M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

4 Cara Diet Ampuh Turunkan Kolesterol dalam Tubuh, Cari Tahu Yuk!

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Bagi Anda yang bermasalah dengan kolesterol, tentu asupan makanan adalah yang pertama wajib dijaga. Pasalnya, makanan yang dikonsumsi sembarangan berpotensi besar dalam meningkatnya kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

Agar dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh, Anda wajib mengatur pola makan. Anda bisa menerapkan diet ketat yang secara khusus dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh!

Mau tahu caranya? Melansir dari Hemaviton, berikut 4 cara diet ampuh turunkan kolesterol dalam tubuh, berikut ini!

Baca Juga: Mengonsumsi Lobak Putih Bisa Atasi Tekanan Darah, Benarkah?

Perbanyak Konsumsi Rempah-rempah

Teh jahe, sebagai salah satu rempah yang bisa menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh
Teh jahe, sebagai salah satu rempah yang bisa menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh

Nyatanya, rempah-rempah secara efektif ampuh digunakan sebagai bahan untuk diet turunkan kolesterol secara alami.

Tentu, ini bisa terjadi apabila Anda mengonsumsi rempah-rempah secara teratur dan rutin.

Tak perlu dikonsumsi mentah-mentah, cukup masukkan berbagai macam rempah ke dalam hasil masakanmu. Maka perlahan tapi pasti, kadar kolesterol jahat dalam tubuhmu akan berkurang.

Baca Juga: Perbedaan Susu Biasa, Susu Low Fat, dan Susu Skim, Mana yang Lebih Baik?

Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur

Siapa yang tak tahu bahwa sayur dan buah punya berbagai macam manfaat bagi kesehatan tubuh?

Tentunya, sayur dan buah juga dapat menjadi diet terampuh yang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang rata-rata mengonsumsi 4 porsi buah dan sayur setiap hari mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh sebanyak 6% loh!

Baca Juga: 5 Makanan yang Menutrisi Kulit dari Dalam, Ciptakan Kulit Sehat dan Terawat

Pilah-pilih Lemak

Agar dapat melakukan diet alami yang ampuh untuk turunkan kadar kolesterol dalam tubuh, Anda perlu memilah dan memilih lemak yang akan dikonsumsi.

Anda harus menghindari lemak trans buatan atau asam lemak trans yang mampu menurunkan kadar kolesterol baik (HDL), sekaligus mampu menaikkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.

Menurunnya kolesterol baik (HDL), mampu memperparah kadar kolesterol jahat (LDL). Karena HDL berfungsi mengurangi LDL dalam darah pengidap kolesterol.

Baca Juga: Bahaya Di Balik Konsumsi Berlebihan Dosis Vitamin D

Lemak trans buatan banyak terdapat di dalam makanan seperti keripik kentang, margarin, biskuit, makanan cepat saji, kopi, dan berbagai macam makanan yang digoreng lainnya.

Sementara untuk dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, lemak yang dibutuhkan berupa lemak baik seperti kacang-kacangan, alpukat, dan ikan yang mengandung lemak tak jenuh.

Jenis lemak di atas dapat menurunkan kadar kolesterol jahat sebanyal 11% hanya dalam waktu 8 minggu. Tentu Anda harus berkomitmen untuk melakukan diet secara teratur agar kolesterol menurun.

Baca Juga: Dinobatkan Jadi Makanan Tersehat di Dunia, Kimchi Punya Segudang Khasiat Buat Tubuh

Suplemen Penurun Kolesterol

Suplemen
Suplemen

Meski Anda telah melakukan berbagai diet alami seperti di atas, jangan lupa tetap konsumsi suplemen penurun kolesterol.

Baca Juga: Membuat Dragon Sticky Rice, Hidangan Sehat ala Thailand yang Menggugah Selera

Suplemen penurun kolesterol dapat membantu menurunkan sekaligus memblokir kadar kolesterol jahat dari makanan sebelum masuk ke aliran darah.

Dengan menerapkan diet turunkan kolestrol seperti keempat cara di atas, maka lambat laun kadar kolesterol jahat dalam tubuh akan berkurang secara alami.

Tubuh akan bugar apabila kolesterol jahat berkurang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.