M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Manfaat Skincare Non-Comedogenic, Pilihan untuk Kulit Berminyak

4 Manfaat Skincare Non-Comedogenic, Pilihan untuk Kulit Berminyak
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Bukan sekadar tren, skincare non-comedogenic adalah investasi kulit terbaik. Cari tahu 4 manfaat skincare non-comedogenic di sini.

Memilih produk skincare kerap menjadi tantangan, terutama bagi pemilik kulit berminyak atau rentan berjerawat.

Di tengah banyaknya pilihan produk, istilah non-comedogenic sering muncul sebagai label unggulan. Namun, apa sebenarnya arti label tersebut pada produk skincare?

Baca Juga: 5 Manfaat Masker Kopi untuk Wajah, Kulit Jadi Cerah dan Awet Muda

Secara sederhana, skincare non-comedogenic diformulasikan secara khusus agar tidak menyumbat pori-pori kulit, sehingga memungkinkan kulit untuk tetap bernapas dengan bebas. Tidak sebatas itu, ada manfaat lain yang ditawarkan skincare non-comedogenic.

Melansir Healthline, Cleveland Clinic, dan Medical News Today, berikut adalah 4 manfaat skincare non-comedogenic yang sangat penting bagi kesehatan kulit jangka panjang.

1. Mencegah komedo dan pori-pori tersumbat

Manfaat skincare non-comedogenic yang pertama yaitu mencegah komedo dan pori-pori tersumbat.

Manfaat paling mendasar dari skincare non-comedogenic adalah kemampuannya untuk menjaga kebersihan pori-pori. Komedo, baik blackhead maupun whitehead, terbentuk ketika minyak berlebih, sel kulit mati, dan bahan kosmetik terjebak di dalam pori-pori.

Skincare yang memiliki label non-comedogenic biasanya menghindari bahan-bahan berat seperti minyak kelapa atau lanolin karena cenderung lengket di pori-pori.

Dengan menggunakan skincare non-comedogenic, itu akan meminimalisir risiko penyumbatan yang menjadi akar penyebab komedo.

2. Mengurangi risiko munculnya jerawat

Manfaat skincare non-comedogenic yang kedua yaitu mengurangi risiko munculnya jerawat.

Bagi pemilik kulit acne-prone, penggunaan skincare yang salah bisa memicu peradangan hebat dalam waktu singkat. Adapun jerawat meradang sering kali diawali dari pori-pori yang tersumbat oleh bahan kosmetik yang terlalu berat.

Kebanyakan produk non-comedogenic memiliki tekstur yang lebih ringan serta daya serap yang lebih baik. Ini menjadikannya pilihan terbaik untuk kulit yang rentan berjerawat akibat pori-pori tersumbat.

Dengan tidak adanya sumbatan pada pori-pori, bakteri penyebab jerawat tidak akan memiliki lingkungan yang mendukung untuk berkembang biak. Hasilnya, wajah tetap bersih dan bebas dari jerawat yang membandel.

Baca Juga: 10 Cara Efektif Menaikkan Berat Badan dalam Seminggu, Mau Coba?

3. Aman untuk kulit berminyak dan kulit sensitif

Manfaat skincare non-comedogenic yang ketiga yaitu aman untuk kulit berminyak dan kulit sensitif.

Kulit berminyak secara alami memproduksi sebum dalam jumlah banyak, sehingga pemakaian produk yang menyumbat pori-pori akan memperburuk kondisi wajah.

Skincare non-comedogenic sangat ideal untuk mengontrol kilap pada kulit berminyak tanpa harus mengorbankan kelembaban.

Selain itu, skincare non-comedogenic biasanya telah melewati uji klinis yang lebih ketat untuk memastikan formulanya tidak memicu iritasi. Hal ini menjadikannya pilihan yang sangat aman bagi pemilik kulit sensitif yang sering mengalami kemerahan akibat penggunaan produk yang terlalu berat.

4. Menjaga tekstur kulit tetap halus

Manfaat skincare non-comedogenic yang keempat yaitu menjaga tekstur kulit tetap halus.

Penggunaan jangka panjang produk yang menyumbat pori-pori dapat menyebabkan kulit terlihat kusam dan pori-pori tampak lebih besar.

Ketika sering tersumbat, elastisitas dinding pori-pori akan melemah dan membuatnya terlihat melebar secara permanen.

Dengan beralih ke skincare non-comedogenic, itu bisa membantu kulit mempertahankan siklus regenerasi alaminya. Hasilnya, tekstur kulit terasa lebih halus dan pori-pori tampak tersamarkan. Wajah pun terlihat lebih sehat karena sirkulasi udara di permukaan kulit berjalan secara optimal.

Itu dia 4 manfaat skincare non-comedogenic yang wajib Anda tahu. Penting untuk diingat bahwa label non-comedogenic bukan berarti produk tersebut dijamin 100% tidak akan menyebabkan jerawat pada setiap orang. Selalu periksa komposisi produk dan hindari bahan yang berada di peringkat tinggi pada skala comedogenic.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Serial Kriminal Populer dari Kisah Bandar Narkoba Sampai Pembunuhan

Yuk, langsung simak beberapa rekomendasi serial kriminal terbaik yang wajib ditonton bagi penikmat serial kriminal.

Kamera Utama HP Samsung Ini Suguhkan Kualitas 4K, Khusus Kondisi Luar Ruang

Fitur kamera selfie 12MP Samsung Galaxy A27 terbaru membawa kejutan besar. Ada peningkatan kualitas video tajam yang patut dicermati.

Bikin Jantung Sehat, Ini 6 Keuntungan Anda Berhenti Minum Alkohol

Inilah beberapa keuntungan yang bakal Anda rasakan ketika Anda berani memutuskan untuk berhenti minum alkohol lo. Berani coba?

Fitur Schedule WhatsApp Muat Batasan Penting, Pesan Terkirim meski HP Offline

Fitur schedule WhatsApp resmi diuji untuk obrolan pribadi dan grup. Simak aturan khusus untuk anggota grup baru agar informasi aman.

Takut Kolesterol Melonjak? Cek Porsi Aman Konsumsi Ayam Goreng Berikut Ini

Sayap ayam goreng menyimpan 111 mg kolesterol per 100 gram. Temukan bagian dan cara masak yang jauh lebih aman untuk jantung Anda. 

6 Manfaat Pijat Payudara untuk Perempuan, Bantu Deteksi Kanker Sejak Dini

Bagi yang penasaran, yuk, simak apa saja ragam manfaat baik pijat payudara untuk perempuan berikut ini.

Sendi-Sendi Lansia Rentan Rusak Akibat Penumpukan Kristal Asam Urat

Dehidrasi dan cuaca ekstrem terbukti menyumbang serangan asam urat akut pada sendi. Pelajari pemicu yang wajib diwaspadai lansia usia 60 ke atas.

Promo Gokana Super Mantap Oktober, Paket Makan Enak Komplit Mulai Rp 49 Ribuan

Nikmati aneka menu favorit seperti Ramen, Teppan, dan Bento lengkap dengan minuman lewat promo Gokana Super Mantap. Makan lezat tapi tetap hemat.

Awas Bakteri Salmonella! Ini Bahaya Makan Telur Mentah & Cara Aman Mengonsumsinya

Ketahui bahaya makan telur mentah, mulai dari risiko kontaminasi Salmonella hingga gangguan penyerapan nutrisi.  

4 Jenis Ketombe dan Penyebabnya, Beda Jenis Beda Penanganannya!

Ketombe dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis. Jangan keliru, inilah 4 jenis ketombe dan penyebabnya yang perlu Anda ketahui.