M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Cara Merespons Kesalahan Anak dengan Tepat, Jangan Langsung Marah-Marah

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Anak sering melakukan kesalahan? Ini 4 cara merespons kesalahan anak dengan tepat.

Kesalahan memang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Dibandingkan dengan orang dewasa, anak-anak mungkin lebih sering melakukan kesalahan.

Namun, hal tersebut patut dimaklumi, mengingat anak masih berada di fase perkembangan.

Apapun kesalahan anak, cara orang tua merespons sama pentingnya dengan memperbaiki kesalahan sejak awal. Jadi, tidak disarankan bagi orang tua untuk bereaksi negatif terhadap kesalahan anak seperti berteriak dan memukul.

Melansir laman Sleeping Should Be Easy, begini 4 cara merespons kesalahan anak dengan tepat:

Baca Juga: Clear Skin Diet untuk Kulit Bersih Bebas Jerawat, Ini 5 Cara Melakukannya

1. Pertimbangkan apakah kesalahan anak merupakan kecelakaan

Seberapa sering Anda merasa frustasi ketika si kecil mengotori bajunya dengan cokelat atau menjatuhkan piring makannya ke lantai?

Sebelum kehilangan kesabaran, coba tanyakan pada diri Anda sendiri apakah kesalahan anak yang demikian merupakan kesengajaan atau justru kecelakaan. Pasalnya, kebanyakan kesalahan anak merupakan kecelakaan dan bukan hal yang sengaja ia lakukan.

Misal, saat anak menumpahkan sereal, ia mungkin sedang mencoba untuk lebih mandiri dan menyajikan sarapan untuk dirinya sendiri. Jika ini yang terjadi, penting bagi Anda untuk mengingatkan diri sendiri bahwa kesalahan anak tersebut adalah kecelakaan alih-alih bereaksi negatif.

Dengan begini, Anda akan terbantu untuk menempatkan situasi dalam perspektif.

2. Ucapkan terima kasih saat anak mengakui kesalahannya

Tatkala anak mengakui kesalahannya, ucapkan terima kasih kepadanya karena telah memberi tahu Anda. Bahkan, sebelum Anda mencoba mendisiplinkannya, tetaplah berterima kasih kepada anak saat ia menjelaskan apa yang terjadi.

Mengucapkan terima kasih kepada anak saat ia mengakui kesalahannya akan membuat anak merasa bahwa ia bisa memberi tahu apa saja kepada Anda, bahkan ketika ia sedang bermasalah atau membutuhkan bantuan.

Intinya, anak perlu tahu bahwa jujur kepada orang tua lebih penting daripada menyembunyikan sesuatu dan membuat lebih banyak masalah.

Baca Juga: 5 Ide Kegiatan Sederhana tapi Bermakna untuk Merayakan Natal bersama Keluarga

3. Bantu anak belajar dari kesalahan

Kesalahan di masa kanak-kanak dapat menjadi guru yang luar biasa. Jadi, jangan membuat anak merasa malu ketika ia melakukan kesalahan. Karena, kesalahan bisa menyehatkan dan membantu anak mempelajari apa yang harus dilakukan dan tidak dilakukan di masa depan.

Alih-alih memarahinya, bantulah anak untuk memilah emosi dan biarkan ia belajar dari kesalahannya. Ini bermanfaat untuk memberi tahu anak bahwa Anda memiliki keyakinan pada kemampuan anak untuk mencoba, gagal, belajar, dan akhirnya berhasil.

Melalui kesalahan, itu akan membantu anak mengembangkan mekanisme koping untuk mengelola frustasi, kecemasan, dan rasa bersalah.

Kesalahan juga akan membantu anak membangun ketahanan sekaligus mengembangkan growth mindset dan keterampilan emosional untuk memutuskan bagaimana membuat situasi menjadi lebih baik.

4. Cegah kesalahan yang umum terjadi

Meskipun kesalahan tidak dapat dihindari, namun Anda tetap bisa mencegah kesalahan yang umum terjadi sejak awal.

Coba jauhkan barang-barang berharga dari jangkauan anak. Pisahkan juga anak-anak Anda ketika mereka mulai bermain dengan kasar dan arahkan mereka ke aktivitas yang lebih tepat.

Perlu Anda catat bahwa anak-anak cenderung lebih sering membuat kesalahan apabila orang tua tidak mengambil tindakan pencegahan untuk menghindarinya.

Itulah 4 cara merespons kesalahan anak dengan tepat. Kesalahan bisa menjadi positif ketika kita menjadikannya sebagai momen pembelajaran. Oleh sebab itu, bereaksilah sewajarnya saat si kecil membuat kesalahan yang berhasil memantik kemarahan Anda dengan menerapkan keempat cara di atas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hubungan Posesif Berkedok Cinta? 6 Film Ini Bongkar Fakta Hubungan Toxic

Sering tak sadar, hubungan toxic bisa menghancurkan. Film ini secara gamblang menunjukkan red flags yang wajib Anda hindari.

6 Risiko Keamanan Siber di Balik Fitur Username WhatsApp, Waspada!

Fitur Username WhatsApp tingkatkan privasi, namun membuka celah baru bagi penipu. Simak cara kerja modus kejahatan siber berbasis AI ini.

Kamera HP Xiaomi Ini Saingi iPhone, Padahal Bukan Seri Ultra

Mencari HP Xiaomi dengan spesifikasi tinggi tapi budget terbatas? Beberapa model Xiaomi terbaru tawarkan fitur canggih yang wajib Anda tahu.

Natto Makanan Jepang Ternyata Gudang Nutrisi Rahasia, Simak Manfaatnya Berikut

Natto disebut aneh, tapi mampu lindungi jantung Anda. Cek bagaimana manfaat dan kandungan nutrisinya bekerja sebelum terlambat!

Slow Jogging Jadi Tren Lari Korea lo, Simak Manfaat dan Tekniknya Ini

Lari pelan sedang tren di Korea lo, kok bisa? Ternyata, ini rahasia di balik manfaat slow jogging untuk daya tahan dan kesehatan jantung Anda.

25 Ucapan Hari Pajak Nasional 2026 Penuh Semangat dan Makna Apresiasi

Beragam ide ucapan Hari Pajak Nasional 2026 penuh apresiasi untuk masa depan perpajakan Indonesia yang lebih maju.

Promo HokBen SSR Deals Cuma 3 Hari, Makan Ber-3 Lebih Hemat Mulai Rp 32 Ribuan

Nikmati promo HokBen SSR Deals hemat mulai Rp 32.000-an per orang untuk paket lengkap Simple Set Teriyaki gratis Fried Chicken khusus Senin-Rabu.

Rutinitas Jalan Kaki 10 Menit Ini Bikin Asam Urat Turun Drastis, Kok Bisa?

Bukan hanya bakar kalori, jalan kaki mampu bantu ginjal saring asam urat berlebih. Ikuti panduan rutinitas 10 menit untuk mengurangi nyeri sendi.  

Sunscreen Terbaik SPF 50 PA++++ Rahasia Kulit Sehat: Wajib Coba Sekarang!

Membeli sunscreen terbaik kini lebih mudah! Dapatkan kulit cerah dan glowing dengan 5 rekomendasi SPF 50 PA++++ yang telah teruji.

Peringatan Dini BMKG Kekeringan 11-20 Juli 2026: 7 Provinsi Ini Berstatus Siaga

BMKG mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis dengan kategori Siaga di sejumlah provinsi yang berlaku 11-20 Juli 2026.