M O M S M O N E Y I D
Santai

4 Manfaat Rutin Menulis bagi Kesehatan, Ternyata Bisa buat Healing Juga

Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Ini dia sederet manfaat dari menulis yang ternyata bisa membantu healing.

Salah satu kegiatan menarik untuk melepas penat adalah menulis. Aktivitas menulis kerap digunakan sebagai salah satu cara untuk healing.

Selain menuangkan ide dalam tulisan, ternyata menulis juga memiliki manfaat lain yang juga berguna bagi kesehatan diri.

Baca Juga: Ganggu Kesehatan Mental, Berikut 5 Tanda Pasangan Manipulatif

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari menulis yang tentunya bisa didapatkan ketika rajin menulis:

Menjaga memori

Menulis yang dilakukan secara rutin bisa berguna untuk membantu menjaga kesehatan otak dan memori.

Menulis yang menjadi kesehatan bisa membuat seseorang untuk tidak mudah menjadi pikun karena memori yang terkikis oleh umur.

Self healing

Bukan hanya liburan yang bisa dimanfaatkan untuk merasakan self healing. Menulis juga dipercaya secara ilmiah memiliki manfaat yang baik untuk self healing.

Melansir dari laman Sparring Mind, manfaat ilmiah dari menulis bisa membantu mengatasi trauma dengan menuangkan isi pikiran pada tulisan. Sehingga, lama kelamaan rasa trauma yang terpendam bisa terasa lebih ringan.

Baca Juga: Cafe Hopping, Kenali Trend Icip-Icip di Cafe Shop Lucu Ini Yuk

Melatih imajinasi

Menulis tak hanya tentang menyampaikan isi dalam pikiran. Terkadang pikiran dan imajinasi juga diperlukan dalam menulis.

Sehingga, rutin menulis bisa membuat imajinasi menjadi lebih berkembang. Terutama, dalam mengembangkan cerita ataupun ide yang penuh dengan imajinasi.

Melatih fokus

Laman Give a Grad A Go menyebutkan, menulis juga berguna dalam membantu melatih fokus seseorang.

Dengan rutin menulis, maka fokus untuk menuangkan ide dan pikiran pada tulisan dibanding berkutat dengan teknologi modern yang bisa makin membuat pikiran bercabang.

Itulah tadi sederet manfaat menulis yang baik bagi kesehatan mental dan ingatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.