

10 Rahasia Pola Pikir Warren Buffett Memahami Uang dan Emosi agar Finansial Kuat

Pelajari cara Warren Buffett memahami emosi dan uang agar finansial lebih stabil dan cerdas di tengah kondisi ekonomi tak pasti.​  

9 Kesalahan Desain Interior Ini yang Sering Bikin Rumah Anda Terasa Hambar

Rumah terasa hambar dan kurang hidup? Kenali kesalahan desain ini dan ubah suasana ruangan jadi lebih nyaman dan estetik!​  

7 Aturan Dekorasi Rumah yang Tidak Wajib Diikuti agar Hunian Lebih Fungsional

Ingin rumah tampil beda dan tidak monoton? Ini 7 aturan dekorasi yang bisa diabaikan agar hunian lebih estetik dan fungsional.​  

7 Makanan yang Bikin Kenyang Lebih Lama dan Tidak Gampang Lapar

Ada beberapa makanan yang bikin kenyang lebih lama dan tidak gampang lapar, lho. Apa sajakah itu?